Pound Inggris Turun versus Yen Jepang saat Pembeli Tunggu Pembaruan Kebijakan BoE dan BoJ
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- GBP/JPY menarik penjual baru karena kenaikan permintaan USD terlihat membebani GBP.
- Kesenjangan suku bunga yang lebar antara Inggris-Jepang membuat para pembeli JPY tetap defensif dan seharusnya mendukung pasangan mata uang ini.
- Para pedagang saat ini menantikan keputusan suku bunga BoE untuk mendapatkan dorongan baru menjelang BoJ pada hari Jumat.
Pasangan mata uang GBP/JPY kesulitan melanjutkan pemulihan solid pada hari sebelumnya dari area 217,15, atau level terendah dua pekan, dan kembali menghadapi tekanan jual selama sesi Asia hari Kamis. Harga spot saat ini diperdagangkan sedikit di atas level psikologis 218,00, turun kurang dari 0,15% pada hari ini. Namun, potensi penurunan tampak terbatas karena para pedagang menantikan keputusan penting suku bunga Bank of England (BoE).
Bank sentral diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil karena tekanan inflasi domestik masih terlihat terkendali meskipun latar belakang harga energi volatil. Faktanya, Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) umum Inggris turun ke level terendah 15 bulan di 2,6% pada bulan Juni. Namun demikian, inflasi masih berada di atas target 2% BoE. Oleh karena itu, para pedagang akan mencari petunjuk mengenai jalur kebijakan ke depan di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga seperempat poin pada bulan November dan satu lagi pada bulan Maret 2027. Prospek tersebut, pada gilirannya, akan memainkan peran penting dalam mendorong Pound Inggris (GBP) dan memberikan dorongan yang berarti bagi pasangan mata uang GBP/JPY.
Menjelang risiko acara bank sentral yang penting, kenaikan permintaan Dolar AS (USD) yang cukup baik memberikan tekanan pada GBP. Selain itu, para pedagang tetap sangat waspada di tengah spekulasi bahwa otoritas Jepang akan turun tangan untuk menopang Yen Jepang (JPY), yang dipandang sebagai faktor lain yang membebani pasangan mata uang GBP/JPY. Namun, para pembeli JPY tampaknya ragu-ragu di tengah kesenjangan yang lebar dalam biaya pinjaman Jepang dan ekonomi besar lainnya, termasuk Inggris. Hal ini membuat apa yang disebut carry trade tetap aktif, yang, bersama dengan risiko ekonomi yang berasal dari krisis Timur Tengah, menguntungkan para penjual JPY.
Latar belakang fundamental mengindikasikan bahwa jalur yang paling mungkin bagi GBP/JPY masih mengarah ke atas, sehingga setiap penurunan lanjutan kemungkinan akan menarik minat beli. Oleh karena itu, pelaku pasar sebaiknya menunggu tekanan jual yang kuat dan berkelanjutan sebelum mengantisipasi berlanjutnya koreksi dari level tertinggi sejak Januari 2008 yang dicapai pada awal bulan ini. Meski demikian, para pembeli kemungkinan enggan memasang taruhan agresif menjelang keputusan kebijakan Bank of Japan (BoJ) pada hari Jumat.
Indikator Ekonomi
Keputusan Suku Bunga BoE
Bank of England (BoE) mengumumkan keputusan suku bunganya di akhir delapan pertemuan terjadwalnya per tahun. Jika BoE bersikap agresif terhadap prospek inflasi ekonomi dan menaikkan suku bunga, biasanya hal itu akan berdampak bullish bagi Pound Sterling (GBP). Demikian pula, jika BoE bersikap dovish terhadap ekonomi Inggris dan mempertahankan suku bunga tidak berubah, atau memangkasnya, hal itu dianggap bearish bagi GBP.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Kam Jul 30, 2026 11.00
Frekuensi: Tidak teratur
Konsensus: 3.75%
Sebelumnya: 3.75%
Sumber: Bank of England
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.