Euro menguat karena inflasi AS yang lebih lemah membebani Dolar AS
| |terjemahan otomatisLihat Artikel Asli- EUR/USD naik karena data IHK AS yang lebih lemah dari prakiraan membebani Dolar AS, mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juli.
- Indikator inflasi dan ketenagakerjaan AS melemah, dengan IHK utama turun 0,4% MoM, inflasi tahunan melambat ke 3,5%, dan rata-rata empat minggu ADP turun ke 19,75 Ribu.
- Ketua The Fed Kevin Warsh mempertahankan nada hawkish, sementara pasar juga menilai keputusan Trump untuk membatasi blokade hanya pada kapal yang terkait dengan pelabuhan Iran.
EUR/USD diperdagangkan lebih tinggi di dekat 1,1420 pada hari Selasa karena Dolar AS (USD) melemah menyusul data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari prakiraan. Pemulihan Euro masih terutama didorong oleh aksi jual Greenback secara luas, bukan oleh perkembangan Zona Euro.
Indeks Harga Konsumen (IHK) AS turun 0,4% MoM pada bulan Juni, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 0,1% dan kenaikan 0,5% pada bulan Mei. Inflasi tahunan melambat tajam ke 3,5% dari 4,2%, di bawah prakiraan pasar 3,8%. IHK inti tidak berubah secara bulanan, sementara tingkat underlying tahunan melambat ke 2,6% dari 2,9%.
Indikator ketenagakerjaan AS juga melemah, dengan rata-rata empat minggu Perubahan Ketenagakerjaan ADP turun ke 19,75 Ribu dari 21 Ribu. Data tersebut mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan Juli, sehingga memberi tekanan tambahan pada Dolar AS.
Namun, Ketua The Fed Kevin Warsh mempertahankan nada yang relatif hawkish selama kesaksiannya di depan Kongres, menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk mengendalikan inflasi yang persisten. Warsh juga menggambarkan pasar tenaga kerja AS secara umum stabil, menyoroti tingkat pengangguran yang rendah, PHK yang terbatas, dan pertumbuhan upah nominal yang solid.
Perkembangan geopolitik tetap menjadi fokus setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memberlakukan blokade penuh, tetapi hanya pada kapal yang bepergian ke dan dari pelabuhan Iran. Trump juga membatalkan usulan biaya penggantian AS sebesar 20% untuk kargo yang melintasi Selat Hormuz, menggantinya dengan perjanjian perdagangan dan investasi yang melibatkan negara-negara Teluk.
Analisis teknis jangka pendek:
Pada grafik empat jam, EUR/USD diperdagangkan di 1,1423, mempertahankan bias yang sedikit bullish karena berada di atas Simple Moving Average (SMA) 20-periode di 1,1418 dan SMA 100-periode di 1,1408. Pengelompokan rata-rata ini tepat di bawah harga spot menunjukkan adanya permintaan yang mendasari pada penurunan dangkal, sementara Relative Strength Index (RSI) di sekitar 52,7 condong sedikit positif tanpa yet menandakan kondisi jenuh beli.
Di sisi atas, resistance terdekat muncul di penghalang horizontal di 1,1434, diikuti oleh batas yang lebih kuat di 1,1446. Di sisi bawah, support awal terlihat di SMA 20-periode di 1,1418, sebelum dasar horizontal terdekat di 1,1416. Pullback yang lebih dalam akan mengekspos SMA 100-periode di 1,1408 dan level horizontal bawah di 1,1404 sebagai area permintaan kunci berikutnya.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.