- Rupiah tergelincir ke sekitar 16.873 per dolar AS, menjauhi level terlemah 16.936 yang tercatat sehari sebelumnya.
- Defisit transaksi berjalan kuartal IV sebesar US$2,5 miliar meningkatkan sensitivitas terhadap arus modal global.
- Dolar AS bertahan kuat didukung risalah rapat The Fed dan data klaim pengangguran yang solid.
Rupiah melemah tipis pada perdagangan Jumat, dengan USD/IDR naik 0,16% ke kisaran 16.873,5. Sepanjang sesi, mata uang domestik bergerak dalam rentang 16.863 hingga 16.927, meski posisi terkini menunjukkan rupiah mulai menjauhi level terlemah kemarin di sekitar 16.936. Secara tahunan, kurs masih berada dekat sisi atas kisaran 52 minggu antara 16.085 hingga 16.988, mencerminkan tekanan yang belum sepenuhnya mereda.
Dari sisi fundamental, Indonesia mencatat defisit transaksi berjalan sebesar US$2,5 miliar pada kuartal IV, berbalik dari surplus US$4,0 miliar pada kuartal sebelumnya. Pergeseran ini menandakan pelemahan pada sektor eksternal dan berpotensi meningkatkan sensitivitas rupiah terhadap arus modal global, terutama di tengah penguatan dolar AS dan ketidakpastian eksternal.
Tekanan domestik juga masih membayangi setelah MSCI memperingatkan risiko penurunan klasifikasi pasar serta Moody’s merevisi prospek kredit Indonesia. Meski demikian, sentimen mendapat sedikit penopang dari kesepakatan dagang baru Indonesia-AS yang memangkas tarif menjadi 19% dari 32%, dengan sejumlah komoditas seperti cokelat, karet alam, dan kopi dibebaskan dari bea masuk. Pemerintah menyebut peluang pengecualian dapat diperluas hingga hampir 1.700 komoditas, termasuk minyak sawit, dengan implementasi berlaku 90 hari setelah prosedur hukum rampung.
Di pasar global, dolar AS menguat setelah risalah rapat Federal Reserve menegaskan pendekatan kebijakan yang hati-hati. Data Klaim Tunjangan Pengangguran awal AS turun menjadi 206 ribu untuk pekan yang berakhir 14 Februari, lebih baik dari prakiraan, sementara Klaim Tunjangan Lanjutan naik tipis menjadi 1,869 juta. Indeks Dolar AS (DXY) saat berita ini ditulis bertahan di kisaran 97,95, mendekati tertinggi kemarin, didukung ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi lebih lama meski pasar masih memprakirakan dua kali pemangkasan pada paruh kedua tahun ini. Fokus investor kini tertuju pada rilis PCE inti dan estimasi awal PDB kuartal keempat yang dijadwalkan Jumat.
Indikator Ekonomi
Produk Domestik Bruto Disetahunkan
Produk Domestik Bruto (PDB) riil tahunan, dirilis setiap triwulan oleh Biro Analisis Ekonomi AS, mengukur nilai barang dan jasa akhir yang diproduksi di Amerika Serikat dalam periode waktu tertentu. Perubahan PDB merupakan indikator paling populer untuk kesehatan ekonomi negara secara keseluruhan. Data dinyatakan dalam tingkat tahunan, yang berarti bahwa tingkat tersebut telah disesuaikan untuk mencerminkan jumlah PDB yang akan berubah selama satu tahun, jika terus tumbuh pada tingkat tertentu. Secara umum, pembacaan yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai bearish.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Jum Feb 20, 2026 13.30 (Pendahuluan)
Frekuensi: Kuartalan
Konsensus: 3%
Sebelumnya: 4.4%
Sumber: US Bureau of Economic Analysis
Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) merilis pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) secara tahunan untuk setiap kuartal. Setelah menerbitkan perkiraan pertama, BEA merevisi data dua kali lagi, dengan rilis ketiga mewakili pembacaan akhir. Biasanya, perkiraan pertama adalah penggerak pasar utama dan kejutan positif dilihat sebagai perkembangan positif USD sementara data yang mengecewakan kemungkinan akan membebani greenback. Pelaku pasar biasanya mengabaikan rilis kedua dan ketiga karena umumnya tidak cukup signifikan untuk mengubah gambaran pertumbuhan secara bermakna.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Pertumbuhan PDB AS Dapat Melambat secara Signifikan di Kuartal IV setelah Kuartal III yang Sangat Baik
Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) akan menerbitkan estimasi awal pertama untuk Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat pada pukul 13:30 GMT (20:30 WIB).
Kapan PMI Jasa Inggris dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap GBP/USD?
Agenda Inggris (UK) memiliki data pendahuluan Indeks Manajer Pembelian (PMI) untuk bulan Februari yang akan dirilis oleh S&P Global pada hari Jumat, nanti sesi ini pada pukul 09:30 GMT.
Prakiraan EUR/USD: Penjual Euro Mempertahankan Kontrol Menjelang Rilis Data Kunci
Setelah penurunan tajam pada hari Rabu, EUR/USD terus merosot dan ditutup di wilayah negatif pada hari Kamis. Pasangan mata uang ini tetap melemah pada awal hari Jumat dan diperdagangkan sedikit di atas 1,1750.
Pertumbuhan PDB AS Diperkirakan Akan Melambat Secara Signifikan di Kuartal IV Setelah Kuartal III yang Sangat Baik
Biro Analisis Ekonomi Amerika Serikat akan mempublikasikan estimasi awal pertama Produk Domestik Bruto kuartal keempat pada pukul 13:30 GMT. Para analis memprakirakan ekonomi AS telah berkembang pada tingkat tahunan 3%, melambat dari pertumbuhan 4,4% yang dicatat pada kuartal sebelumnya.
