BBTN Naik Lebih dari 9% ke 975, Melanjutkan Pemulihan dari Terendah 2025


  • BBTN diperdagangkan di zona hijau untuk tujuh hari perdagangan berturut-turut.
  • Saham ini tetap diminati meskipun kemarin adalah tanggal ex-dividen untuk saham perbankan ini.
  • Kenaikan BBTN sedikit merusak struktur lower high dan lower lows dalam grafik harian.

BBTN diperdagangkan di 965 naik 9,04% pada saat berita ini ditulis. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk. dibuka di 895 dan melesat naik sepanjang hari untuk mencatatkan tertinggi hari di 975. Level tersebut juga merupakan level tertinggi sejak akhir Februari 2025. Dan dengan demikian, saham ini melanjutkan pemulihan dari 755, terendah 2025 dan juga level terendah sejak 3 Juni 2020.

Sejauh ini belum ada berita spesifik atau aksi korporasi yang berada di balik lonjakan BBTN kecuali minat para invesot pada saham bank yang memiliki jumlah aset Rp469 triliun pada tahun 2024. Selain itu, ex-dividen pada hari kemarin juga tampaknya tidak menurunkan minat para investor. Dari laba di tahun 2024, perseroan membagian dividen per saham sebesar Rp53,57.

Namun demikian para investor perlu bersiap menghadapi keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) minggu depan. Sebagai informasi tambahan, BI pada bulan Maret 2025 mempertahankan suku bunga acuan di 5,75%, suku bunga deposit fasility di 5,00%, dan suku bunga lending facility di 6,50%.

Dalam gambaran yang lebih luas, BBTN masih dalam tren menurun karena saham ini berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari yang saat ini berada di 1.215. Namun demikian, BBTN sedikit merusak struktur lower lows dan lower high yang terbentuk sejak pertengahan Oktober tahun lalu. Saham ini menembus lower high sebelumnya di 910 dan naik ke tertinggi 975 pada hari ini. 

Perlu dilihat apakah tertinggi yang disebutkan adalah higher high baru atau kenaikan dari terendah 2025 hanya koreksi dari tren menurun yang lebih besar dalam beberapa hari atau minggu ke depan. Untuk benar-benar mematahkan tren menurun, BBTN perlu bergerak di atas SMA 200-hari yang disebutkan di atas.

Dalam kasus BBTN terus naik, saham ini akan mengincar 1.000 (level psikologis), 1.040 (terendah 14 Januari 2025, lower low), dan 1.130 (tertinggi 16 Januari 2025, lower high). Sedangkan di sisi bawah, BBTN bisa ditopang oleh support di 755 (terendah 2025). Jika support itu menyerah, saham ini akan mengekspos level-level yang terakhir terlihat pada tahun 2020 di 695 (terendah 18 Mei 2020). Perlu diperhatikan bahwa level ini juga merupakan level terendah sepanjang masa. Penembusan level tersebut akan berarti BBTN mencatat terendah baru sepanjang masa.

Grafik Harian BBTN

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Breaking: WTI Melonjak di Atas $100,50 saat perang Timur Tengah Ganggu Pasokan Bahan Bakar

Breaking: WTI Melonjak di Atas $100,50 saat perang Timur Tengah Ganggu Pasokan Bahan Bakar

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $103,85 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Harga WTI melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2022.

Kapan IHK Tiongkok, IHP dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap AUD/USD?

Kapan IHK Tiongkok, IHP dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap AUD/USD?

National Bureau of Statistics (NBS) Tiongkok akan mempublikasikan datanya untuk bulan Februari pada pukul 01:30 GMT (08:30 WIB). Indeks Harga Konsumen (IHK) diprakirakan menunjukkan kenaikan sebesar 0,8% YoY di bulan Februari, dibandingkan dengan 0,2% di bulan Januari.

Prakiraan Mingguan Emas: Krisis Timur Tengah Gagal Mendorong XAU/USD

Prakiraan Mingguan Emas: Krisis Timur Tengah Gagal Mendorong XAU/USD

Emas (XAU/USD) mengalami tekanan bearish yang berat dan mencatat kerugian mingguan meskipun dibuka dengan celah bullish setelah berita bahwa Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari.

Mengapa Bitcoin tidak anjlok akibat perang Iran?

Mengapa Bitcoin tidak anjlok akibat perang Iran?

Setelah AS dan Israel menyerang Iran, konsensus di antara sebagian besar ahli adalah bahwa Bitcoin dan pasar kripto akan mengalami putaran penurunan tajam lainnya. Namun, itu tidak terjadi. Dan hampir satu minggu setelahnya, kripto tampaknya mampu menghadapi badai jauh lebih baik dibandingkan dengan kelas aset lain yang dianggap berisiko.

Liputan Langsung NFP:

Liputan Langsung NFP:

NFP

Bagaimana pasar akan menilai data NFP Februari sementara krisis Timur Tengah semakin dalam?

Para investor memprakirakan NFP akan naik 59 ribu menyusul kenaikan 130 ribu yang mengesankan yang tercatat di bulan Januari. Para ahli kami akan menganalisis reaksi pasar terhadap peristiwa ini hari ini pada pukul 13:00 GMT.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA