fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Suku Bunga BoE Diprakirakan Tidak Diubah saat Pasar Menunggu Arahan dari Bailey

  • Bank of England diprakirakan mempertahankan suku bunga di 3,75% untuk pertemuan kelima berturut-turut pada ‘Super Thursday’.
  • Semua perhatian tertuju pada Laporan Kebijakan Moneter BoE, pembagian suara MPC, dan kata-kata Gubernur Bailey.
  • Pergerakan arah berikutnya Pound Inggris bergantung pada peristiwa BoE.

Bank of England (BoE) berada di jalur untuk mempertahankan suku bunga acuan Bank Rate tetap di 3,75% untuk pertemuan kelima berturut-turut pada hari Kamis, meskipun harga Minyak kembali melonjak pada bulan Juli dan terjadi pergantian kepemimpinan di Inggris (UK).

Dengan keputusan tanpa perubahan suku bunga secara luas diprakirakan terjadi, para pengambil kebijakan Monetary Policy Committee (MPC) terlihat akan memberikan suara 7-2 untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan kebijakan moneter bulan Juli, sama seperti yang terlihat pada bulan Juni.

Karena ini adalah "Super Thursday", Monetary Policy Report (MPR) dan risalah rapat yang akan diterbitkan bersamaan dengan pernyataan kebijakan pada pukul 11:00 GMT (18:00 WIB) akan dicermati dengan saksama untuk mencari petunjuk kebijakan baru. Konferensi pers Gubernur BoE, Andrew Bailey, akan menyusul pada pukul 11:30 GMT (18:30 WIB).

Pergerakan arah berikutnya Pound Inggris (GBP) kemungkinan akan didorong oleh pengumuman kebijakan bank sentral Inggris.

Akankah Bank of England Tetap Membuka Peluan Kenaikan Suku Bunga Tahun Ini?

Pada bulan Juni, BoE memutuskan untuk mempertahankan suku bunga setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menandatangani kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri konflik Timur Tengah, sebuah perkembangan yang menurut Gubernur Andrew Bailey membuatnya "sangat terdorong", tetapi tidak akan menghentikan inflasi Inggris untuk naik lebih lanjut.

Selanjutnya, data yang dirilis oleh Office for National Statistics (ONS) menunjukkan bahwa inflasi tahunan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Inggris bulan Juni melambat ke 2,6%, turun dari 2,8% pada bulan Mei dan di bawah ekspektasi pasar sebesar 2,7%. Perlambatan inflasi terutama disebabkan oleh de-eskalasi singkat dalam perang Iran, yang menekan harga bahan bakar sepanjang bulan Juni.

Sementara itu, pasar tenaga kerja Inggris memberikan sinyal yang beragam, dengan Tingkat Pengangguran tetap tidak berubah di 4,9% dalam tiga bulan hingga Mei, dibandingkan prakiraan naik ke 5%, dan Pendapatan Rata-Rata tahunan termasuk Bonus melambat ke 4,3% dibandingkan prakiraan naik ke 4,5%. 

Kombinasi ini dapat meredakan tekanan pada BoE untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Namun, dimulainya kembali permusuhan di Teluk pada awal Juli kembali memicu kekhawatiran inflasi di seluruh dunia ketika harga Minyak Brent naik kembali ke level $100.

Di tengah prospek inflasi yang tetap jauh di atas target 2,0% bank sentral, tanda-tanda perlambatan ekonomi, dan jalur fiskal yang berat ke depan bagi Perdana Menteri (PM) baru Inggris, Andy Burnham, BoE diprakirakan akan tetap mempertahankan retorika sikap tunggu dan lihat pada pengumuman kebijakan minggu ini.

Survei Reuters terbaru menunjukkan mayoritas responden yang kuat (58 dari 70) melihat Bank Rate di 3,75% sepanjang 2026. Sementara itu, "kurva swap mengimplikasikan pengetatan sebesar 75 basis poin (bp) ke 4,50% dalam dua belas bulan ke depan," menurut para analis di BBH. Hal ini menyoroti perbedaan antara ekspektasi para ekonom dan penilaian pasar saat ini.

Meski demikian, proyeksi inflasi dan pertumbuhan terbaru BoE dalam Monetary Policy Report juga dapat mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga di tahun ini, terutama karena risiko inflasi tetap tinggi.

Bagaimana Keputusan Suku Bunga BoE akan Berdampak pada GBP/USD?

GBP tetap berada di bawah tekanan dekat level terendah 4 minggu di sekitar 1,3300 terhadap Dolar AS (USD) di tengah optimisme yang hati-hati menyusul jeda terbaru dalam serangan antara AS dan Iran.

Jika BoE mempertahankan nada hati-hatinya dan Gubernur Bailey hanya memberikan sedikit indikasi pengetatan, sementara pembagian suara MPC sesuai ekspektasi, Pound Inggris bisa kembali berada di bawah tekanan jual. Dalam skenario tersebut, GBP/USD mungkin bergerak lebih rendah menuju area 1,3250.

Di sisi lain, jika BoE menekankan risiko inflasi persisten, merevisi lebih tinggi prakiraan inflasinya, dan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga tetap menjadi kemungkinan yang realistis di tahun ini, Sterling bisa memicu kembali reli pemulihan. Pembagian suara yang menunjukkan lebih dari dua pengambil kebijakan mendukung kenaikan suku bunga dapat menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga tahun ini, yang berpotensi mendorong GBP/USD menuju level psikologis 1,3500.

Dhwani Mehta, Analis Utama Perdagangan Sesi Asia di FXStreet, menawarkan prospek teknis singkat untuk GBP/USD: 

"Pasangan mata uang ini mempertahankan bias jangka pendek bearish karena tetap berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 50-hari, 21-hari, 100-hari, dan 200-hari yang berkumpul di sekitar 1,3360 hingga 1,3400. Relative Strength Index (RSI) 14-hari di sekitar 43 mengindikasikan momentum ke bawah lemah, tetapi tidak ekstrem, mengisyaratkan bahwa GBP/USD tetap dalam mode perdagangan ‘jual saat reli’ pada grafik harian."

Di sisi atas, resistance awal terlihat di SMA 50-hari di dekat 1,3362, diikuti oleh SMA 21-hari di 1,3373, dengan batas bearish yang lebih lebar diperkuat di dekat 1,3400, pertemuan SMA 100-hari dan 200-hari. Sebaliknya, sisi bawah terdekat dapat ditopang oleh level psikologis 1,3250, di bawahnya tren menurun baru dapat dimulai menuju level terendah 24 Juni di 1,3140," tambah Dhwani. 

Indikator Ekonomi

Keputusan Suku Bunga BoE

Bank of England (BoE) mengumumkan keputusan suku bunganya di akhir delapan pertemuan terjadwalnya per tahun. Jika BoE bersikap agresif terhadap prospek inflasi ekonomi dan menaikkan suku bunga, biasanya hal itu akan berdampak bullish bagi Pound Sterling (GBP). Demikian pula, jika BoE bersikap dovish terhadap ekonomi Inggris dan mempertahankan suku bunga tidak berubah, atau memangkasnya, hal itu dianggap bearish bagi GBP.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Kam Jul 30, 2026 11.00

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 3.75%

Sebelumnya: 3.75%

Sumber: Bank of England

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.