GBP/USD Menguat di Atas 1,3450 di Tengah Kekhawatiran Independensi The Fed yang Menekan Dolar AS
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- GBP/USD menguat ke sekitar 1,3470 di awal sesi Eropa hari Selasa.
- Kekhawatiran baru terhadap independensi The Fed melemahkan Dolar AS terhadap Cable.
- Para pedagang menunggu data inflasi IHK AS bulan Desember pada hari Selasa untuk mendapatkan dorongan baru.
Pasangan mata uang GBP/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,3470 selama awal sesi Eropa pada hari Selasa. Greenback melemah terhadap Pound Sterling (GBP) setelah ancaman Departemen Kehakiman AS untuk mendakwa Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell atas komentar yang disampaikannya kepada Kongres mengenai proyek renovasi gedung.
Powell mengatakan pada hari Minggu bahwa The Fed telah menerima panggilan dari Departemen Kehakiman terkait pernyataan yang dia buat kepada Kongres musim panas lalu mengenai pembengkakan biaya untuk proyek renovasi gedung senilai $2,5 miliar di markas bank sentral di Washington.
Dia menyebut ancaman tersebut sebagai "dalih" untuk memberikan tekanan pada The Fed agar menurunkan suku bunga. Judul ini menimbulkan kekhawatiran terhadap independensi The Fed, yang memberikan beberapa tekanan jual pada Dolar AS (USD) dan menciptakan pendorong bagi pasangan mata uang utama tersebut.
Bank of England (BoE) memangkas suku bunganya menjadi 3,75% pada pertemuan kebijakan bulan Desember dan diprakirakan akan menerapkan pengurangan lebih lanjut pada tahun 2026 seiring dengan meredanya inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja Inggris yang tetap lemah, meskipun pejabat mencatat bahwa keputusan di masa depan akan menjadi "keputusan yang lebih dekat."
Sikap dovish BoE dapat menekan Cable terhadap USD. Banyak analis percaya bahwa bank sentral Inggris akan mempertahankan suku bunga stabil pada bulan Februari, dengan pemotongan 0,25% berikutnya kemungkinan besar terjadi pada bulan Maret atau April tahun ini.
Para pedagang akan mengambil lebih banyak isyarat dari data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS bulan Desember, yang akan dirilis nanti pada hari Selasa. Angka IHK utama dan inti AS diprakirakan akan menunjukkan peningkatan sebesar 2,7% YoY pada bulan Desember. Angka-angka ini dapat memberikan beberapa petunjuk tentang jalur suku bunga AS.
Pertanyaan Umum Seputar Poundsterling
Pound Sterling (GBP) adalah mata uang tertua di dunia (886 M) dan mata uang resmi Britania Raya. Pound Sterling merupakan unit keempat yang paling banyak diperdagangkan untuk valuta asing (Valas) di dunia, mencakup 12% dari semua transaksi, dengan rata-rata $630 miliar per hari, menurut data tahun 2022. Pasangan perdagangan utamanya adalah GBP/USD, juga dikenal sebagai ‘Cable’, yang mencakup 11% dari Valas, GBP/JPY, atau ‘Dragon’ sebagaimana dikenal oleh para pedagang (3%), dan EUR/GBP (2%). Pound Sterling diterbitkan oleh Bank of England (BoE).
Faktor terpenting yang memengaruhi nilai Pound Sterling adalah kebijakan moneter yang diputuskan oleh Bank of England. BoE mendasarkan keputusannya pada apakah telah mencapai tujuan utamanya yaitu "stabilitas harga" – tingkat inflasi yang stabil sekitar 2%. Alat utamanya untuk mencapai ini adalah penyesuaian suku bunga. Ketika inflasi terlalu tinggi, BoE akan mencoba mengendalikannya dengan menaikkan suku bunga, sehingga masyarakat dan bisnis lebih sulit mengakses kredit. Hal ini umumnya positif untuk GBP, karena suku bunga yang lebih tinggi membuat Inggris menjadi tempat yang lebih menarik bagi para investor global untuk menyimpan uang mereka. Ketika inflasi turun terlalu rendah, itu merupakan tanda pertumbuhan ekonomi melambat. Dalam skenario ini, BoE akan mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga guna mempermurah kredit sehingga bisnis akan meminjam lebih banyak untuk berinvestasi dalam proyek-proyek yang menghasilkan pertumbuhan.
Rilis data mengukur kesehatan ekonomi dan dapat memengaruhi nilai Pound Sterling. Indikator-indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, serta ketenagakerjaan semuanya dapat memengaruhi arah GBP. Ekonomi yang kuat baik untuk Sterling. Tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong BoE untuk menaikkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat GBP. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, Pound Sterling kemungkinan akan jatuh
Rilis data penting lainnya untuk Pound Sterling adalah Neraca Perdagangan. Indikator ini mengukur perbedaan antara apa yang diperoleh suatu negara dari ekspornya dan apa yang dibelanjakannya untuk impor selama periode tertentu. Jika suatu negara memproduksi ekspor yang sangat diminati, mata uangnya akan diuntungkan murni dari permintaan tambahan yang diciptakan dari pembeli asing yang ingin membeli barang-barang ini. Oleh karena itu, Neraca Perdagangan bersih yang positif memperkuat mata uang dan sebaliknya untuk neraca negatif.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.