ASII Tampak Berhenti Sejenak di 7.175 Setelah Raih Tertinggi 2026 Kemarin , Perseroan Menghentikan Buyback


  • ASII hampir memangkas seluruh penurunan hari, masih di bawah level pembukaan.
  • Perseroan menghentikan program buyback lebih cepat dari jadwal.
  • Dalam jangka lebih panjang, saham masih mempertahankan tren naik.

ASII diperdagangkan di 7.175 yang lebih rendah 1,71% dari penutupan hari kemarin. Saham PT Astra International Tbk. dibuka dengan gap bahwa di 7.200 dan menindaklanjutinya dengan turun ke terendah hari 7.025 dalam satu jam pertama perdagangan. Saham ini tampak mengambil napas setelah meraih tertinggi baru 2026 di 7.300 pada hari kemarin, sekaligus level tertinggi sejak 16 September 2022.

Kinerja ini menyusul perseroan yang sebelumnya menginformasikan penghentian buyback saham. Dalam keterbukaan informasi, perseroan menghentikan buyback lebih cepat menjadi 13 Januari 2026. Sebelumnya, perseroan merencanakan buyback selama periode 3 November 2025 – 30 Januari 2026.

Alasan penghentian pembelian kembali saham ini adalah karena buyback sudah mencapai batas-batas maksimum dana yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp2 triliun. Pada akhirnya perseroan membeli kembali saham sebanyak 305.213.900 lembar dengan nilai keseluruhan Rp1.999.999.829.789. Perseroan mengklaim bahwa tindakan ini tidak tidak berdampak material pada operasional, hukum, kondisi keuangan, keberlanjutan bisnis.

Grafik Harian ASII

ASII
Grafik harian ASII, 14 Januari 2026

Terlepas dari kinerja hari ini, ASII masih mempertahankan tren naik dalam jangka lebih panjang. Tren naik ini diindikasikan oleh posisinya yang berada di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari. Struktur higher highs dan higher lows yang ASII bentuk dari terendah 2025 juga menjadi indikasi lainnya. Tertinggi 2026 memperbarui higher high dan sejauh ini telah membentuk empat higher high dan tiga higher low.

Gap bawah pada pembukaan hari ini sekaligus membuat Relative Strength Index (RSI) 14 hari lepas dari zona jenuh beli yang diraih kemarin. Indikator ini berada di 66,33 yang menandakan momentumnya masih bullish dan masih ada ruang di sisi atas sebelum kemali masuk ke zona jenuh beli.

Dalam kasus ASII kembali naik, rintangan terdekat untuk saham ini adalah 7.300 (tertinggi 2026, tertinggi 14 September 2022). Penembusan tegas di atasnya akan mengekspos level-level tahun 2022 yaitu 7.500 (tertinggi 2 Juni 2022) dan 7.700 (tertinggi 28 April 2022). Sementara di sisi bawah, ASII memiliki support di 7.000 (level angka bulat), 6.725 (tertinggi 27 Oktober 2025, higher highs), dan 6.125 (terendah 31 Oktober 2025, higher low).

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Penjualan Ritel AS Diprakirakan Sedikit Lebih Tinggi pada Hari Rabu

Penjualan Ritel AS Diprakirakan Sedikit Lebih Tinggi pada Hari Rabu

Biro Sensus Amerika Serikat (AS) akan mempublikasikan Penjualan Ritel bulan November pada hari Rabu. Data yang tertunda ini diprakirakan menunjukkan bahwa penjualan meningkat sebesar 0,4% yang moderat pada bulan ini, setelah tidak ada perubahan pada bulan Oktober.

Valas Hari Ini: Dolar AS Mendapatkan Kembali Kekuatan, Fokus pada Data Penjualan Ritel AS dan IHP

Valas Hari Ini: Dolar AS Mendapatkan Kembali Kekuatan, Fokus pada Data Penjualan Ritel AS dan IHP

Dolar AS (USD) memulihkan beberapa posisi yang hilang terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu, didorong oleh data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan tetap bertahan pada bulan ini.

Prakiraan EUR/USD: Euro Naik Perlahan dengan Posisi Terendah Satu Bulan di Depan Mata

Prakiraan EUR/USD: Euro Naik Perlahan dengan Posisi Terendah Satu Bulan di Depan Mata

EUR/USD naik pada hari Rabu, diperdagangkan di dekat 1,1650 pada saat berita ini ditulis, tetapi tidak memiliki momentum untuk menjauh dari level terendah satu bulan di area 1,1615. Dolar AS mempertahankan bias bullish yang moderat, meskipun angka inflasi moderat dirilis pada hari Selasa.

Penjualan Ritel AS Diprakirakan Akan Tiba dengan Kenaikan yang Moderat pada Hari Rabu

Penjualan Ritel AS Diprakirakan Akan Tiba dengan Kenaikan yang Moderat pada Hari Rabu

Bureau Sensus AS akan menerbitkan Penjualan Ritel bulan November pada hari Rabu. Data yang tertunda diprakirakan akan menunjukkan bahwa penjualan naik moderat 0,4% di bulan ini, setelah tidak ada perubahan di bulan Oktober. Angka ini relevan karena paling sesuai dengan komponen belanja konsumen dari Produk Domestik Bruto.

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 14 Januari:

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Rabu, 14 Januari:

Dolar AS memulihkan beberapa posisi yang hilang terhadap rekan-rekan utamanya pada hari Rabu, didorong oleh data inflasi IHK AS yang memperkuat memprakirakan bahwa The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga akhir bulan ini.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA