Prakiraan Harga GBP/JPY: SMA 50-Hari Batasi Perdagangan Sideways
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- GBP/JPY bertahan di dekat 215,00 saat para pedagang menghindari taruhan arah.
- RSI yang datar menandakan tidak ada pembeli maupun penjual yang mengendalikan momentum.
- Penembusan di atas 215,43 membuka peluang ke 216,00 dan 216,50.
GBP/JPY bertahan dengan kuat pada hari Rabu di sekitar 215,00, karena baik pembeli maupun penjual enggan membuka taruhan arah baru di tengah kekhawatiran akan intervensi baru di pasar Valas oleh otoritas AS dan Jepang untuk mengangkat Yen. Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini bergerak di bawah Simple Moving Average (SMA) 50-hari, nyaris tidak berubah.
Prakiraan Harga GBP/JPY: Prospek Teknis
GBP/JPY menghadapi level-level resistance signifikan yang membatasi kenaikannya, sehingga menghasilkan perdagangan sideways. Relative Strength Index (RSI) tetap datar di level netral 50, yang mengindikasikan kurangnya keyakinan kuat dari pembeli maupun penjual untuk mendorong pasangan mata uang ini melampaui level-level penting.
Di sisi atas, resistance utama awal berada di SMA 50-hari di 215,43, diikuti oleh 216,00. Penembusan di atas level ini akan membuka jalan ke level 216,50 dan, selanjutnya, level psikologis 217,00.
Di sisi bawah, level support pertama GBP/JPY berada di 215,00, diikuti oleh SMA 100-hari di 214,55. Di bawahnya terdapat SMA 200-hari di 212,12, di atas level terendah 7 Agustus di 211,47.
Grafik Harga GBP/JPY – Harian
Pertanyaan Umum Seputar Yen Jepang
Yen Jepang (JPY) adalah salah satu mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia. Nilainya secara umum ditentukan oleh kinerja ekonomi Jepang, tetapi lebih khusus lagi oleh kebijakan Bank Jepang, perbedaan antara imbal hasil obligasi Jepang dan AS, atau sentimen risiko di antara para pedagang, di antara faktor-faktor lainnya.
Salah satu mandat Bank Jepang adalah pengendalian mata uang, jadi langkah-langkahnya sangat penting bagi Yen. BoJ terkadang melakukan intervensi langsung di pasar mata uang, umumnya untuk menurunkan nilai Yen, meskipun sering kali menahan diri untuk tidak melakukannya karena masalah politik dari mitra dagang utamanya. Kebijakan moneter BoJ yang sangat longgar antara tahun 2013 dan 2024 menyebabkan Yen terdepresiasi terhadap mata uang utamanya karena meningkatnya perbedaan kebijakan antara Bank Jepang dan bank sentral utama lainnya. Baru-baru ini, pelonggaran kebijakan yang sangat longgar ini secara bertahap telah memberikan sedikit dukungan bagi Yen.
Selama dekade terakhir, sikap BoJ yang tetap berpegang pada kebijakan moneter yang sangat longgar telah menyebabkan perbedaan kebijakan yang semakin lebar dengan bank sentral lain, khususnya dengan Federal Reserve AS. Hal ini menyebabkan perbedaan yang semakin lebar antara obligasi AS dan Jepang bertenor 10 tahun, yang menguntungkan Dolar AS terhadap Yen Jepang. Keputusan BoJ pada tahun 2024 untuk secara bertahap meninggalkan kebijakan yang sangat longgar, ditambah dengan pemotongan suku bunga di bank sentral utama lainnya, mempersempit perbedaan ini.
Yen Jepang sering dianggap sebagai investasi safe haven. Ini berarti bahwa pada saat pasar sedang tertekan, para investor cenderung lebih memilih mata uang Jepang karena dianggap lebih dapat diandalkan dan stabil. Masa-masa sulit cenderung akan memperkuat nilai Yen terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.