Valas Hari Ini: Klaim mingguan dan Jasa ISM menjaga fokus pada ekonomi riil
| |terjemahan otomatisLihat Artikel AsliDolar AS (USD) diperdagangkan dengan sangat volatil pada hari Rabu, selalu di tengah-tengah ketegangan yang tak kunjung reda dari krisis AS-Iran, spekulasi atas satu lagi intervensi Valas oleh otoritas Jepang dan taruhan atas apa pun yang mungkin dilakukan atau tidak dilakukan The Fed dalam beberapa bulan ke depan.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Kamis, 3 September:
Indeks Dolar AS (DXY) mempertahankan nada yang berayun di kisaran 99,50-99,60 pada hari Rabu, kembali berada di bawah tekanan turun baru segera setelah menyentuh puncak tiga minggu baru lebih awal pada hari itu. Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan akan dirilis, diikuti oleh PMI Jasa ISM, hasil Neraca Perdagangan, Biaya Tenaga Kerja per Unit kuartalan dan pidato dari Waller dan Hammack dari The Fed.
EUR/USD diperdagangkan dengan bias turun ringan, melemah sedikit namun berhasil memantul dari posisi terendah dua minggu di dekat 1,1570. Berikutnya yang akan menjadi perhatian di Euroland adalah PMI Jasa S&P Global akhir di Jerman dan zona euro bersama dengan Harga Produsen di blok tersebut.
GBP/USD tidak dapat mempertahankan penembusan di atas rintangan 1,3500, mundur hingga serendah di sekitar 1,3470, tempat pasangan mata uang ini tampaknya telah menemukan beberapa rintangan untuk saat ini. Pada agenda Inggris, semua perhatian akan tertuju pada publikasi PMI Jasa S&P Global akhir.
USD/JPY turun tajam, sempat menembus SMA 200 hari utamanya di dekat 158,40, di tengah meningkatnya pembicaraan pasar tentang intervensi Valas lain oleh BoJ/Kemenkeu untuk mendukung Yen. PMI Jasa S&P Global akhir akan dirilis berikutnya, bersama dengan angka Investasi Obligasi Asing mingguan.
AUD/USD dengan cepat meninggalkan penurunan hari Selasa, melanjutkan bias naiknya dan melaju melewati 0,7170. Berikutnya yang patut dicatat di Oz adalah PMI Jasa S&P Global akhir, diikuti oleh hasil Neraca Perdagangan dan pidato dari Jones, Hunter dan Brischetto dari RBA.
Tidak ada jeda bagi momentum kenaikan pada harga WTI. Memang, kali ini komoditas tersebut melampaui level US$92,00 per barel untuk mencapai puncak baru enam minggu di tengah meningkatnya kekhawatiran pada trifecta AS-Iran-Hormuz.
Emas menunjukkan beberapa tanda kehidupan, berhasil berbalik arah dan naik tajam ke batas level US$4.400 per troy ons. Memang, logam mulia ini telah mematahkan penurunan multi-hari yang telah berlangsung sejak puncak Agustus di dekat patokan US$4.700. Kerugian moderat pada Greenback dan imbal hasil obligasi Treasury AS yang beragam juga menyertai kenaikan harian tersebut.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.