Dollar AS tembus rekor tertinggi baru ssejak 18 bulan terakhir, mencapai 102 - melawan grafitasi atas meredanya harapan pasar atas kenaikan suku bunga Oktober.
Apa yang terjadi ?
Dollar AS dan emas menjadi asset yang paling diburu saat ini, namun kenaikan emas terbatas karena Dolar yang terlalu kuat.
Semua ini terjadi akibat penghentian ekspor bahan bakar oleh Tiongkok dan laporan Pentagon mengenai pengerahan gugus tugas kapal induk ketiga.
*Key Highlights*
- Dolar AS diperdagangkan mencapai 102. Kekhawatiran geopolitik yang lebih luas dan lebih buruk yang memicu pasar berburu safehaven pada emas dan Dollar. Sehingga keduanya sama-sama menguat.
- Baru-baru ini, China menghentikan ekspor bahan bakar - alasanya karena Beijing berupaya menstabilkan pasokan bahan bakar, dimulai dari dalam negeri Kilang-kilang China.
- Disisi lain, ini menjadi mimpi buruk pada negara importir minyak. Penghentian ini terjadi kurang dari seminggu setelah Presiden Trump meminta Presiden Xi di Washington untuk membantu menstabilkan pasokan bahan bakar global.
- Harga minyak menguat menyusul keputusan Tiongkok. Prospek kenaikan lebih tinggi diperkirakan masih akan terjadi hingga seiring dengan dampak jangka panjang terkait pemulihan pasokan global.
- Pada Jumat (2/10), focus pasar akan tertuju pada laporan Utama tenaga kerja Amerika. Volatilitas pasar diperkirakan akan sangat tinggi, menyusul beberapa peristiwa geopolitik perdagangan Tiongkok.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Kamis (1/10), Harga emas menguat atas dorongan safehaven - meskipun kenaikan terbatas karena Dollar juga menguat secara signifikan. Berikut adalah penutupan harga emas dan silver pada Kamis (2/10) pada pukul 04:00 WIB:
• XAUUSD : $4,177.76 , +$20.00 / +0.48%
• GOLD FUTURES : $4,202.30 , +$15.60 / +0.37%
• XAGUSD : $60.965 , +$0.575 / +0.95%
Harga minyak berakhir naik pada level $92 per barrel akibat kekhawatiran passokan minyak global. Berikut adalah penutupan harga minyak pada Kamis (1/10) pada pukul 04:00 WIB:
• OIL (SPOT) : $91.94 , +$2.49 / +2.78%
• WTI : $92.87 , +$2.45 / +2.71%
• BRENT : $102.31 , +$4.28 / +4.37%
• NGAS : $3.0310 , -$0.054 / -1.75%
Indeks Dolar AS capai rekor tertinggi baru dalam 18 bulan pada 102.00. Geopolitik dan Probabilitas kenaikan suku bunga the Fed adalah kunci utama Dollar minggu ini. Berikut adalah penutupan pasar matauang pada Kamis (1/10) pada pukul 04:00 WIB:
• AUDUSD : 0.69286 , -14 / -0.20%
• EURUSD : 1.12405 , -88 / -0.78%
• GBPUSD : 1.31908 , -70 / -0.52%
• NZDUSD : 0.56044 , -28 / -0.50%
• USDJPY : 158.050 , +67 / +0.42%
• USDCAD : 1.42206 , -10 / -0.07%
• USDCHF : 0.83077 , -48 / -0.57%
• USDCNH : 6.71266 , +42 / +0.06%
*Sentimen*
Pada Jumat (2/10), focus pasar akan tertuju pada laporan Utama tenaga kerja Amerika. Volatilitas pasar diperkirakan akan sangat tinggi, menyusul beberapa peristiwa geopolitik perdagangan Tiongkok.
Analisa Terkini
Pilihan Editor
Dolar Australia Melemah saat Dolar AS Mendapat Dukungan dari Kekhawatiran terhadap Inflasi
Valas Hari Ini: NFP AS Menjadi Sorotan Utama
Prakiraan Harga Emas: Nonfarm Payrolls AS Penting untuk Pergerakan Besar XAU/USD berikutnya
Emas telah kembali ke zona merah di perdagangan sesi Asia pada hari Jumat setelah gagal dalam beberapa upaya untuk merebut kembali US$4.200. Para pedagang kini menantikan data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan September, yang dapat secara signifikan mengubah ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan Oktober, dengan dampak besar terhadap valuasi Dolar AS (USD) dan pergerakan besar berikutnya pada Emas.
Prakiraan Harga Pepe: PEPE mempertahankan pemulihan ringan dengan dukungan ritel yang kuat
Valas Hari Ini: NFP AS Menjadi Sorotan Utama
Dolar AS (USD) melanjutkan penguatannya pada hari Kamis, diperdagangkan di level-level yang terakhir terlihat pada awal April 2025 seiring dengan peningkatan tajam dalam sentimen seputar Dolar AS, ketidakpastian geopolitik, dan kekhawatiran yang kembali muncul terhadap ekonomi Prancis.