Harga emas global (XAU/USD) menutup perdagangan pekan lalu dengan kembali turun ke kisaran 4100.00. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di 4259.51 sebelum akhirnya mengakhiri pekan di posisi 4195.97. Pelemahan ini dipicu oleh rilis data inflasi yang menjadi acuan utama The Federal Reserve, yakni Indeks Harga Konsumen Pribadi (PCE), yang dirilis pada Jumat kemarin..

Laporan tertunda tersebut menunjukkan bahwa Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) naik 2,8 persen secara tahunan pada November, sesuai dengan perkiraan pasar. Adapun PCE inti tercatat berada di level 2,8 persen pada September. Pelemahan data ini semakin menguatkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga yang berpotensi diumumkan dalam rapat FOMC pada pertengahan pekan ini.

Pasar kini secara implisit memprediksi bahwa pemangkasan suku bunga berpeluang diumumkan pada pertemuan FOMC yang dijadwalkan rilis Kamis dini hari. Perkiraan tersebut muncul seiring melambatnya kinerja ekonomi AS, yang tercermin dari data inflasi yang cenderung moderat. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar menilai peluang pemangkasan suku bunga mencapai sekitar 90%.

Pasar akan terus mencermati dengan seksama setiap pernyataan dari Ketua The Fed, Jerome Powell, karena dianggap mampu memberi petunjuk arah kebijakan suku bunga AS. Selain dari Powell, pernyataan pejabat-pejabat lain di The Fed juga dipandang berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan harga emas.

Dari sisi geopolitik, serangan besar-besaran Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina kembali memperlebar jarak menuju upaya perdamaian kedua negara. Ketegangan yang meningkat ini turut menguatkan posisi emas sebagai aset safe haven.

Memasuki perdagangan Senin, harga emas bergerak di zona hijau, diperdagangkan di level 4205.00 pada sesi Asia. Kenaikan ini didorong ekspektasi pasar bahwa The Fed berpotensi memangkas suku bunga pada rapat Rabu mendatang..

Fokus pasar hari ini tertuju pada agenda utama, yakni rapat FOMC yang akan dirilis Kamis dini hari. Meski tidak ada rilis data ekonomi penting pada hari ini, pelaku pasar tetap mencermati setiap perkembangan, terutama menjelang pertemuan FOMC tersebut.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD masih tetap berada dakam kondisi penguatan dalam pergerakanya ditengah optimisme pasar akan ekspetasi pemangkasan suku bunga yang akan dilakukan oleh The Fed.

Dalam perkiraan kami, XAU/USD berpotensi kembali menguat dan mencoba menembus level tertinggi harian minggu ini, meski masih berada dalam fase “wait and see” sehingga potensi pembalikan arah tetap terbuka saat pasar Amerika dibuka. Pasar pun masih akan terus menunggu setiap perkembangan terbaru yang terjadi.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4195.64 dan menguat hingga menyentuh level 4211.69. Walaupun sempat terkoreksi dan kembali ke level 4197.98, XAU/USD kembali menguat dan berada di level 4212.20. Pergerakan XAU/USD diperkirakan kembali menguat terutama saat pembukaan sesi Eropa berlangsung. Meski volatilitas masih tinggi, peluang penguatan harian tetap terbuka. XAU/USD kemungkinan akan menunggu momentum sebelum bergerak lebih tajam dalam perdagangan hari ini.

Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4184.34 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4169.58. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4191.96.

Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4247.10. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4100.00 dan terus menguat hingga menembus level 4234.93.

 

Trading Plan

Range XAU/USD: 4191.71 - 4226.79

S1 = 4184.34

S2 = 4169.58

R1 = 4234.93

R2 = 4247.10





Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Emas Mempertahankan Kenaikan Dekat $5.150 di Tengah Ketegangan Geopolitik

Emas Mempertahankan Kenaikan Dekat $5.150 di Tengah Ketegangan Geopolitik

Harga Emas (XAU/USD) bertahan di wilayah positif dekat $5.145 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Logam mulia ini sedikit naik karena permintaan safe-haven akibat konflik AS-Iran. Laporan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan AS akan dirilis pada hari Kamis.

Rupiah Melemah ke Area 16.900 per Dolar AS, Pasar Cermati Risiko Fiskal dan Data AS

Rupiah Melemah ke Area 16.900 per Dolar AS, Pasar Cermati Risiko Fiskal dan Data AS

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu siang, dengan pasangan mata uang USD/IDR diperdagangkan di sekitar 16.903,8, naik sekitar 74,4 poin atau 0,44% dibanding penutupan sebelumnya di 16.829,4.
Prakiraan Harga Emas: Pembeli XAU/USD Tetap Berharap di Tengah Perang Timur Tengah, Masalah Pertumbuhan Tiongkok

Prakiraan Harga Emas: Pembeli XAU/USD Tetap Berharap di Tengah Perang Timur Tengah, Masalah Pertumbuhan Tiongkok

Emas sedang membangun rebound sebelumnya dalam perdagangan Asia Kamis, menguji penawaran beli sekali lagi di ambang $5.200. Eskalasi lebih dalam dari perang Timur Tengah dan prospek kebijakan moneter dovish dari Federal Reserve (The Fed) AS terus mendukung Emas.

Top Gainers Kripto: Decred, Zcash, dan Dogecoin Memimpin Pemulihan saat Bitcoin Melewati $72.000

Top Gainers Kripto: Decred, Zcash, dan Dogecoin Memimpin Pemulihan saat Bitcoin Melewati $72.000

Bitcoin diperdagangkan di atas $72.500 pada saat berita ini ditulis pada hari Kamis, mempertahankan kenaikan 6% dari hari sebelumnya, berkontribusi pada pemulihan pasar yang lebih luas. Total kapitalisasi pasar mata uang kripto berada di atas $2,43 triliun seiring membaiknya sentimen pasar secara signifikan.

Valas Hari Ini: Dolar AS Melemah Meski Data Ketenagakerjaan dan PMI Jasa Kuat

Valas Hari Ini: Dolar AS Melemah Meski Data Ketenagakerjaan dan PMI Jasa Kuat

Dolar AS (USD) melemah pada hari Rabu setelah rally dua hari mendorong Indeks Dolar AS (DXY) mendekati level 100,00. Greenback mengabaikan data ketenagakerjaan dan PMI Jasa ISM yang positif karena perang yang sedang berlangsung antara AS dan Iran membebani sentimen.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA