- USD/JPY diperdagangkan mendatar di dekat 149,35 karena para trader mulai berhati-hati.
- Data IHK AS yang lebih lembut berpotensi meningkatkan keyakinan The Fed bahwa inflasi akan kembali ke targetnya.
- Pernyataan dovish dari BoJ membebani Yen Jepang.
- Para pelaku pasar akan mencermati data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Selasa.
Pasangan USD/JPY diperdagangkan dengan catatan datar selama awal sesi Asia hari Selasa. Ketidakpastian mengenai jadwal pemangkasan suku bunga menyebabkan penguatan Dolar AS (USD). Para pedagang lebih memilih untuk absen menjelang data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Januari, yang dapat memberikan beberapa petunjuk mengenai kapan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga. Saat berita ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan lebih tinggi 0,02% pada hari ini di sekitar 149,35.
Laporan IHK hari Selasa adalah peristiwa penting untuk diperhatikan. IHK utama diprakirakan tumbuh 2,9% YoY, turun dari 3,4% di bulan Desember. IHK inti, tidak termasuk harga makanan dan energi yang mudah habis, diprakirakan 3,7% YoY, turun dari 3,9% pada pembacaan sebelumnya. Secara bulanan, para investor memprakirakan IHK umum dan IHK inti akan naik secara bertahap masing-masing sebesar 0,2% dan 0,3%.
Para pejabat The Fed membutuhkan lebih banyak bukti bahwa inflasi berada di jalur yang berkelanjutan untuk kembali ke target 2% sebelum mereka mulai menurunkan suku bunga. Data inflasi AS yang lebih lembut berpotensi meningkatkan kepercayaan diri The Fed bahwa inflasi akan kembali ke targetnya. Hal ini, pada gilirannya, dapat membebani Greenback dan menjadi penghalang bagi pasangan mata uang ini. Menurut CME FedWatch Tool, investor memprakirakan 84,5% kemungkinan suku bunga tidak berubah di bulan Maret, sementara probabilitas penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) di bulan Mei telah turun ke 61% dari lebih dari 95% di awal 2024.
Dari sisi Yen Jepang, Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda mengatakan pekan lalu bahwa meskipun BoJ mengakhiri suku bunga minus, kondisi keuangan yang akomodatif kemungkinan akan terus berlanjut berdasarkan prospek ekonomi bank. Deputi gubernur BoJ Shinichi Uchida mengindikasikan bahwa sulit untuk melihat bank sentral menaikkan suku bunga kebijakan secara konsisten dan cepat bahkan setelah rezim suku bunga di bawah nol berakhir. Oleh karena itu, komentar-komentar dovish dari bank sentral Jepang dapat melemahkan JPY dan membatasi sisi negatif USD/JPY.
Selanjutnya, data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Januari akan dirilis pada hari Selasa. Produk Domestik Bruto awal Jepang untuk kuartal keempat (Q4) akan dirilis pada hari Kamis. Selain itu, Penjualan Ritel AS juga akan dipantau oleh para pedagang.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Mencetak Kenaikan yang Baik Minggu ini dengan Tarif Trump Mendukung Logam Mulia
Harga Emas (XAU/USD) terus mengalami kenaikan lebih dari 1,20% pada hari Selasa dan ada juga peluang bagus pada hari Rabu untuk mengamankan kenaikan. Momentum bullish didorong oleh komentar Presiden AS Donald Trump soal tarif. Kali ini, pungutan 10% atas barang-barang Tiongkok memicu kenaikan harga bullion.
Forex Hari Ini: Data AS dan Trump Menentukan Sentimen di Galaksi FX
Dolar AS mendapatkan kembali keseimbangan dan berhasil mengesampingkan sebagian pullback mingguan karena para pelaku pasar terus menilai berita utama seputar Trump 2.0.
Prakiraan Harga EUR/USD: Tindakan Penyeimbangan saat Dolar Melemah
Pada hari Rabu, Euro (EUR) kehilangan beberapa kekuatannya terhadap Dolar AS (USD), mundur ke sekitar 1,0400 karena kenaikan awal ke puncak enam minggu di dekat 1,0460 gagal bertahan.
Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal
Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan Indikator Pertemuan Teknikal. Alat ini mendeteksi pertemuan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.
Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet
Jadilah trader yang cerdas dan gunakan grafik interaktif kami yang memiliki lebih dari 1500 aset, suku bunga antar bank, dan data historis yang luas. Ini merupakan alat profesional online wajib yang menawarkan Anda platform waktu riil yang dapat disesuaikan dan gratis.