Group logam mulia kembali melemah tajam selama sesi perdagangan akhir pekan (30/1), dengan harga emas anjlok hampir $800 atau sekitar 13% dan perak turun 36% - menandai kerugian harian terbesar sepanjang sejarah.
Penurunan terjadi ditengah aksi profit taking menyambut hasil keputusan the Fed untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Kamis (29/1) dan bahkan pasar mengabaikan pengumuman nama Kevin Warsh sebagai Calon Ketua the Fed oleh Trump pada Jumat pagi (waktu AS).
Awal pekan ini, pasar akan menghadapi Partial Shutdown AS yang terjadi sejak 31 Januari dan pasar akan bereaksi pertama kalinya sejak pengumuman shutdown pada Sabtu.
*Key Highlights*
- Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk bulan Desember, naik sebesar 3% (YoY), angka tersebut tercatat tidak berubah dari bulan November dan namun lebih tinggi dari ekspektasi penurunan sebesar 2,7%.
- Core PPI, dilaporkan naik 3,3% YoY, berada di atas kenaikan 3% pada bulan sebelumnya dan bertentangan dengan perkiraan konsensus yang mengantisipasi penurunan menjadi 2,9%.
- Mingu lalu Federal Reserve mempertahankan Target Suku Bunga Fed (FFTR) tidak berubah pada 3,50%–3,75% pada pertemuan Januari, sebuah keputusan yang sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi pasar.
- Kebijakan the Fed saat ini, menandai pertama kalinya the Fed menahan suku bunga tidak berubah sejak Juli 2025.
- Trump mengumumkan bahwa ia memilih Kevin Warsh untuk menjadi Ketua baru bank sentral AS. Warsh dikenal sebagai tokoh yang berpandangan keras pada masa jabatannya sebelumnya sebagai Gubernur di Fed.
- Warsh diharapkan dapat membantu Trump melemahkan suku bung hingga 1%, yang dimana hal tersebut dapat semakin mendorong pasar logam mulia.
- Gubernur Fed Stephen Miran menggambarkan Warsh sebagai pilihan yang sangat baik untuk Fed, mencatat bahwa pendorong utama peningkatan PPI baru-baru ini adalah harga rumah dan biaya manajemen portofolio.
- Shutdown AS kembali terjadi dan pasar baru akan merespon berita tersebut pada Senin. Ketua DPR Mike Johnson mengatakan bahwa dibutuhkan beberapa hari sebelum paket pendanaan pemerintah diajukan untuk pemungutan suara di DPR.
- Minggu ini, pasar akan bereaksi atas Partial Shutdown AS dan bersiap untuk menghadapi serangkaian data tenaga kerja sepanjang pekan ini.
*Market Movement*
Meningkatnya volatilitas pasar keuangan global memicu aksi jual pada harga emas dan kelompok komoditas logam lainnya.
Pada Jumat (30/1), harga emas (spot) berakhir dengan kerugian tajam setelah bergejolak hampit $800 dalam sehari. Emas (spot) ditutup turun sebanyak $487.54 atau 9.07% berakhir pada level $4,889.49 per ons, setelah uji tertinggi $5,450 dan terendah $4,679.
Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak April diperdagangkan turun sebanyak $666.05 atau 12.31% berakhir pada $4,745.10 per ons di Divisi Comex.
Indeks Dolar AS bergejolak - tercatat menguat sekitar 72 pips atau 0.75% pada level 96.86.
Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan sangat volatile dan berakhir melemah, ditengah pemulihan Dolar. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan Jumat , 30 Januari 2026,
• AUDUSD : 0.69622 , -86 / -1.22%
• EURUSD : 1.18495 , -120 / -1.00%
• GBPUSD : 1.36821 , -127 / -0.92%
• NZDUSD : 0.60184 , -60 / -0.99%
• USDJPY : 154.772 , +169 / +1.10%
• USDCAD : 1.36154 , +127 / +0.94%
• USDCHF : 0.77276 , +87 / +1.14%
*Sentiment*
Minggu ini, pasar akan bereaksi atas Partial Shutdown AS dan bersiap untuk menghadapi serangkaian data tenaga kerja sepanjang pekan ini.
Pada Senin, Rangkaian data Manufaktur PMI AS akan dirilis pada pukul 22:00 WIB.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
USD/JPY Mendekati 155,00 saat BoJ Memperkuat Jalur Pengetatan Bertahap
USD/JPY bertahan setelah naik selama tiga hari, diperdagangkan di sekitar 155,20 selama perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Kenaikan pasangan mata uang ini mungkin terbatas karena Yen Jepang (JPY) tetap tenang setelah Ringkasan Pendapat Bank of Japan (BoJ) bulan Januari.
GBP/USD Bertahan Stabil di Dekat 1,3700 saat Pasar Menilai Prospek Warsh sebagai Ketua The Fed
Pasangan mata uang GBP/USD diperdagangkan dalam catatan datar dekat 1,3695 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Para pedagang mempertimbangkan seperti apa Federal Reserve (The Fed) di bawah Kevin Warsh.
Prakiraan Harga Emas: Akankah XAU/USD Pertahankan SMA 21 Hari pada Basis Penutupan Harian?
Emas telah menghentikan penurunan korektifnya, merebut kembali level $4.700 setelah menguji penawaran beli di bawah level $4.600 pada awal perdagangan sesi Asia pada hari Senin.
Bitcoin, Ethereum dan Ripple Memperdalam Aksi Jual saat Penjual Mengambil Kendali Momentum
Bitcoin, Ethereum, dan Ripple melanjutkan koreksi mereka pada hari Jumat, mencatatkan kerugian mingguan hampir 6%, 3%, dan 5%, masing-masing. BTC mendekati terendah November di $80.000, sementara ETH turun di bawah $2.800 di tengah tekanan penurunan yang meningkat.
Valas Hari Ini: Dolar AS Melonjak, Emas Merosot Mengincar Pilihan Ketua The Fed Trump
Tajuk berita politik dan geopolitik terbaru seputar Presiden AS Donald Trump mendominasi pasar pada Jumat pagi, dengan seluruh fokus tertuju pada pengumuman calon Ketua Federal Reserve (The Fed) yang dipilihnya.