Tiongkok Foreign Exchange Committee (CValasC) berjanji untuk mendukung Yuan Tiongkok dalam sebuah pertemuan yang diadakan di Beijing di bawah bimbingan People's Bank of Tiongkok (PBOC) pada hari Senin.
Poin-Poin Utama
Pertemuan tersebut membahas dengan tegas menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya stabil dan pada level yang seimbang
Untuk meningkatkan ketahanan pasar valas, memperkuat pasar valas.
Langkah-langkah diumumkan untuk mengoreksi aktivitas pasar pro-siklus, menangani perilaku yang mengganggu ketertiban pasar, mencegah risiko overshooting nilai tukar.
Dalam upaya terpisah, PBOC dan Administrasi Negara Valuta Asing (SAFE/ regulator Valas Tiongkok) telah menaikkan parameter penyesuaian makro-prudensial untuk pembiayaan lintas batas dari 1,5 menjadi 1,75, efektif mulai tanggal 13 Januari 2025.
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
EUR/USD memudar dari pergerakan awal di atas 1,1400
EUR/USD kehilangan momentum bullish dan tergelincir kembali di bawah area 1,1400 di awal pekan. Harapan akan de-eskalasi di Timur Tengah tampaknya memberikan support pada pasangan mata uang ini, meskipun ketidakpastian masih ada mengenai apakah AS dan Iran dapat mencapai solusi yang langgeng.
Emas memangkas keuntungan awal seiring harga Minyak dan Dolar AS rebound, keputusan The Fed membayangi
WTI Turun ke Terendah Empat Hari Dekat $82,00
Harga WTI tetap dalam penurunan tajam dan kembali mendekati angka $82,00 per barel pada hari Senin. Pullback tajam komoditas ini terjadi di tengah jeda permusuhan antara AS dan Iran, yang pada gilirannya membangkitkan harapan akan resolusi diplomatik, sekaligus berpotensi membuka jalan bagi pemulihan signifikan pasokan minyak yang mengalir melalui Selat Hormuz.
GBP/USD Menggoda Terendah Bulanan di Sekitar 1,3300
GBP/USD mengesampingkan kenaikan pada hari Jumat dan mundur tajam menuju level 1,3300 pada hari Senin. Penurunan harga minyak mentah setelah jeda dalam konflik Timur Tengah dikombinasikan dengan data inflasi Inggris yang baru-baru ini melemah tampaknya menentang kemungkinan pengetatan BoE menjelang acara bank tersebut akhir pekan ini.