Berita dan Prakiraan Harga Pound Sterling: GBP/USD Naik Dekat 1,3365 Jelang NFP AS
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliPound Sterling Bergerak Naik terhadap Dolar AS Menjelang NFP AS
Pound Sterling diperdagangkan sedikit lebih tinggi mendekati 1,3365 terhadap Dolar AS (USD) selama perdagangan sesi Asia pada hari Jumat. Pasangan mata uang GBP/USD naik saat Dolar AS sedikit melemah menjelang data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Februari, yang akan dipublikasikan pada pukul 13:30 GMT (20:30 WIB). Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan 0,1% lebih rendah di sekitar 99,00.
Dampak dari data ketenagakerjaan resmi AS diprakirakan akan signifikan terhadap prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) karena para trader memangkas taruhan terhadap sikap dovish pada pertemuan kebijakan bulan Juli setelah rilis data Ketenagakerjaan ADP yang optimis untuk bulan Februari pada hari Rabu. CME FedWatch tool menunjukkan bahwa peluang The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan kebijakan bulan Juli telah meningkat menjadi 47,4% dari 33,4% yang terlihat seminggu sebelumnya.. Baca selengkapnya...
GBP/USD Melemah Menuju NFP
GBP/USD turun 0,2% pada hari Kamis, menetap dekat 1,3350 dalam perdagangan sesi yang tegang yang membuat pasangan mata uang ini terjepit di dekat terendah tiga bulan. Harga sempat pulih sebentar di awal hari setelah laporan bahwa Iran secara tidak langsung menunjukkan keterbukaan untuk berdialog dengan CIA, tetapi pemantulan tersebut memudar setelah para pejabat Israel dilaporkan menyarankan Washington untuk mengabaikan tawaran tersebut. Pasangan mata uang ini kini terjebak dalam kisaran ketat di sekitar moving averages harian utama, dengan kumpulan candle kecil selama tiga sesi terakhir menunjukkan ketidakpastian setelah sell-off tajam dari puncak akhir Januari di dekat 1,3870.
Kanselir Rachel Reeves menyampaikan Anggaran Musim Semi pada hari Rabu, dengan Office for Budget Responsibility (OBR) memangkas proyeksi pertumbuhan Inggris 2026 menjadi 1,1% dari 1,4% pada bulan November. OBR mencatat bahwa konflik di Timur Tengah, yang meningkat saat dokumen ini diselesaikan, "dapat memiliki dampak yang sangat signifikan pada ekonomi global dan Inggris." Tingkat pengangguran kini diprakirakan akan mencapai puncaknya di 5,3% nanti tahun ini, jauh di atas proyeksi sebelumnya 4,9%. Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga di 3,75% pada bulan Februari dengan suara tipis 5-4, dan lonjakan harga Minyak Mentah di Selat Hormuz telah secara dramatis mengubah ekspektasi suku bunga: pasar kini hanya menilai peluang 20% pemotongan suku bunga pada pertemuan BoE 19 Maret, turun dari sekitar 75% seminggu yang lalu, dengan prakiraan hanya satu pemotongan 25 basis poin untuk setahun penuh. Baca selengkapnya...
GBP/USD Merosot saat Data Tenaga Kerja AS yang Kuat Mengangkat Dolar AS
Pound Sterling (GBP) melanjutkan tren menurunnya untuk minggu ini pada hari Kamis, berkat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan data ketenagakerjaan AS yang kuat menjelang laporan Nonfarm Payrolls hari Jumat. Pada saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan di 1,3337, turun 0,25%.
Selera risiko tetap memburuk seiring dengan meningkatnya permusuhan antara AS, Israel, dan Iran yang memasuki hari keenam. Wall Street dibuka lebih rendah pada hari Kamis, sementara Greenback menguat untuk hari ketiga minggu ini, menurut Indeks Dolar AS (DXY). Baca selengkapnya...
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.