fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Valas Hari Ini: Perhatian Beralih ke ECB dan IHP AS

Dolar AS (USD) bergerak dalam kisaran bearish pada hari Rabu, mengumpulkan sedikit momentum tak lama setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan pembelian kembali hingga $6 Miliar dalam obligasi Treasury AS bertenor 10 hingga 20 tahun. Selain itu, para trader tetap cukup skeptis terkait ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah, dan justru kembali fokus pada rilis data inflasi AS yang akan segera diumumkan pada hari Jumat.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 10 September:

Indeks Dolar AS (DXY) tetap berada di bawah level 99,00, turun tipis pada hari ini meskipun imbal hasil Treasury AS rebound di seluruh kurva, terutama setelah pengumuman Departemen Keuangan AS. Harga Produsen akan menjadi sorotan utama, diikuti oleh Klaim Tunjangan Pengangguran Awal, Penjualan Rumah Lama (Existing Home Sales), Persediaan Grosir, dan laporan mingguan EIA tentang persediaan minyak mentah AS.

EUR/USD mempertahankan bias bid-nya tanpa tantangan, naik ke puncak beberapa hari di atas 1,1650. ECB secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin. Selain itu, Tingkat Inflasi final Jerman akan dirilis.

GBP/USD telah meninggalkan aksi harga yang tidak meyakinkan pada hari Selasa dan melanjutkan pergerakan naiknya, mencapai puncak beberapa hari di sekitar 1,3570. RICS House Price Balance akan menjadi satu-satunya rilis di seberang Channel.

Tidak ada jeda bagi tren penurunan USD/JPY, yang menambah penurunan pada hari Selasa dan kembali menguji wilayah 153,00, atau terendah tujuh bulan. Angka Investasi Obligasi Asing mingguan akan dirilis, diikuti oleh pidato dari Masu dari BoJ.

AUD/USD mencatat level tertinggi baru di sekitar 0,7240, level yang terakhir terlihat pada awal Mei. Berikutnya yang akan dirilis di Oz adalah publikasi Consumer Inflation Expectations yang dilacak oleh Melbourne Institute.

WTI sempat mendekati level tertinggi empat bulan di dekat level US$97,00 per barel, selalu didorong oleh efervescence yang terus berlanjut dalam krisis AS-Iran-Hormuz.

Emas berhasil mengesampingkan tiga penurunan harian berturut-turut, merebut kembali area di atas level US$4.400 per troy ons di tengah sikap Dolar AS yang sedikit tertekan, kegelisahan geopolitik yang berlanjut, dan kehati-hatian umum menjelang rilis IHK AS.



Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.