Kombinasi Perang Dagang dan Cadangan Minyak AS Tekan Harga
Menurut Market Analyst Foreximf.com, harga minyak turun lebih dari 2% pada hari Rabu karena kenaikan persediaan minyak mentah dan bensin di AS, yang mengindikasikan lemahnya permintaan. Di samping itu kekhawatiran tentang perang dagang antara China dan AS memicu ketakutan akan lesunya pertumbuhan ekonomi China, yang merupakan konsumen minyak terbesar dunia.
Uji Area Support
Harga bergerak menguji area support yang terlihat di time frame H1. Penembusan ke bawah area support tersebut berpotensi diikuti penurunan harga yang cukup jauh.
Prediksi: WEAK OIL
Trade Plan:
|
SELL AREA |
: |
71.21 - 70.05 |
|
SL |
: |
73.53 |
|
TP1 |
: |
67.69 |
|
TP2 |
: |
64.75 |
|
TP3 |
: |
61.86 |
PEMBERITAHUAN ADANYA RESIKO Investasi Beresiko Tinggi Bertransaksi forex, indeks saham, komoditi, dan CFD memiliki resiko yang tinggi dan mungkin tidak sesuai untuk semua orang. Banyak faktor bagi seorang investor yang harus dipertimbangkan sebelum bertransaksi, seperti obyektivitas, tingkat pengalaman dan keinginan berinvestasi dengan resiko untuk setiap investor. Setiap investasi memiliki resiko yang dapat berlaku sama untuk semua jenis pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda dapat kehilangan sebagian atau seluruh investasi awal Anda akibat kerugian dari transaksi yang Anda lakukan. Nasabah harus waspada atas resiko-resiko yang berkaitan dengan perdagangan forex, indeks saham, komoditi dan CFD dan mencari petunjuk ataupun rekomendasi dari penasehat keuangan yang memiliki kompetensi apabila nasabah memiliki keraguan.
Analisa dan Laporan Pasar oleh FOREXimf.com Opini, berita, riset, analisa, harga atau informasi yang terkandung dalam situs ini disediakan sebagai komentar pasar secara umum. Karena itu FOREXimf.com tidak berkewajiban atas adanya kegagalan komunikasi yang disebabkan distorsi atau keterlambatan karena adanya masalah dengan kekuatan sinyal, penerimaan, routing dan konfigurasi peralatan pada saat transaksi dilakukan melalui internet dari pihak nasabah. Resiko Online Trading Ada beberapa resiko yang berhubungan dengan penggunaan sistem transaksi yang berbasis internet, termasuk tetapi tidak terbatas pada, kegagalan perangkat keras, perangkat lunak dan koneksi internet.
FOREXimf.com tidak berkewajiban atas adanya kegagalan komunikasi yang disebabkan distorsi atau penundaan yang dikarenakan masalah-masalah dengan kekuatan sinyal, penerimaan, pembagian alur dan konfigurasi peralatan pada saat transaksi melalui internet dari sisi nasabah. Apabila terdapat kegagalan dalam sistim yang dikarenakan suatu kejadian, FOREXimf.com berhak melakukan back-up terhadap sistem dan perencanaan atas kemungkinan yang dapat terjadi untuk memastikan bahwa kegagalan tidak akan berpengaruh terhadap kemampuan nasabah dalam bertransaksi dalam cara apapun. Keakuratan Informasi Isi dari situs ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan dan tersedia hanya untuk satu tujuan yaitu membantu nasabah membuat keputusan yang independen. FOREXimf.com telah mengambil langkah pendekatan yang sangat beralasan untuk memastikan keakuratan informasi yang ada didalam situs. Walapun begitu, FOREXimf.com tidak akan menerima kewajiban atas kehilangan atau kerusakan yang dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung dari isi, kegagalan mengakses situs, keterlambatan atau terputusnya transmisi, kegagalan menerima notifikasi melalui situs ini. Distribusi Situs website tidak digunakan untuk distribusi atau digunakan oleh seseorang di negara manapun dimana distribusi atau penggunaannya akan melanggar peraturan atau hukum domestik yang berlaku. Tidak semua layanan atau investasi yang ditujukan ke situs ini tersedia disemua negara dimana syarat-syarat tersebut untuk layanan atau investasi seperti ini berlawanan dengan peraturan atau hukum domestik. Adalah tanggungjawab dari pengunjung situs ini untuk mengetahui dan mematuhi persyaratan tersebut dengan peraturan atau hukum domestik dimana peraturan tersebut berlaku. Resiko Pasar dan Online Trading Platform transaksi menyediakan masukan order yang rumit dan pelacakan order. Semua kegiatan stop-loss, limit dan order entry (masukan) dijamin dan dipastikan tidak akan ada kesalahan, KECUALI dalam kondisi pasar yang sedang hectic. Transaksi secara online senyaman atau seefisien apapun, tidak selalu mengurangi resiko terkait dengan transaksi mata uang. Semua kuotasi dan transaksi selalu berdasarkan Syarat dan Kondisi dari Perjanjian Nasabah yang dapat diakses melalui situs ini.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Tetap Lemah setelah Data Neraca Perdagangan Tiongkok
AUD/USD turun sedikit setelah dua hari mengalami kenaikan, diperdagangkan di sekitar 0,7060 selama perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Pasangan mata uang ini mencatat penurunan saat Dolar Australia (AUD) bergerak sedikit setelah rilis data Neraca Perdagangan Tiongkok.
WTI Pulih Mendekati $86,50 saat Selat Hormuz Tetap Ditutup
West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $86,40 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Harga WTI menghadapi volatilitas ekstrem setelah lonjakan besar ke dekat $120 per barel di sesi sebelumnya.
Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Melacak Relief Rally di Pasar Global, Fokus pada Perang Iran
Emas menemukan permintaan baru, membangun rebound sebelumnya dalam upaya lain untuk mendapatkan kembali batas $5.200 pada hari Selasa. Pembeli Emas kembali mengambil alih, memanfaatkan relief rally yang terlihat di seluruh pasar keuangan saat lonjakan harga Minyak mereda.
USD/JPY Tetap Lemah di Bawah 158,00 saat PDB Kuartal IV Jepang yang Direvisi Meningkatkan JPY
USD/JPY tetap melemah di bawah 158,00 di sesi Asia pada hari Selasa, setelah lonjakan kuat pada hari Senin ke level tertinggi baru multi-bulan. Revisi ke atas untuk angka pertumbuhan PDB Kuartal IV Jepang mendukung Yen Jepang di tengah kekhawatiran intervensi. Selain itu, harapan untuk resolusi perang Iran mengurangi status Dolar AS sebagai mata uang cadangan global dan bertindak sebagai penghalang bagi pasangan mata uang ini.
Valas Hari Ini: Dolar AS Kehilangan Momentum saat Volatilitas Minyak Mengguncang Pasar Global
Berita bahwa beberapa negara telah mengurangi produksi Minyak menghantam pasar keuangan pada hari Senin saat produsen-produsen Minyak mengklaim mereka tidak dapat mengekspor melalui Selat Hormuz di tengah ancaman dari Iran.
