Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin 4343.12 setelah sempat jatuh ke level ternadah harian di seputaran 4322.08. Pelemahan yang terjadi pada emas di penghujung hari kemarin tidak bisa dilepas dari pasar mulai bereaksi imbas sikap hawkish dan suku bunga yang dilakukan oleh The Fed
Sementara itu Emas tertekan seiring menguatnya ekspektasi pengetatan lanjutan oleh The Fed. Setelah kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pekan lalu menjadi 3,75% - 4,00%, pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan berikutnya pada Desember sebesar 90,3%, menurut FedWatch Tools. Prospek tersebut membuat ruang pemulihan emas semakin terbatas.
Pernyataan yang di rilis oleh anggota The Fed, Alberto Musalem, hari Senin kemarin semakin membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan untuk membawa inflasi kembali ke target. Musalem menilai bahwa kebijakan moneter masih berpotensi mendorong aktivitas ekonomi meski bunga telah dinaikkan bulan ini. Pernyataan ini semakin menekan daya tarik emas yang tidak menawarkan imbal hasil, sementara aset berbunga menjadi lebih kompetitif.
Disisi lain, kenaikan harga minyak kembali lagi setelah pelemahan terjadi selama minggu lalu. Eskalasi di Timur Tengah yang melibatkan Houthi Yaman, kelompok yang didukung Iran, menghidupkan kembali kekhawatiran pasokan, meski upaya diplomasi berlanjut dan aliran minyak melalui Selat Hormuz mulai pulih.
Memasuki perdagangan sesi selasa 22 September, emas bergerak lebih hati-hati di sekitar lebel 4380.00. Ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan The Fed dan tingginya yield obligasi AS menahan momentum pemulihan. Pergerakan ini menunjukkan bahwa dorongan beli Jumat belum cukup kuat untuk menopang reli berkelanjutan.
Pergerakan Emas pada hari selasa 22 september kembali terjadi pelemahan meneruskan apa yang terjadi dihari kemarin dan berada level 4365.00. Ekspektasi pengetatan lanjutan oleh The Fed membatasi minat beli, sementara pelaku pasar menunggu pernyataan pejabat bank sentral AS untuk menilai arah suku bunga berikutnya.
Fokus pasar masih tetap terfokus pada perkembangan konflik AS - Iran serta meningkatnya resiko geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi pendorong utama sentimen global. Pasar turut mencermati perkembangan negosiasi dagang AS - Tiongkok menjelang pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping pada Kamis, untuk mencari petunjuk arah hubungan ekonomi kedua negara.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan XAU/USD kembali mengalami pelemahan melanjutkan pelemahan yang terjadi diperdagangan hari kemarin.. Tekanan bearish semakin mendominasi pergerakan XAU/USD dalam upanya untuk tetap berada di level 4300.00.
Para “Seller” kembali mengalami menguat dan membawa XAU/USD mendekati level psikologi 4330.00. Kondisi ini menunjukkan bahwa sikap Hawkish The Fed semakin membuat XAU/USD kembali tertekan dalam pergerakan hariannya.
XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga ditengah tendensi pelemahan yang terjadi sejak jumat lalu. Pasar tetap dalam tendensi “High Bearish”. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.
Arah XAU/USD masih sangat sensitif terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah dan ekspektasi kebijakan moneter The Fed. Meskipun volatilitas pasar tetap tinggi, XAU/USD masih sangat hati-hati dalam pergerakannya ditengah kecenderungan yang positif sehingga peluang pemulihan dalam perdagangan intraday belum sepenuhnya tertutup.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4315.70 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4301.66. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4330.00.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4395.95. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4375.00 dan terus menguat hingga menembus level 4381.91
Trading Plan
Range XAU/USD: 4322.05 - 4396.28
S1 = 4315.70
S2 = 4301.66
R1 = 4381.91
R2 = 4395.95
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Emas Turun Mendekati US$4.350 karena Meningkatnya Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed
Yen Jepang Terus Merosot setelah Pemungutan Suara Bank of Japan yang Terpecah
Prakiraan Harga Dolar Australia: Pembeli Membutuhkan Keyakinan yang Lebih Besar
Pepe Mengisyaratkan Pembalikan Tren di Tengah Pemerasan Jangka Pendek
Bitcoin mengambil jeda, menghadapi pullback, diperdagangkan di bawah $85.500 pada hari Selasa setelah melonjak 6,7% pada hari sebelumnya. Permintaan institusional yang kuat mendukung aksi harga bullish, dengan Exchange Traded Fund Bitcoin Spot mencatat hampir $1 miliar arus masuk pada hari Senin dan Strategy menambahkan 950 BTC ke treasury-nya.
Valas Hari Ini: Pidato The Fed Menjadi Pusat Perhatian Bersama dengan Data ADP Mingguan
Dolar AS (USD) memulai pekan ini dengan pijakan positif, dengan cepat meninggalkan dua penurunan harian berturut-turut dan kembali fokus pada ujung atas kisaran terbarunya di tengah taruhan yang stabil atas kenaikan suku bunga tambahan oleh The Fed dan ketegangan geopolitik yang kembali memanas.