Anggota Dewan Bank of Japan (BoJ) Hajime Takata kembali muncul di media pada hari Rabu ini, mengatakan bahwa ia "tidak akan mengomentari tingkat imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB)."
Kutipan-Kutipan Lainnya
Suku bunga jangka panjang bergerak sejalan dengan kondisi ekonomi Jepang.
Suku bunga riil tetap negatif.
Masih belum pada tahap untuk membahas penjualan kepemilikan ETF BoJ.
Cara untuk melepas kepemilikan ETF BoJ adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan oleh BoJ dengan cermat.
BoJ meninggalkan YCC sehingga harus membiarkan pasar menentukan level imbal hasil, meskipun kita juga perlu waspada terhadap setiap lonjakan tajam dalam volatilitas pasar.
Kami melihat angka inflasi inti yang tidak termasuk makanan segar dalam mengukur tren harga.
Tetapi juga menyadari bahwa meningkatnya biaya makanan segar dapat mempengaruhi ekspektasi inflasi rumah tangga.
Semakin dekat kita menuju tingkat netral, semakin sulit untuk memperkirakan level yang tepat.
Tidak ada target spesifik, waktu untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Ini akan diputuskan dengan melihat aktivitas perusahaan, ekonomi, dan pergerakan pasar.
Reaksi Pasar
Pada saat berita ini ditulis, USD/JPY diperdagangkan 0,17% lebih rendah pada hari ini di 151,71.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Stabil, USD Lemah Imbangi Risiko The Fed
Emas (XAU/USD) berusaha keras untuk mendapatkan traksi yang berarti pada hari Selasa dan tetap terbatas dalam kisaran sempit menjelang sesi Eropa. Dolar AS (USD) mundur dari level tertinggi lebih dari dua bulan setelah Iran dan Israel mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menghentikan serangan satu sama lain.
IHSG Melonjak 7,58% ke 5.746, Pasar Sambut Kenaikan BI Rate sebagai Sinyal Stabilitas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak tajam pada perdagangan Selasa, terdorong membaiknya sentimen pasar setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. IHSG ditutup menguat 7,58% ke 5.746, naik 404 poin dari posisi sebelumnya di 5.342. Pergerakan dalam perdagangan harian juga memperlihatkan pemulihan yang kuat.
Permintaan Risiko Meningkat karena Meredanya Ketegangan di Timur Tengah
Prospek XRP dan XLM: Pemulihan Rapuh karena Pedagang Memilih Sisi Bawah
Ripple dan Stellar masih berada di bawah tekanan pada hari Selasa setelah pemulihan ringan menyusul koreksi besar pada minggu sebelumnya. Posisi derivatif yang melemah, bersama dengan data on-chain yang beragam untuk XRP dan XLM, menunjukkan bahwa setiap reli pemulihan kemungkinan dianggap sebagai korektif dalam konteks bearish yang lebih luas. Data derivatif menunjukkan kecenderungan bearish.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 9 Juni
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 9 Juni: Dolar AS mundur dari level tertinggi dua bulan ke sekitar 99,85 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa seiring meredanya permusuhan di Timur Tengah. Para pedagang menunggu rilis laporan inflasi Indeks Harga Konsumen AS pada hari Rabu dan data Indeks Harga Produsen pada hari Kamis untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai jalur suku bunga The Fed.