UNTR Menuju Ditutup Positif Empat Minggu Berturut-turut, Perseroan Rilis Hasil Public Expose


  • UNTR mengambil napas setelah naik empat hari berturut-turut.
  • Perseroan merilis laporan hasil public expose tahunan.
  • SMA 200-hari bertindak sebagai resistance dinamis di atas harga.

UNTR lebih rendah 0,28% dari penutupan Kamis untuk diperdagangkan di 26.300 menuju penutupan hari perdagangan terakhir minggu ini. Saham PT United Tractors Tbk dibuka di 26.400 dan mencatatkan tertinggi harian di 26.550. Namun, saham ini kesulitan untuk naik lebih jauh terutama setelah naik untuk empat hari berturut-turut dan mencapai tertinggi baru bulanan di 26.975 kemarin, juga level tertinggi sejak 20 Juli 2026. Laporan hasil public expose tahunan yang dirilis perseroan pasca penutupan pasar kemarin juga tidak membantu memberikan dorongan. Meskipun demikian, UNTR menuju penutupan positif untuk empat minggu berturut-turut.

Penurunan ringan UNTR juga menekan indeks LQ45 yang turun 1,43%, merah untuk tiga hari perdagangan berturut-turut. CUAN (-4,6%), ESSA (-3,68%), dan CPIN (-3,66%) menjadi tiga saham yang paling menekan indeks di sesi II.

Perseroan Mencatatkan Pendapatan Bersih Rp58,28 Triliun

Paparan publik dalam hasil public expose menunjukkan bahwa pendapatan bersih perseroan mencapai Rp58,28 triliun sepanjang semester I 2026 yang lebih rendah dibandingkan Rp68,52 triliun pada semester I 2025. Laba bersih juga lebih rendah di Rp956 miliar dibandingkan Rp8,13 triliun.

Perseroan menyebutkan bahwa penurunan pendapatan bersih sebagian besar karena penjualan emas yang lebih rendah dengan total penjualan setara emas sebesar 32 ribu ons dibandingkan 143 ribu ons pada semester I 2025, serta penurunan kinerja di bagian Alat Berat dan Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi akibat lebih rendahnya alokasi RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) batu bara nasional 2026.

RKAB untuk PT Tuah Turangga Resources, anak perusahaan perseroan, hanya disetujui 7,5 juta ton dari pengajuan target produksi dan penjualan 15 juta ton untuk 2026. Realisasinya mencapai 75% di semester I 2026.

SMA 200-Hari Batasi Sisi Atas

Tren teknis jangka panjang UNTR cenderung turun karena berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Average ini bertindak sebagai resistance dinamis yang gagal ditembus dalam dua kesempatan. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 65,75 menunjukkan momentum bullish menyusul rebound UNTR dari terendah 13 Agustus.

Level-level teknis sisi atas yang perlu diperhatikan adalah 27.219 (SMA 200-hari), 28.000 (level angka bulat), dan 29.575 (tertinggi 7 Mei), dan 32.825 (tertinggi 2026 yang diraih pada 23 April). Sementara support di sisi bawah adalah 24.950 (terendah 2 dan 4 September), 23.075 (terendah 13 Agustus), dan 22.000 (level angka bulat dan terendah 1 Juli).

UNTR
Grafik harian UNTR

Pertanyaan Umum Seputar Saham Asia

Asia menyumbang sekitar 70% pertumbuhan ekonomi global dan menjadi tuan rumah bagi beberapa indeks pasar saham utama. Di antara negara-negara maju di kawasan tersebut, Nikkei Jepang – yang mewakili 225 perusahaan di bursa saham Tokyo – dan Kospi Korea Selatan menonjol. Tiongkok memiliki tiga indeks penting: Hang Seng Hong Kong, Shanghai Composite, dan Shenzhen Composite. Sebagai negara berkembang yang besar, ekuitas India juga menarik perhatian investor, yang semakin banyak berinvestasi di perusahaan-perusahaan dalam indeks Sensex dan Nifty.

Ekonomi utama di Asia berbeda-beda, dan masing-masing memiliki sektor khusus yang perlu diperhatikan. Perusahaan teknologi mendominasi indeks di Jepang, Korea Selatan, dan semakin banyak di Tiongkok. Layanan keuangan memimpin pasar saham seperti Hong Kong atau Singapura, yang dianggap sebagai pusat utama sektor ini. Manufaktur juga besar di Tiongkok dan Jepang, dengan fokus kuat pada produksi mobil atau elektronik. Kelas menengah yang berkembang di negara-negara seperti Tiongkok dan India juga semakin menonjolkan perusahaan yang berfokus pada ritel dan e-commerce.

Banyak faktor yang mendorong indeks pasar saham Asia, tetapi faktor utama di balik kinerjanya adalah hasil agregat dari perusahaan-perusahaan komponen yang terungkap dalam laporan pendapatan triwulanan dan tahunan mereka. Fundamental ekonomi masing-masing negara, serta keputusan bank sentral atau kebijakan fiskal pemerintah mereka, juga merupakan faktor penting. Secara lebih luas, stabilitas politik, kemajuan teknologi atau supremasi hukum juga dapat memengaruhi pasar ekuitas. Kinerja indeks ekuitas AS juga merupakan faktor karena, lebih sering daripada tidak, pasar Asia memimpin dari saham-saham Wall Street dalam semalam. Terakhir, sentimen risiko yang lebih luas di pasar juga berperan karena ekuitas dianggap sebagai investasi yang berisiko dibandingkan dengan opsi investasi lain seperti sekuritas pendapatan tetap.

Berinvestasi dalam ekuitas itu sendiri berisiko, tetapi berinvestasi dalam saham Asia disertai dengan risiko khusus kawasan yang perlu diperhitungkan. Negara-negara Asia memiliki berbagai macam sistem politik, dari demokrasi penuh hingga kediktatoran, sehingga stabilitas politik, transparansi, supremasi hukum, atau persyaratan tata kelola perusahaan mereka mungkin sangat berbeda. Peristiwa geopolitik seperti sengketa perdagangan atau konflik teritorial dapat menyebabkan volatilitas di pasar saham, seperti halnya bencana alam. Selain itu, fluktuasi mata uang juga dapat berdampak pada valuasi pasar saham Asia. Hal ini khususnya berlaku di negara-negara yang berorientasi ekspor, yang cenderung menderita karena mata uang yang lebih kuat dan mendapat keuntungan dari mata uang yang lebih lemah karena produk mereka menjadi lebih murah di luar negeri.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Breaking: Inflasi IHK Australia September Melonjak ke 4,3% YoY, versus Prakiraan 4,2%

Breaking: Inflasi IHK Australia September Melonjak ke 4,3% YoY, versus Prakiraan 4,2%

Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia bulan September naik sebesar 4,3% Tahun-ke-Tahun (YoY), dibandingkan dengan pertumbuhan 4,0% yang dilaporkan pada bulan Agustus, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Australian Bureau of Statistics (ABS) pada hari Rabu. Prakiraan pasar adalah 4,2% untuk periode yang dilaporkan.
Valas Hari Ini: Diprakirakan Tidak Ada Kejutan dari The Fed

Valas Hari Ini: Diprakirakan Tidak Ada Kejutan dari The Fed

Dolar AS (USD) telah menambah optimisme Senin, naik ke area tertinggi baru dua minggu di tengah imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang beragam dan kelanjutan sikap hati-hati menjelang The Fed di pasar global. Indeks Dolar AS (DXY) semakin memperpanjang penembusan terbarunya di atas rintangan penting 102,00, mencapai puncak baru dua minggu.
Emas Turun saat Harga Minyak Rebound, Kebijakan The Fed Menjadi Sorotan

Emas Turun saat Harga Minyak Rebound, Kebijakan The Fed Menjadi Sorotan

Emas turun 0,3% ke dekat US$4.050 dalam perdagangan sesi Asia pada hari Rabu, saat harga minyak bangkit kembali setelah koreksi dua hari. Logam mulia ini diprakirakan akan menghadapi volatilitas tinggi karena Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan mengumumkan kebijakan moneter pada hari ini pada pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB).
Bitcoin, Ethereum dan XRP pulih saat laporan pendapatan Big Tech menjadi sorotan utama

Bitcoin, Ethereum dan XRP pulih saat laporan pendapatan Big Tech menjadi sorotan utama

Zcash memperpanjang pemulihan stabil di atas US$1.300 pada hari Rabu, mendekati resistance utama di dekat US$1.373. Exchange-Traded Fund yang berfokus pada ZEC milik Grayscale melihat tekanan beli yang berlanjut, dengan enam hari berturut-turut arus masuk, termasuk lebih dari US$3 Juta pada hari Selasa.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 28 Oktober:

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 28 Oktober:

Dolar AS (USD) menambah optimisme pada hari Senin, naik ke area tertinggi baru dua minggu di tengah imbal hasil obligasi pemerintah AS yang beragam dan kelanjutan sikap hati-hati menjelang The Fed di pasar global. Indeks Dolar AS (DXY) semakin memperpanjang penembusannya baru-baru ini di atas penghalang utama 102,00, mencapai puncak baru dua minggu

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA