Harga Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin pada level 3343.01 setelah sempat mencapai level terendah mingguan di seputaran 3340.12. Pelemahan yang terjadi disebabkan karena isyarat yang dilakukan oleh Donald Trump untuk mengadakan dialog antara Uni Eropa dan Meksiko.
Hal yang sama dimana menjadi faktor pendukung pelemahan yang terjadi pada logam mulia ini adalah penguatan yang signifikan dari Dolar AS sehingga menekan harga Emas. Kenaikan mata uang utama dan terbesar di dunia ini memberikan pengaruh yang signifikan di pasar dimana kenaikan sebesar 0,25% membuat Dolar AS menuju ke level 98.10.
Sementara itu, ancaman Donald Trump kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin yang dilontarkan senin malam dimana Trump akan memberlakukan tarif 100% untuk Rusia jika Presiden Putin tidak setuju untuk mencapai kesepakatan untuk menghentikan pertempuran dengan Ukraina dalam tenggang waktu 50 hari.
Ancaman ini memberikan ruang untuk Emas kembali lagi menguat di pembukaan perdagangan hari selasa ini. Disisi lain, serangan yang dilakukan oleh Trump untuk Ketua The Fed Jerome Powell semakin intensif ditengah isu pengunduran diri yang akan dilakukan oleh Powell. Pernyataan Trump bahwa suku bunga seharusnya berada di level 1% atau lebih rendah dan tidak berada di kisaran 4,25% hingga 4,50% seperti kebijakan yang dilakukan The Fed saat ini.
Memasuki perdagangan hari selasa, pasar memfokuskan diri pada rilis data data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang akan dirilis malam nanti. Data IHK umum bulan ini diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 2,7% YoY, sementara IHK inti diprakirakan di 3,0% YoY.
Pasar saat ini menilai bahwa probabilitas pemangkasan suku bunga pada bulan September berada pada level 60% dan setidaknya pemangkasan sebesar 50 basis poin (bp) akan dilakukan pada akhir tahun 2025. Oleh karena itu, apabila data yang lemah dapat membebani pergerakan Dolar AS, sehingga akan memberikan dorongan yang kuat bagi Emas.
Fokus pasar pada hari ini akan tertuju pada rilis data fundamental yang akan dikeluarkan malam nanti. Rilis IHK Inti (MoM) (Jun), IHK (MoM) (Jun), IHK (YoY) (Jun) akan dikeluarkan pada pukul 19.30 WIB. Selain itu komentar dari pejabat The Fed Michelle W. Bowman pada pukul 20.15 WIB dan Michael S. Barr pada pukul 23.15 WIB harap untuk dijadikan perhatian karena setiap komentar yang dikeluarkan akan mempengaruhi arah pergerakan yang terjadi pada pasar.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD memiliki peluaang yang sangat besar untuk melanjutkan penguatan setelah pelemahan yang terjadi pada akhir perdagangan hari senin kemarin dan mencoba untuk kembali ke level tertinggi harian terbaru. Secara garis besar pergerakan XAU/USD berada dalam koridor Bullish walaupun potensi koreksi sangat besar pada hari ini dan pembalikan arah sangat besar terjadi saat memasuki pasar Amerika nanti.
Dalam perkiraan kami bahwa XAU/USD akan mencoba kembali mencapai level tertinggi harian terbaru walaupun pasar masih tetap melihat setiap kebijakan yang diambil oleh Trump mengenai tarif untuk Meksiko dan Uni Eropa serta babak baru kebijakan untuk Rusia. Secara garis besar pasar masih tetap memiliki tendensi “wait and see” sehingga pembalikan arah bisa terjadi saat pasar Amerika nanti. Oleh karena itu pasar masih akan tetap menantikan setiap perkembangan yang akan terjadi.
Pada sesi pembukaan hari ini, XAU/USD dibuka di level 3343.89 dan terus mengalami penguatan yang signifikan hingga menembus level 3359.81, Diperkirakan bahwa pergerakan XAU/USD akan terus mengalami penguatan hingga menuju pembukaan pasar Eropa. Kami memproyeksikan bahwa pergerakan XAU/USD akan tetap volatil, dimana penguatan masih memiliki ruang dalam pergerakan hariannya. XAU/USD diperkirakan akan menunggu titik momentum sebelum mengalami fluktuasi harga yang lebih tajam pada hari ini.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 3340.12 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 3331.90. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 3343.01.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 3384.30 Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 3370.00 dan terus menguat hingga menembus level 3375.26.
Trading Plan
Range XAU/USD: 3340.53 - 3375.26
S1 = 3340.12
S2 = 3331.90
R1 = 3375.26
R2 = 3384.30
Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia
Analisa Terkini
Pilihan Editor
AUD/USD Bertahan Stabil di Atas 0,7000 karena Para Trader Menantikan Keputusan Suku Bunga RBA
AUD/USD melanjutkan fase konsolidasinya pada sesi Asia hari Selasa, diperdagangkan sedikit di atas 0,7000 menjelang keputusan suku bunga RBA. Sementara itu, Dolar AS berada di dekat level tertinggi dua bulan karena kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh minyak menegaskan kembali spekulasi kenaikan suku bunga The Fed dan terus mendorong imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi multi-tahun. Selain itu, kebuntuan AS–Iran menopang Dolar safe-haven dan membatasi pasangan mata uang ini.
USD/JPY berkonsolidasi di dekat 157,50 saat USD bullish mengimbangi risiko intervensi
USD/JPY berusaha keras untuk memanfaatkan pemantulan semalam dari level terendah satu minggu, berkonsolidasi di sekitar 157,50 pada sesi Asia hari Selasa. Kekhawatiran Trump tentang pelemahan Yen Jepang memicu spekulasi tentang intervensi bersama AS-Jepang lainnya. Hal ini, bersama dengan BoJ yang hawkish, mendukung JPY dan membatasi pasangan mata uang ini. Sementara itu, meningkatnya taruhan kenaikan suku bunga The Fed dan kekhawatiran inflasi yang didorong oleh minyak terus mendorong imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi multi-tahun, membuat Dolar AS tetap tertekan di dekat level tertinggi dua bulan dan mendukung pasangan mata uang ini.
Harga Emas Mengalami Pemulihan Temporer Menjelang Data Lapangan Pekerjaan AS
Harga Emas memantul dari posisi terendah delapan minggu di US$4.110 pada Selasa pagi, menantikan data lapangan pekerjaan JOLTS AS. Dolar AS memasuki konsolidasi bullish bersama imbal hasil obligasi Treasury AS; spekulasi kenaikan suku bunga The Fed tetap bertahan. Harga Emas mengonfirmasi penembusan falling wedge, sementara RSI harian tetap bearish.
NEAR: Intents memblokir lebih dari $50 Juta dalam upaya pencucian uang yang terkait dengan eksploitasi Bitget
Valas Hari Ini: RBA dan Pernyataan Pejabat The Fed Menarik Semua Perhatian
Dolar AS (USD) memulai pekan dengan kenaikan tipis, melanjutkan tren naik terbarunya dan meninggalkan gangguan Jumat. Sementara itu, pengetatan lebih lanjut oleh The Fed tetap menjadi pusat hampir setiap perdebatan, sementara ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah terus memberikan dukungan kepada dolar dan membatasi potensi penurunan.