Inggris Raya: Pertumbuhan Semester Kedua yang Lebih Lemah Diprakirakan – Societe Generale
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliSam Cartwright dari Societe Generale mencatat bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris Raya (UK) tumbuh 0,4% secara kuartalan pada Kuartal II 2026, terutama didorong oleh investasi bisnis dan belanja konsumen yang tetap tangguh. Investasi pada peralatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT), yang kemungkinan terkait dengan AI, telah menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan sejak Kuartal IV 2024 dan diprakirakan akan terus menopang PDB dalam jangka pendek. Namun, Cartwright memprakirakan pertumbuhan PDB melambat menjadi 0,1% secara kuartalan pada paruh kedua 2026 seiring memudarnya dukungan sementara dan meningkatnya hambatan dari sektor energi.
Pertumbuhan Terlihat Melambat di Semester II-2026
“Sejak Kuartal IV 2024, investasi pada peralatan ICT telah menyumbang 0,45 poin persentase terhadap PDB, dibandingkan dengan total kenaikan PDB sebesar 1,9%, dan kemungkinan akan terus menopang pertumbuhan dalam jangka pendek jika investasi terkait AI tetap kuat.”
“Selama beberapa tahun terakhir, pertumbuhan yang kuat pada paruh pertama biasanya diikuti oleh pertumbuhan yang lebih lemah pada paruh kedua. Dengan konflik AS–Iran yang masih belum terselesaikan, sejumlah faktor sementara yang menopang PDB Kuartal II 2026, seperti Piala Dunia dan cuaca yang menguntungkan, kemungkinan akan memudar. Selain itu, spekulasi mengenai kenaikan pajak dalam Autumn Budget berpotensi mendorong perusahaan mengambil sikap menunggu, sementara kebijakan moneter tetap restriktif dan kenaikan harga utilitas diprakirakan membebani pendapatan riil. Karena itu, kami memprakirakan pola tersebut akan kembali terulang dan pertumbuhan tetap lemah pada paruh kedua 2026.”
“Secara keseluruhan, kami memprakirakan pertumbuhan PDB rata-rata 0,1% secara kuartalan pada paruh kedua 2026, sejalan dengan prakiraan MPR Juli BoE, sehingga pertumbuhan sepanjang 2026 berada di 1,1%. Meski demikian, angka tersebut masih jauh di atas prakiraan kami sebesar 0,7% pada akhir 2025.”
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.