Harga XAU/USD Saat Ini: $2.667,29

  • Bank Rakyat Tiongkok melanjutkan pembelian Emas setelah jeda selama enam bulan.
  • Inflasi Amerika Serikat dan pengumuman kebijakan moneter bank-bank sentral memicu kewaspadaan.
  • XAU/USD memulihkan ketenangan bullish-nya, kenaikan jangka pendek terbatas.

Spot Emas naik pada hari Senin, diperdagangkan setinggi $ 2.667,31 per ons troi selama jam-jam perdagangan Amerika. Logam mulia ini mendapatkan permintaan baru dari Tiongkok setelah People's Bank of China (PBoC) melanjutkan pembelian setelah jeda selama enam bulan. Di sisi lain, Dolar AS (USD) diperdagangkan dengan nada lembut di seluruh bursa FX karena para investor bersiap untuk pengumuman bank sentral dan data penting Amerika Serikat (AS).

AS akan mempublikasikan update inflasi pada hari Rabu dalam bentuk Indeks Harga Konsumen (IHK). Federal Reserve (The Fed) lebih memilih untuk mendasarkan keputusannya pada Indeks Harga Belanja Konsumsi Perorangan (PCE) yang lebih halus, namun dengan pengumuman bank sentral yang semakin dekat, para pelaku pasar akan sangat memperhatikan angka-angka tersebut.

Menjelang The Fed, Bank of Canada (BoC), Reserve Bank of Australia (RBA), dan Bank Sentral Eropa (ECB) juga akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter, sementara setelah The Fed, giliran Bank of Japan (BoJ) dan Bank of England (BoE).

Sementara itu, Wall Street dibuka dengan nada suram, dengan tiga indeks utama diperdagangkan di zona merah. Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah sedikit lebih tinggi.

Prospek Teknis XAU/USD Jangka Pendek

XAU/USD

Pasangan XAU/USD diperdagangkan di dekat level tertinggi dalam perdagangan hariannya, dan pembacaan teknis pada grafik harian mendukung perpanjangan naik. Pasangan ini menghabiskan hari di atas Simple Moving Average (SMA) 20 yang datar, memantul tajam dari media, biasanya merupakan tanda meningkatnya minat beli. Pada saat yang sama, SMA 100 dan 200 naik jauh di bawah SMA yang lebih pendek, memulihkan ketenangan bullish. Akhirnya, indikator-indikator tekniks memantul dari sekitar garis tengahnya, menawarkan kemiringan ke atas yang moderat sejalan dengan pembelian yang bangkit kembali baru-baru ini.

Dalam waktu dekat, dan menurut grafik 4 jam, XAU/USD juga siap untuk melanjutkan kenaikan. Para pembeli menantang para penjual yang sejajar di sekitar SMA 200 tanpa arah sementara konvergensi SMA 20 dan 100 memberikan dukungan dalam perdagangan harian. Sementara itu, indikator-indikator teknis mengarah ke utara di atas garis tengahnya, meskipun dengan kekuatan yang tidak merata.

Level-level support: 2.662,50 2.650,40 2.634,70

Level-level resistance: 2.676,30 2.690,65 2.704,35

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Emas tetap Bertahan di Bawah Tekanan saat USD Stabil Menjelang Laporan NFP AS Penting

Emas tetap Bertahan di Bawah Tekanan saat USD Stabil Menjelang Laporan NFP AS Penting

Emas (XAU/USD) turun tipis pada hari Jumat, menghentikan kenaikan beruntun selama dua hari di tengah kenaikan kecil Dolar AS (USD). Namun, komoditas ini bertahan di atas US$4.450 dan tetap dekat dengan tertinggi mingguan yang disentuh pada hari sebelumnya, karena para pedagang menunggu rilis perincian ketenagakerjaan bulanan AS yang diawasi ketat.
Rupiah Indonesia Turun saat Dolar AS Menguat meski Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Mereda

Rupiah Indonesia Turun saat Dolar AS Menguat meski Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Mereda

USD/IDR menguat setelah dua hari mengalami penurunan, diperdagangkan di sekitar 17.670 selama sesi perdagangan Asia pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini bergerak lebih tinggi karena Dolar AS (USD) mempertahankan kenaikan terbarunya setelah rebound dari pelemahan dalam perdagangan harian.
Emas Rebound di Atas US$4.450 saat Waller Redam Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed Jelang Data Tenaga Kerja AS

Emas Rebound di Atas US$4.450 saat Waller Redam Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed Jelang Data Tenaga Kerja AS

Harga Emas (XAU/USD) mendapatkan momentum ke sekitar US$4.470 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Logam mulia ini memperpanjang pemulihannya seiring meredanya prakiraan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Seluruh fokus akan tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Agustus, yang akan dirilis pada hari Jumat nanti.
Boom pembelian kembali senilai $638 Juta di kripto mungkin tidak se-bullish seperti yang terlihat

Boom pembelian kembali senilai $638 Juta di kripto mungkin tidak se-bullish seperti yang terlihat

Protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) dilaporkan menghabiskan $638 juta untuk membeli kembali token native mereka pada bulan Agustus, naik 17% dari setahun sebelumnya. Secara sekilas, tren buyback ini menunjukkan bahwa industri mata uang kripto (cryptocurrency) berkembang pesat, mengadopsi salah satu alat tertua Wall Street untuk menopang valuasi dan mendistribusikan pendapatan. Namun, judul utama menjadi kurang mengesankan setelah angka tersebut dibuka.
Valas Hari Ini: Dolar AS Mundur di Tengah Meredanya Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed, Fokus Beralih ke NFP

Valas Hari Ini: Dolar AS Mundur di Tengah Meredanya Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed, Fokus Beralih ke NFP

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 4 September: Dolar AS stabil setelah mengalami pelemahan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis. Di kemudian hari pada sesi Amerika, laporan ketenagakerjaan bulan Agustus dari AS, yang akan menampilkan Nonfarm Payrolls, Tingkat Pengangguran, dan angka inflasi upah, akan diawasi dengan cermat oleh para pelaku pasar.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA