Valas Hari Ini: Fokus Beralih ke Nonfarm Payrolls AS
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliDolar AS (USD) membukukan kenaikan yang layak, cukup untuk mempertahankan optimisme tidak berubah sejauh ini tahun ini. Sementara itu, para pelaku pasar tetap berhati-hati menjelang rilis laporan pasar tenaga kerja AS yang krusial di akhir minggu.
Berikut adalah yang perlu diperhatikan pada hari Jumat, 9 Januari:
Indeks Dolar AS (DXY) membangun kenaikan terbaru dan melampaui SMA 200-hari utamanya, sekaligus menggoda level 99,00, atau puncak multi-minggu. Nonfarm Payrolls akan menjadi sorotan utama yang diikuti oleh data Sentimen Konsumen U-Mich pendahuluan dan pernyataan Pejabat The Fed, Kashkari dan Barkin.
EUR/USD semakin melanjutkan pergerakan bearish-nya, kali ini menguji SMA 55-hari interim di dekat 1,1640. Neraca Perdagangan dan Produksi Industri di Jerman akan menutup kalender euro bersama dengan Penjualan Ritel di seluruh Eropa dan pernyataan Pejabat ECB, Lane.
GBP/USD tetap tertekan, mundur untuk hari ketiga berturut-turut dan mengunjungi kembali kisaran 1,3420-1,3415. Selanjutnya di seberang selat adalah rilis Monitor Penjualan Ritel BRC pada 13 Januari.
USD/JPY naik sedikit, sementara melampaui batas 157,00 secara singkat dan melanjutkan tren positifnya untuk hari ketiga berturut-turut. Data Belanja Rumah Tangga akan dirilis diikuti oleh data pendahuluan Indeks Ekonomi Utama dan Bersama.
AUD/USD menyerah pada kelanjutan tekanan jual pada hari Rabu, merosot ke terendah tiga hari dan menembus di bawah support 0,6700. Data Belanja Rumah Tangga akan dirilis di Australia pada 12 Januari.
Harga patokan WTI AS menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah dua hari berturut-turut mengalami penurunan, mencatat kenaikan signifikan di dekat level $58,00 per barel saat para trader terus mengikuti perkembangan seputar Minyak Venezuela.
Harga Emas menambah kemunduran hari Rabu, mencapai terendah tiga hari dan menantang level $4.400 per troy ons di tengah Dolar AS yang lebih kuat, imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih tinggi, dan spekulasi seputar penyeimbangan ulang Indeks Komoditas Bloomberg tahunan. Harga Perak sold off, merosot ke terendah tiga hari setelah mengunjungi kembali wilayah $74,50 per ons.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.