Valas Hari Ini: Emas Melonjak Melewati $4.400 saat Krisis Venezuela Mengguncang Pasar Keuangan
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliBerikut adalah yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 6 Januari:
Selama akhir pekan, militer Amerika Serikat (AS) memasuki Venezuela, menangkap dan membawa Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan istrinya, Cilia Flores, ke New York. Menurut perkembangan terbaru, Maduro ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn dan akan menghadapi tuduhan narkoterrorisme dan kepemilikan senjata destruktif. Selain itu, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa Washington mungkin melakukan intervensi militer baru jika presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, tidak mengakomodasi tuntutannya.
Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di dekat wilayah harga 98,30, dengan para pelaku pasar mengawasi dampak intervensi AS di Venezuela terhadap harga Minyak untuk menilai potensi implikasi pasar keuangan yang lebih luas dan dampaknya ke pasar valuta asing. Harga Minyak WTI turun secara moderat di awal hari dan kini bergerak kembali menuju sekitar $58 per barel.
Harga Dolar AS Hari Ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Dolar Kanada.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | -0.03% | -0.56% | -0.38% | 0.18% | -0.26% | -0.34% | 0.00% | |
| EUR | 0.03% | -0.53% | -0.31% | 0.21% | -0.23% | -0.30% | 0.04% | |
| GBP | 0.56% | 0.53% | 0.19% | 0.74% | 0.30% | 0.23% | 0.57% | |
| JPY | 0.38% | 0.31% | -0.19% | 0.56% | 0.11% | 0.04% | 0.38% | |
| CAD | -0.18% | -0.21% | -0.74% | -0.56% | -0.44% | -0.51% | -0.18% | |
| AUD | 0.26% | 0.23% | -0.30% | -0.11% | 0.44% | -0.08% | 0.26% | |
| NZD | 0.34% | 0.30% | -0.23% | -0.04% | 0.51% | 0.08% | 0.34% | |
| CHF | -0.00% | -0.04% | -0.57% | -0.38% | 0.18% | -0.26% | -0.34% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).
AS menerbitkan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur ISM, yang tercatat di 47,9 pada bulan Desember, penurunan 0,3% dari 48,2 pada bulan November dan angka terendah tahun 2025. Data tersebut lebih lemah dari yang diprakirakan 48,3, mengirim Dolar AS (USD) lebih rendah di perdagangan sesi Amerika.
Emas memulai minggu dengan catatan bullish dan naik di atas $4.440 karena meningkatnya ketegangan geopolitik membantu XAU/USD mempertahankan posisinya di tengah serangan darat AS di Venezuela, yang mengakibatkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
EUR/USD memangkas hampir semua penurunan dalam perdagangan hariannya tetapi tetap berada di bawah tekanan jual moderat dan diperdagangkan di bawah 1,1720 pada hari Senin. Pasangan mata uang ini tetap dalam posisi tertekan karena USD mendapat keuntungan dari sentimen pasar yang hati-hati.
GBP/USD diperdagangkan di dekat tertinggi tiga setengah bulan, tidak jauh dari level 1,3550, pada perdagangan sesi Amerika pada hari Senin, saat USD mempercepat penurunannya setelah rilis PMI Manufaktur ISM bulan Desember.
USD/JPY diperdagangkan di dekat zona harga 156,30. Yen Jepang (JPY) menemukan dukungan tambahan setelah Gubernur Bank of Japan (BoJ), Kazuo Ueda, menegaskan bahwa bank sentral akan terus menaikkan suku bunga jika proyeksi ekonomi dan harga terwujud.
AUD/USD berada dalam tren positif, diperdagangkan di dekat level 0,6710 pada hari Senin, melanjutkan kenaikannya dari minggu lalu.
Melihat ke depan, estimasi pendahuluan Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) Jerman bulan Desember dijadwalkan pada hari Selasa, dengan ekspektasi inflasi naik 2,2% YoY dan 0,4% MoM. Pada hari Rabu, laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia akan dirilis bersamaan dengan HICP Zona Euro, Perubahan Ketenagakerjaan ADP, dan laporan Lowongan Kerja JOLTS AS.
(Berita ini dikoreksi pada 5 Januari pukul 19:15 GMT/6 Januari pukul 02:15 WIB menjadi GBP/USD diperdagangkan di dekat tertinggi tiga setengah bulan, bukan mencapai tertinggi lima bulan.)
Pertanyaan Umum Seputar Emas
Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.
Bank-bank sentral merupakan pemegang Emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa sulit, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli Emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dirasakan. Cadangan Emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan bagi solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton Emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini merupakan pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan Emasnya.
Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, yang keduanya merupakan aset cadangan utama dan aset safe haven. Ketika Dolar terdepresiasi, Emas cenderung naik, yang memungkinkan para investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset-aset mereka di masa sulit. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset-aset berisiko. Rally di pasar saham cenderung melemahkan harga Emas, sementara aksi jual di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.
Harga dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat dengan cepat membuat harga Emas meningkat karena statusnya sebagai aset safe haven. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya membebani logam kuning tersebut. Namun, sebagian besar pergerakan bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargakan dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah cenderung mendorong harga Emas naik.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.