• IHSG melanjutkan kenaikan selama sembilan sesi dan ditutup pada level tertinggi harian di 6.340.
  • Sektor energi memimpin reli, disusul barang baku dan infrastruktur, sedangkan kesehatan tertinggal.
  • Rotasi dana menuju saham Indonesia dan penguatan Rupiah menjadi latar positif menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli sembilan sesi berturut-turut pada perdagangan Selasa. Indeks melonjak 1,74% atau 108 poin ke 6.340, sekaligus mengakhiri perdagangan pada level tertinggi hariannya setelah bergerak dalam rentang 6.247-6.340.

Kenaikan berlangsung menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) besok. Pasar juga mencermati indikasi rotasi dana menuju saham Indonesia. Pada saat yang sama, mayoritas bursa Asia menguat, sementara harga minyak terkoreksi ke level di bawah USD90 per barel.

Sektor Energi Memimpin Reli IHSG

Sektor energi memimpin dengan lonjakan 3,49%. Di antara saham yang menguat tajam, DSSA melonjak 15,3% ke 940, sedangkan DEWA bertambah 10,6% ke 440.

Sektor barang baku menyusul dengan kenaikan 2,76% dan infrastruktur menguat 2,68%. Sektor keuangan naik lebih terbatas sebesar 0,57%, sementara kesehatan menjadi satu-satunya kelompok sektoral yang mencatat penurunan berarti, yakni 1,33%.

Aktivitas perdagangan tercatat ramai, dengan nilai transaksi saham mencapai Rp21,55 triliun, volume 47,80 miliar lembar, dan frekuensi 2,90 juta kali.

Rotasi Dana Mulai Mengarah ke Indonesia

Reli IHSG berlangsung di tengah kenaikan mayoritas bursa Asia. Kospi memimpin dengan penguatan 3,56%, diikuti Nikkei 225 sebesar 3,26% dan Shanghai Composite 1,79%. STI naik 0,45% dan ASX bertambah tipis 0,02%, sedangkan Hang Seng melemah 0,04%.

Setelah kembali dibuka usai libur nasional, Nikkei ditopang aksi beli pada saham teknologi menyusul koreksi tajam pekan lalu. Indeks acuan Jepang tersebut sebelumnya merosot 6,4% dalam sepekan, sebelum bangkit bersama saham-saham semikonduktor pada Selasa.

Di luar pergerakan regional hari ini, Reuters mencatat sebagian pengelola dana mulai melirik saham Indonesia setelah mengambil keuntungan dari pasar berbasis teknologi seperti Korea Selatan. IHSG telah menguat lebih dari 10% sepanjang Juli, sementara valuasi yang relatif rendah kembali menarik perhatian terhadap saham perbankan dan komoditas Indonesia.

“Kami telah mengambil sebagian keuntungan di Korea Selatan dan membeli saham Indonesia,” kata David Chao, ahli strategi pasar global Asia-Pasifik di Invesco. Ia menilai Indonesia masih menjadi salah satu peluang pertumbuhan makro yang paling diremehkan.

Rupiah Menguat, Minyak Turun

Penguatan IHSG berlangsung saat Rupiah juga menguat ke sekitar Rp17.880 per Dolar AS menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia pada Rabu. Pasar memprakirakan BI menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 6,00%.

Sementara itu, Brent turun ke sekitar USD88 dan WTI ke USD82 per barel setelah proposal gencatan senjata AS-Iran memunculkan harapan de-eskalasi. Namun, risiko pasokan belum mereda karena serangan masih berlangsung, lalu lintas Selat Hormuz menyusut, dan ancaman terhadap pelayaran Laut Merah tetap tinggi.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak Mentah Brent

Minyak Mentah Brent adalah jenis minyak mentah yang ditemukan di Laut Utara yang digunakan sebagai patokan untuk harga minyak internasional. Minyak ini dianggap 'ringan' dan 'manis' karena gravitasinya yang tinggi dan kandungan sulfurnya yang rendah, sehingga lebih mudah dimurnikan menjadi bensin dan produk bernilai tinggi lainnya. Minyak Mentah Brent berfungsi sebagai harga referensi untuk sekitar dua pertiga dari pasokan minyak yang diperdagangkan secara internasional di dunia. Popularitasnya bergantung pada ketersediaan dan stabilitasnya: wilayah Laut Utara memiliki infrastruktur yang mapan untuk produksi dan transportasi Minyak, yang menjamin pasokan yang andal dan konsisten.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga Minyak Mentah Brent. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga Minyak Mentah Brent, karena Minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat Minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota dalam pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak mentah Brent. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ merujuk pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

EUR/USD terlihat tidak meyakinkan di dekat 1,1420

EUR/USD terlihat tidak meyakinkan di dekat 1,1420

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran yang ketat di angka rendah 1,1400-an pada hari Selasa, berjuang untuk mendapatkan momentum di tengah ketiadaan arah yang jelas pada Dolar AS (USD). Ketidakpastian seputar konflik AS-Iran membatasi sisi atas pasangan mata uang ini, sementara para pedagang menghindari mengambil posisi signifikan menjelang pertemuan ECB pada hari Kamis.

GBP/USD lanjutkan penurunan ke 1,3360

GBP/USD lanjutkan penurunan ke 1,3360

GBP/USD membangun penurunan hari Senin dan sempat mencapai posisi terendah lima hari di sekitar 1,3360 pada hari Selasa. Pullback tambahan Cable mengikuti nada yang lebih baik pada Greenback karena ketidakpastian di Timur Tengah mendorong para investor untuk mengambil sikap hati-hati. Sementara itu, laporan pasar tenaga kerja Inggris yang apatis juga berkontribusi pada tekanan jual pada Pound Inggris.

Emas menunjukkan tanda-tanda kehidupan; fokus kembali ke $4.100

Emas menunjukkan tanda-tanda kehidupan; fokus kembali ke $4.100

Emas menguat pada hari Selasa, membalikkan pesimisme hari Senin dan bergerak menuju level $4.100 per troy ons. Namun demikian, ketidakpastian seputar konflik Timur Tengah dan meningkatnya ekspektasi terhadap prospek kebijakan The Fed yang hawkish diprakirakan akan membatasi momentum bullish logam mulia ini dalam jangka pendek

XRP melanjutkan pemulihan seiring pertumbuhan aktivitas on-chain

XRP melanjutkan pemulihan seiring pertumbuhan aktivitas on-chain

Harga Ripple (XRP) naik dan diperdagangkan di sekitar $1,13 pada saat berita ini ditulis pada hari Selasa. Pemulihan ini sejalan dengan pemulihan yang lebih luas di pasar mata uang kripto (cryptocurrency), yang dikaitkan dengan laporan bahwa mediator antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sedang mencari penghentian serangan selama 10 hari untuk menemukan jalan kembali ke Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 21 Juli

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 21 Juli

Pasangan mata uang utama tetap berada dalam kisaran yang sudah dikenal pada Selasa pagi karena investor menahan diri untuk tidak mengambil posisi besar, sambil mengawasi dengan cermat headline seputar krisis Timur Tengah. Data sentimen Survei ZEW untuk Jerman dan Zona Euro akan ditampilkan dalam kalender ekonomi Eropa. Pada paruh kedua hari ini, tidak akan ada rilis data berdampak tinggi dari Amerika Serikat.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA