- IHSG melanjutkan kenaikan dan sempat menembus 6.000.
- Presiden Indonesia menegaskan politik nonblok.
- Bank Indonesia akan merilis data Penjualan Ritel.
IHSG berada di 5.963,28 yang lebih tinggi 1,03% dari penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia dibuka di 5.899,26 dan sempat mencatatkan terendah hari di 5.850,57. Namun demikian, indeks berbalik arah dan naik untuk mencatatkan tertinggi hari di 6.010,48. Indeks melanjutkan kenaikan dua hari berturut-turut sebelumnya sejauh ini sambil menantikan data Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan April.
Indeks-indeks saham Indonesia melanjutkan kinerja positif kemarin. LQ45 menjadi salah satu indeks dengan kinerja terbaik yang ditopang oleh ISAT (+6,06%), MEDC (+5,86%), BBNI (+4,64%), dan lain-lain.
MEDC merayap naik dari terendah 2026 saat tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi semakin dekat yaitu pada tanggal 12 Juni 2026. Diinformasikan dalam keterbukaan informasi, perseroan berencana membagikan dividen dengan nilai total USD45 juta atau USD0,0018 per lembar saham. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 3 Juli 2026.
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, mempertegas politik nonblok negara yang dikatakan dalam sambutan Pembukaan Munas XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pada hari kemarin. Presiden mengatakan, "Kita bersahabat sama semua negara. Kita bersahabat sama semua kekuatan. Kita tidak mau terlibat dengan pakta-pakta militer siapapun. Karena itu, begitu saya menerima mendapat sebagai Presiden, saya langsung gariskan politik luar negeri kita meneruskan politik non-aligned, politik nonblok, politik bebas aktif." Seperti diinformasikan dalam situs Kementerian Sekretariat Negara.
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada hari kemarin bahwa Rupiah akan kembali menguat secara bertahap di semester II 2026 karena kuatnya sinkronisasi dan koordinasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan. Rupiah pada saat ini berada di bawah 18.000 per Dolar AS menyusul rekor pelemahan ke area 18.200an para Senin lalu.
Data penting untuk pasar saham Indonesia adalah Penjualan Ritel April yang dijadwalkan akan dirilis oleh Bank Indonesia hari ini pada pukul 03:00 GMT (10:00 WIB). Data ini diprakirakan naik menjadi 3,6% dari sebelumnya 3,4%.
Data ini akan menjadi data penting Indonesia terakhir untuk pekan ini sehingga pergerakan pasar saham Indonesia akan lebih dipengaruhi oleh sentimen investor serta aksi korporasi, di samping faktor-faktor eksternal seperti konflik di Timur Tengah yang memengaruhi harga minyak yang pada akhirnya berefek pada daya beli masyarakat.
Imbal hasil obligasi Pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun berada di 7,480% yang belum berubah pada pagi ini. Imbal hasil menutup hari kemarin dengan naik 1,01% namun belum mampu melewati tertinggi baru 2026 yang dicapai pada Selasa lalu di 7,532%. Dengan demikian, imbal hasil ini ditutup naik untuk lima hari perdagangan berturut-turut.
Indikator Ekonomi
Penjualan Ritel (Thn/Thn)
Data Penjualan Ritel, dirilis oleh Statistik Indonesia, mewakili total pembelian konsumen dari toko ritel. Ini memberikan informasi berharga tentang pengeluaran konsumen yang merupakan bagian konsumsi dari PDB. Meningkatnya penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Namun, jika kenaikannya lebih besar dari perkiraan, mungkin inflasi.
Baca lebih lanjutInformasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Euro Menguat Mendekati 1,1550 Jelang Keputusan Suku Bunga ECB
Valas Hari Ini: Dolar AS Rebound Setelah Data Inflasi
$4.000 dalam Risiko: Penjual Emas Enggan Menyerah di Tengah Inflasi AS yang Panas, Ketegangan Timur Tengah
CFTC mengusulkan kerangka kerja untuk meninjau kontrak terkait terorisme, perang, pembunuhan dalam pasar prediksi
Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi pada hari Rabu mengusulkan amandemen terhadap Regulasi 40.11, dengan tujuan menetapkan kerangka kerja formal untuk meninjau kontrak pasar prediksi. Kerangka kerja yang diusulkan menargetkan kontrak yang terkait dengan terorisme, pembunuhan, perang, permainan, atau perilaku yang melanggar hukum menurut undang-undang federal atau negara bagian