Dolar Australia Menguat di Atas 0,7000 di Tengah Data Tenaga Kerja Australia yang Tangguh
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- AUD/USD menguat ke sekitar 0,7010 pada perdagangan sesi Asia hari Kamis.
- Tingkat Pengangguran Australia bulan Juni bertahan di 4,4%, seperti yang diprakirakan.
- Iran memperingatkan akan memberikan respons jika AS menindaklanjuti ancaman Trump untuk menghancurkan infrastruktur.
Pasangan mata uang AUD/USD mempertahankan posisi positif di dekat 0,7010 selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Dolar Australia (AUD) naik tipis terhadap Dolar AS (USD) menyusul data ketenagakerjaan Australia. Para pedagang akan memantau dengan seksama perkembangan seputar konflik Timur Tengah.
Data yang dirilis oleh Australian Bureau of Statistics (ABS) pada hari Kamis menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran negara itu bertahan di 4,4% pada bulan Juni. Angka tersebut sesuai dengan konsensus pasar sebesar 4,4%. Sementara itu, Perubahan Ketenagakerjaan Australia tercatat sebesar 76,3 ribu pada bulan Juni, dibandingkan kenaikan 44 ribu pada bulan Mei (direvisi dari 40,3 ribu), lebih baik dari prakiraan naik 15 ribu.
Dolar Australia menarik beberapa pembeli sebagai reaksi langsung terhadap data ketenagakerjaan tersebut. Laporan ini dipantau dengan cermat oleh Reserve Bank of Australia (RBA) saat menilai sikap kebijakan moneter yang tepat. Hasil yang lebih kuat dari prakiraan menandakan pasar tenaga kerja tangguh, sehingga mendorong sikap yang lebih hawkish dari bank sentral Australia.
Di sisi lain, konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dapat mendorong mata uang safe haven seperti Greenback dan membatasi kenaikan pasangan mata uang ini. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan pada hari Rabu bahwa Teheran akan membalas dengan tindakan serupa terhadap setiap serangan terhadap infrastrukturnya, setelah Presiden AS, Donald Trump, mengancam akan mengebom jembatan atau pembangkit listrik untuk setiap kapal yang menjadi target di Selat Hormuz.
Pertanyaan Umum Seputar Ketenagakerjaan
Kondisi pasar tenaga kerja merupakan elemen kunci untuk menilai kesehatan ekonomi dan dengan demikian menjadi pendorong utama penilaian mata uang. Tingkat ketenagakerjaan yang tinggi, atau tingkat pengangguran yang rendah, memiliki implikasi positif bagi pengeluaran konsumen dan dengan demikian pertumbuhan ekonomi, yang mendorong nilai mata uang lokal. Selain itu, pasar tenaga kerja yang sangat ketat – situasi di mana terdapat kekurangan pekerja untuk mengisi posisi yang kosong – juga dapat memiliki implikasi pada tingkat inflasi dan dengan demikian kebijakan moneter karena pasokan tenaga kerja yang rendah dan permintaan yang tinggi menyebabkan upah yang lebih tinggi.
Laju pertumbuhan upah dalam suatu perekonomian menjadi kunci bagi para pembuat kebijakan. Pertumbuhan upah yang tinggi berarti rumah tangga memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan, yang biasanya menyebabkan kenaikan harga barang-barang konsumsi. Berbeda dengan sumber inflasi yang lebih fluktuatif seperti harga energi, pertumbuhan upah dipandang sebagai komponen utama inflasi yang mendasar dan berkelanjutan karena kenaikan gaji tidak mungkin dibatalkan. Bank-bank sentral di seluruh dunia memperhatikan data pertumbuhan upah dengan saksama ketika memutuskan kebijakan moneter.
Bobot yang diberikan masing-masing bank sentral terhadap kondisi pasar tenaga kerja bergantung pada tujuannya. Beberapa bank sentral secara eksplisit memiliki mandat yang terkait dengan pasar tenaga kerja di luar pengendalian tingkat inflasi. Federal Reserve AS (The Fed), misalnya, memiliki mandat ganda untuk mempromosikan lapangan kerja maksimum dan harga yang stabil. Sementara itu, mandat tunggal Bank Sentral Eropa (ECB) adalah untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Namun, dan terlepas dari mandat apa pun yang mereka miliki, kondisi pasar tenaga kerja merupakan faktor penting bagi para pengambil kebijakan mengingat signifikansinya sebagai tolok ukur kesehatan ekonomi dan hubungan langsungnya dengan inflasi.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.