Analis Standard Chartered, Dan Pan dan Steve Englander, membahas indeks Financial Conditions Impulse on Growth (FCI-G) milik Federal Reserve. Mereka mencatat bahwa kondisi finansial sangat akomodatif pada Mei 2026 dan masih memberikan dukungan terhadap pertumbuhan setelah pertemuan FOMC Juli. Aksi jual saham baru-baru ini, penguatan Dolar AS, dan kenaikan suku bunga jangka panjang hanya sedikit memperketat kondisi finansial. Keduanya kemudian menilai dampak perubahan tersebut terhadap prospek pertumbuhan PDB AS selama satu tahun ke depan.
Model The Fed Menunjukkan Kondisi Masih Longgar
“Indeks Financial Conditions Impulse on Growth (FCI-G) milik The Fed pada Mei 2026 berada di level paling akomodatif sejak awal dekade 2000-an, jika periode awal pandemi COVID-19 dikecualikan.”
"Menurut model The Fed, kondisi keuangan yang longgar menjelang FOMC Juni diperkirakan menambah lebih dari 1,1 poin persentase pada pertumbuhan PDB selama tahun berikutnya."
"Estimasi FCI-G kami berikutnya—diperbarui setelah rapat FOMC Juli—menunjukkan bahwa meskipun aksi jual di pasar ekuitas, penguatan USD, dan kenaikan suku bunga jangka panjang memperketat kondisi keuangan antara rapat Juni dan Juli, pergerakan ini tergolong moderat dibandingkan reli pasar keuangan dalam beberapa bulan terakhir."
"Estimasi terbaru kami menunjukkan bahwa kondisi keuangan masih akan mendorong pertumbuhan PDB satu tahun ke depan sebesar 0,9 poin persentase."
"Perhitungan kami menunjukkan bahwa dorongan pertumbuhan dari FCI-G akan 0,1 poin persentase lebih tinggi jika pasar keuangan tetap berada di level sebelum FOMC Juni."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.
Berita Terkini
Pilihan Editor
Emas Pulih karena Harapan Pembukaan Kembali Hormuz Menekan Dolar AS, Harga Minyak Lebih Rendah
Perak Bersinar Dekati US$60 saat Minyak yang Turun Mendukung Logam-Logam Mulia
AI Tantang Pedoman Disinflasi: Minyak Murah Belum Tentu Redakan Inflasi Inti
Emas Bertahan di Atas $4.050; Taruhan The Fed Hawkish Mendukung Pedagang Bearish
Harga emas tetap terbatas dalam kisaran di bawah level $4.100 hingga awal sesi Eropa karena para pedagang memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut seputar krisis Timur Tengah. Sementara itu, ketidakpastian atas perundingan damai AS-Iran terus menjadi pendorong bagi safe-haven Dolar AS.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 4 Agustus
Dolar AS stabil setelah mencatatkan kenaikan pemulihan moderat pada hari Senin seiring memudar optimisme pasar mengenai resolusi diplomatik konflik di Timur Tengah. Pada paruh kedua hari ini, kalender ekonomi akan menampilkan data Neraca Perdagangan Barang, Lowongan Pekerjaan JOLTS, dan Pesanan Pabrik untuk bulan Juni dari Amerika Serikat.