Pratinjau PDB Jepang: Perekonomian Diperkirakan akan Kehilangan Momentum di Kuartal Pertama


  • Produk Domestik Bruto Jepang terlihat mengalami kontraksi pada tingkat tahunan sebesar 1,5% di Kuartal 1.
  • Ekonomi Jepang terhindar dari resesi teknis pada Kuartal 4 tahun 2023.
  • Para investor memperkirakan BoJ akan menaikkan suku bunga sebesar 50 bp dalam 12 bulan ke depan.

Kantor Kabinet Jepang akan mempublikasikan estimasi pertama Produk Domestik Bruto (PDB) domestik untuk periode Januari-Maret pada hari Kamis. Laporan tersebut diperkirakan akan menunjukkan kontraksi ekonomi tahunan sebesar 1,5% setelah tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 0,4% selama kuartal sebelumnya.

Prakiraan Produk Domestik Bruto Jepang

Agenda ekonomi hari Kamis di Jepang menampilkan pengungkapan estimasi awal laporan PDB untuk periode Januari-Maret, yang akan diungkapkan pada pukul 23:50 GMT tanggal 15 Mei (06:50 WIB pada 16 Maret).

Para analis mengantisipasi bahwa penilaian pertama akan mengungkapkan penurunan 1,5% untuk ekonomi terbesar keempat di dunia selama periode Januari-Maret, sebuah pembalikan dari kinerja kuat yang tercatat pada kuartal terakhir 2023, ketika ekonomi berkembang pada tingkat tahunan 0,4% setelah menghindari resesi teknis pada periode yang sama.

Yang terakhir, perlu diingat bahwa ekonomi berekspansi sebesar 0,1% kuartalan pada periode Oktober-Desember menyusul penurunan 0,7% yang diamati pada kuartal sebelumnya.

fxsoriginal

Kapan Laporan PDB Dirilis, dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap JPY?

Laporan PDB Jepang akan dirilis pada pukul 23:50 GMT pada hari Rabu (06:50 WIB pada hari Kamis). Sementara itu, depresiasi mata uang Jepang masih tetap terjaga dengan baik, karena USD/JPY telah pulih di sekitar level retracement Fibonacci 61,8% pasca intervensi FX yang dicurigai dilakukan oleh Kementerian Keuangan Jepang yang menyeret spot ke area sub-152,00 antara tanggal 29 April dan 3 Mei.

Hasil pembacaan PDB yang sesuai dengan ekspektasi bisa jadi bertentangan dengan niat BoJ untuk menaikkan suku bunga dalam jangka menengah, dan karenanya mendukung kelanjutan dari sikap akomodatif saat ini. Para investor saat ini memprakirakan bahwa Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga sebesar 50 bp dalam 12 bulan ke depan.

Skenario seperti itu tampaknya mendukung kelanjutan tekanan jual dalam yen Jepang dan mendukung kenaikan lebih lanjut dalam USD/JPY.

Teknis pada USD/JPY

Pablo Piovano, Analis Senior di FXStreet, mencatat: "Kenaikan tambahan dapat mendorong USD/JPY untuk mengunjungi kembali puncaknya 160,20 yang dicapai pada 29 April, di depan level tertinggi tahun 1990 di 160,40 yang tercatat pada 2 April."

Pablo menambahkan: "Sebaliknya, pelemahan sesekali dapat menyeret pasangan mata uang ini ke SMA 55 hari sementara di 152,40 menjelang level terendah bulan Mei di 151,85 yang terlihat pada tanggal 3 Mei."

 

 

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisa Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Prakiraan Mingguan Emas: XAU/USD Terlihat akan Lanjutkan Tren Naik setelah Konfirmasi $2.400 sebagai Support

Prakiraan Mingguan Emas: XAU/USD Terlihat akan Lanjutkan Tren Naik setelah Konfirmasi $2.400 sebagai Support

Harga emas (XAU/USD) terus menguat minggu ini dan naik di atas $2.400 pada hari Jumat, naik hampir 2% untuk minggu ini. Investor akan terus mencermati komentar dari pejabat Federal Reserve (Fed) minggu depan dan mencari petunjuk baru tentang waktu perubahan kebijakan dalam rislah rapat pada tanggal 30 April-1 Mei.

Berita Emas Lainnya

Prakiraan Mingguan Dolar AS: Taruhan Pidato The Fed Lainnya dan Penurunan Suku Bunga dalam Sorotan

Prakiraan Mingguan Dolar AS: Taruhan Pidato The Fed Lainnya dan Penurunan Suku Bunga dalam Sorotan

Minggu yang buruk bagi Greenback membuat Indeks USD (DXY) mundur ke area terendah lima minggu di sekitar 104,00, dan berhasil mendapatkan kembali ketenangan di akhir minggu.

Berita Indeks Dolar AS Lainnya

Prakiraan Mingguan EUR/USD: Dapatkah Risalah Rapat FOMC Memberikan Petunjuk Baru?

Prakiraan Mingguan EUR/USD: Dapatkah Risalah Rapat FOMC Memberikan Petunjuk Baru?

EUR/USD naik selama empat minggu berturut-turut, diperdagangkan dengan nyaman di sekitar 1,0860 menjelang penutupan. Kemajuannya dangkal, karena pasangan mata uang ini naik sekitar 250 poin dari level terendah tahun ini di 1,0600 yang tercatat pada pertengahan April. 

Analisa EUR/USD Lainnya

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan Indikator Pertemuan Teknikal. Alat ini mendeteksi pertemuan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Indikator Pertemuan Teknikal

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet

Jadilah trader yang cerdas dan gunakan grafik interaktif kami yang memiliki lebih dari 1500 aset, suku bunga antar bank, dan data historis yang luas. Ini merupakan alat profesional online wajib yang menawarkan Anda platform waktu riil yang dapat disesuaikan dan gratis.

Informasi Lebih Lanjut

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA