Tinjauan Pasar : Berburu Safehaven, Investor Bersiap War Emas Respon Ketegangan di Iran


Waspadai gejolak perdagangan pasar global pada pembukaan perdagangan Senin (2/3) menyusul ketegangan konflik geopolitik AS dan Israel terhadap Iran.

Pada Sabtu (28/2), AS dan Israel memulai operasi gabungan "operasi tempur besar-besaran" di Iran, yang menimbulkan keresahan global. Ketegangan semakin parah setelah Iran lakukan aksi balasan yang menargetkan pangkalan militer AS di Negara-Negara sekitar.

Selama konflik memanas, pasar safehaven utama seperti Emas, Silver dan Dolar diperkirakan akan mengalami dorong naik yang sangat kuat, bersamaan dengan kenaikan harga minyak menyusul gangguan pasokan global akibat perang.

*Key Highlights*

- AS dan Israel telah memulai "operasi tempur besar-besaran" di Iran, Serangan menargetkan Pemimpin Tertinggi dan Presiden Iran

- Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel, dan melancarkan serangan terhadap pangkalan AS di Kuwait, UEA, dan Qatar yang memicu konflik lain diantara negara-negara tetangga (Konflik meluas)

- Pejabat Amerika mengatakan serangan akan berlanjut selama beberapa hari atau minggu

- Setelah serangan AS terhadap Iran, kapal-kapal di Selat Hormuz kini menerima peringatan. Pada pukul 12:30 siang ET, AS telah merekomendasikan kapal-kapal untuk menghindari Selat Hormuz.

- Iran umumkan penutupan Selat Hormuz yang mengakibatkan gangguan pasokan global. Perairan ini mengendalikan sekitar 20% konsumsi cairan minyak bumi dunia.

- Iran konfirmasi pemimpin tertinggi Ali Hosseini Khamenei telah meninggal dunia. Iran umumkan 40 hari berkabung publik setelah kematian Khamenei.

- Inflasi Produsen AS dirilis naik lebih lambat dari yang diperkirakan pasar. PPI Tahunan AS dilaporkan naik sebesar 2.9% lebih rendah dari perkiraan ada 3.0%.

- Probabilitas pemangkasan suku bunga the Fed pada Juni bergeser ke bulan Juli. Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, prospek pemangkasan Juli meningkat menjadi 74.7% dari 70.4% nminggu lalu. 

- Minggu ini, data ekonomi AS akan menampilkan rangkaian laporan tenaga kerja,Penjualan ritel dan Manufakturing PMI AS.

*Market Movement*

Pada perdagangan akhir pekan , harga emas melonjak pada sesi Amerika sesaat setelah AS mengumumkan peringatan untuk warga AS untuk meninggalkan Iran, The West bank dan Israel pada hari Jumat. Sebelum akhrinya pada Sabtu malam AS dan Israel luncurkan serangan gabungan terhadap Iran.

Hingga akhir perdagangan Jumat (27/2), harga emas (spot) ditutup naik sebanyak $93.81 atau 1.81% berakhir pada level $5,278.06 per ons, setelah uji tertinggi $5,280 dan terendah $5,166.

Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak April diperdagangkan naik sebanyak $53.70 atau 1.03% berakhir pada kisaran $5,267.20 per ons di Divisi Comex.

Dipasar komoditas lainnya, harga minyak mentah WTI AS melonjak lebih dari 2% karena ketegangan AS-Iran. 

• OIL (SPOT) : $67.13 , +$1.81 / +2.77%

• WTI : $67.02 , +$1.58 / +2.41%

• BRENT : $72.4800 , +$1.330 / +1.87%

Indeks Dolar AS ditutup melemah respon laporan inflasi AS yang dirilis lebih lambat pada tingkat tahunan. Dolar turun sekitar 16 pips atau 0.16% berakhir pada level 97.57.

Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan menguat tipis ditengah pelemahan Dolar AS. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan Jumat (27/2).

• AUDUSD : 0.71132 , +9 / +0.13%

• EURUSD : 1.18105 , +13 / +0.11%

• GBPUSD : 1.34819 , +1 / +0.01%

• NZDUSD : 0.59992 , +22 / +0.37%

• USDJPY : 156.227 , +13 / +0.09%

• USDCAD : 1.36839 , +4 / +0.03%

• USDCHF : 0.77415 , +2 / +0.03%

*Sentiment*

Awal pekan ini, pasar akan bereaksi atas ketegangan yang terjadi di Iran. Perburuan aset safehaven akan memicu aksi jual dipasar aset berisiko (saham, obligasi).

Sepanjang minggu ini, pasar akan menantikan rilis data ekonomi AS diantaranya : laporan tenaga kerja,Penjualan ritel dan Manufakturing PMI AS.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Emas Mundur dari Lingkungan $5.400; Masih Naik Lebih dari 1% di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Emas Mundur dari Lingkungan $5.400; Masih Naik Lebih dari 1% di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Emas (XAU/USD) turun dari area $5.400, atau level tertinggi sejak akhir Januari, yang disentuh selama perdagangan sesi Asia pada hari Senin, meskipun berhasil bertahan di atas level angka bulat $5.300.

WTI Melonjak di Atas $70,50 di Tengah Kekhawatiran Gangguan Pasokan Iran

WTI Melonjak di Atas $70,50 di Tengah Kekhawatiran Gangguan Pasokan Iran

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $70,65 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin. WTI melonjak ke level tertinggi sejak Juni 2025 setelah serangan militer bersama oleh AS dan Israel terhadap Iran selama akhir pekan.

Prakiraan Harga Emas: XAU/US Incar Kenaikan saat Perang Iran Meningkatkan Permintaan Safe Haven

Prakiraan Harga Emas: XAU/US Incar Kenaikan saat Perang Iran Meningkatkan Permintaan Safe Haven

Emas sedang beristirahat setelah lonjakan sebelumnya ke level tertinggi lebih dari sebulan di dekat $5.400, memulai minggu baru dengan semangat. Tema pelarian dana global menuju aset aman, menyusul serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran selama akhir pekan, meningkatkan permintaan penyimpan nilai tradisional, Emas.

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple Tertekan saat Support Utama Menghadapi Risiko Perincian

Bitcoin, Ethereum, dan Ripple Tertekan saat Support Utama Menghadapi Risiko Perincian

Harga Bitcoin, Ethereum, dan Ripple diperdagangkan pada posisi melemah di awal minggu ini pada hari Senin, setelah memperpanjang kerugian di minggu sebelumnya. BTC berada di ambang penembusan, ETH terbatasi di bawah resistance utama, dan XRP berisiko menembus garis tren.

Valas Hari Ini: Dolar AS Stabil Meskipun Sentimen Pasar Memburuk

Valas Hari Ini: Dolar AS Stabil Meskipun Sentimen Pasar Memburuk

Pasar tetap berhati-hati di awal hari Jumat, membantu Dolar AS (USD) tetap tangguh terhadap mata uang utama lainnya. Kalender ekonomi Eropa akan menampilkan data inflasi pendahuluan bulan Februari dari Jerman.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA