Neraca Perdagangan Indonesia untuk bulan November adalah $2,84 miliar yang lebih tinggi dari $2,40 miliar pada bulan sebelumnya. Angka ini juga sedikit lebih tinggi dari prakiraan $2,7 miliar. Sementara untuk Januari-November 2025, neraca perdagangan mengalami surplus sebesar $38,54 miliar yang berasal dari surplus sektor non migas $56,15 miliar
Ekspor Indonesia pada November 2025 turun 6,60% tahun-ke-tahun, melanjutkan penurunan sebelumnya -2,31%. Sementara total impor untuk periode dan basis yang sama meningkat menjadi 0,46% dari -1,15%.
Reaksi Pasar
USD/IDR berada di 16.745 yang naik 0,15% pada basis harian setelah rilis data Neraca Perdagangan Indonesia. Sementara IHSG bergerak dekat tertinggi sepanjang masa yang sebelumnya diraih di area 8.816.
Indikator Ekonomi
Neraca Perdagangan
Neraca Perdagangan yang dirilis oleh Statistik Indonesia adalah keseimbangan antara ekspor dan impor barang dan jasa secara keseluruhan. Nilai yang positif menunjukkan surplus perdagangan, sedangkan nilai negatif menunjukkan defisit perdagangan. Jika permintaan dalam pertukaran untuk ekspor Indonesia yang stabil terlihat, Rupiah akan menerima efek positif (atau bullish), sebaliknya akan memiliki efek negatif (atau bearish).
Baca lebih lanjutInformasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Pembeli Yen Jepang Tampak Ragu di Tengah Kekhawatiran Fiskal dan Sinyal BoJ yang Beragam
Yen Jepang (JPY) membalik penurunan moderat di perdagangan sesi Asia terhadap Dolar AS (USD) yang lebih lemah, meskipun tidak memiliki keyakinan bullish di tengah sinyal fundamental yang beragam.
Rupiah Defensif, USD/IDR Uji Area Atas di Tengah Repricing Ekspektasi The Fed
Rupiah pada perdagangan Rabu siang bergerak defensif, dengan pasangan mata uang USD/IDR diperdagangkan di sekitar 16.779, naik terbatas sekitar 0,35%. Kenaikan ini tampak terukur namun belum diikuti dorongan lanjutan, tercermin dari struktur harga yang masih tertahan di zona 16.780-16.800.
Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Turun tetapi Belum Menyerah saat Rilis Data Penting AS Mendekat
Emas sedang melakukan koreksi dari puncak mingguan $4.500 pada awal Rabu saat para pembeli mengambil napas setelah lonjakan yang tak henti-hentinya baru-baru ini, didukung oleh ketegangan geopolitik secara global dan meningkatnya taruhan penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS untuk 2026.
Bitcoin, Ethereum dan Ripple mendingin saat rally terhenti di dekat zona resistance utama
Harga Bitcoin, Ethereum, dan Ripple sedang beristirahat pada hari Rabu di dekat level resistance utama mereka setelah lonjakan baru-baru ini. BTC menghadapi penolakan di level $94.253, sementara ETH dan XRP mengikuti jejak BTC, berjuang di dekat $3.308 dan $2,35, masing-masing.
Apa yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 7 Januari:
Apa yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 7 Januari: