Norman Liebke dari Commerzbank berpendapat bahwa tingkat penyimpanan gas Eropa akan bergantung pada impor LNG yang lebih tinggi selama musim dingin, karena arus masuk saat ini sebesar 8 bcm per bulan akan membuat persediaan bergerak menuju 0% pada Maret. Ia menilai 10 bcm sebagai level yang realistis, tetapi memperingatkan bahwa pemulihan impor yang tertunda, permintaan Asia yang kuat, dan hilangnya pasokan LNG Qatar meningkatkan risiko kenaikan bagi harga gas dan listrik Eropa.
Skenario Impor dan Risiko Harga Listrik
"Jika level ini dipertahankan hingga musim semi, tingkat penyimpanan gas hanya akan mencapai sekitar 70% pada Oktober dan bergerak menuju 0% pada Maret."
"Titik tengahnya adalah 10 bcm, yang akan membuat tingkat penyimpanan gas berada di sekitar 16% sesaat sebelum dimulainya fase pengisian kembali."
"Kami menganggap 10 bcm cukup realistis, sementara 12 bcm tampak agak terlalu tinggi karena permintaan LNG AS dari negara-negara Asia kemungkinan akan tetap kuat bahkan jika Selat Hormuz tetap terbuka secara berkelanjutan."
"Hal ini meningkatkan tekanan untuk mengimpor lebih banyak LNG dalam beberapa bulan mendatang, sehingga memperbesar risiko kenaikan harga."
"Pada akhirnya, kondisi ini juga akan semakin meningkatkan tekanan kenaikan pada harga listrik Eropa."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Turun karena Imbal Hasil Obligasi Treasury AS yang Meningkat Menguatkan Dolar AS
USD/IDR: Rupiah Melemah ke Rp17.850 saat Minyak dan Imbal Hasil AS Naik Jelang BI
Lubang Hitam Utang: Pasar Kredit Swasta Menunjukkan Tanda-Tanda Tekanan
Kripto Hari Ini: Bitcoin, Ethereum, XRP Melemah di Tengah Meningkatnya Ketegangan AS-Iran
Harga mata uang kripto (cryptocurrency) secara umum terkoreksi pada hari Selasa, dengan Bitcoin bergerak lebih rendah menuju $64.000. Ethereum menunjukkan pelemahan di tengah konsolidasi kisaran sempit yang sedang berlangsung, sementara Ripple diperdagangkan di bawah $1,00, terbebani oleh indikator-indikator teknis yang menurun.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada Jumat, 14 Agustus:
Pasar keuangan mempertahankan sikap hati-hati pada awal hari Selasa saat ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Pada paruh kedua hari ini, kalender ekonomi AS akan menampilkan data perumahan, bersama dengan angka Indeks Harga Impor, Indeks Harga Ekspor, dan Produksi Industri untuk bulan Juli.