fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Pratinjau FOMC: Kenaikan Suku Bunga Sudah Diperhitungkan saat Pasar Menunggu Panduan Kebijakan

  • Pasar menetapkan probabilitas lebih dari 92% untuk kenaikan suku bunga pertama Federal Reserve sejak Juli 2023.
  • Fokus akan tertuju pada panduan ke depan The Fed dan responsnya terhadap imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun yang mencapai 5%.
  • Pasangan mata uang utama tetap berada dalam kisaran menjelang keputusan tersebut, tetapi positioning yang lebih jelas mulai terlihat pada Emas dan Perak.

Peristiwa yang paling dinanti pekan ini—dan mungkin bulan ini—akhirnya tiba. Federal Reserve dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya nanti hari ini, dan taruhannya tinggi menjelang pertemuan tersebut.

Tekanan inflasi tetap tinggi karena harga energi terus naik, dengan minyak sempat diperdagangkan di atas US$106,50 per barel sebelum melepas sebagian kenaikan tersebut. Pasar Treasury AS juga berada di bawah tekanan signifikan, dengan imbal hasil 10 tahun menyentuh 5,00% dan imbal hasil 30 tahun diperdagangkan di sekitar 5,37%, menurut Bloomberg.

Perkembangan ini telah menempatkan Federal Reserve dalam posisi yang sulit, sementara pasar sebagian besar telah memojokkan para pengambil kebijakan. Kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin kini diprakirakan secara luas, yang berarti poin utama yang diperdebatkan akan menjadi panduan ke depan The Fed dan apakah Ketua Kevin Warsh akan membuka peluang untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Dolar AS mungkin membutuhkan lebih dari sekadar kenaikan suku bunga yang diprakirakan hari ini untuk mempertahankan kenaikan terbarunya. Warsh dan Federal Reserve perlu memberikan panduan yang cukup hawkish dan memberi sinyal bahwa pengetatan lebih lanjut masih mungkin terjadi jika tekanan inflasi tetap bertahan.

Jika tidak, pasar dapat menafsirkan keputusan tersebut sebagai kenaikan yang dovish. Pernyataan kebijakan atau konferensi pers yang kurang agresif—terutama yang mengisyaratkan bahwa kenaikan hari ini mungkin hanya langkah satu kali—dapat melemahkan Dolar meskipun kenaikan suku bunga itu sendiri terjadi.

Posisi Pasar

Pasangan mata uang utama sebagian besar berada dalam mode tunggu dan lihat menjelang keputusan tersebut. EUR/USD turun 0,03% dan diperdagangkan mendekati support di sekitar 1,1530, sementara GBP/USD turun 0,05% dan mendekati support di sekitar 1,3460 menyusul rilis laporan IHK (CPI) Inggris pagi ini. Inflasi tahunan naik menjadi 3,1% pada bulan Agustus, secara umum sejalan dengan ekspektasi pasar.

Indeks Dolar AS diperdagangkan di dekat resistance signifikan di sekitar 99,345 setelah kesulitan menutup di atas batas atas saluran di sekitar 99,220.

Penembusan yang berkelanjutan di atas area ini dapat membuka peluang pergerakan menuju 100,00—level yang belum disentuh indeks sejak Juli—dan kemungkinan akan memperkuat Dolar AS di seluruh pasangan mata uang utama.

Hal ini membuat area resistance saat ini menjadi krusial menjelang keputusan The Fed. Kenaikan suku bunga yang hawkish dapat memberikan momentum yang dibutuhkan indeks untuk menembus di atas saluran dan resistance. Namun, kenaikan yang dovish dapat mendorong indeks kembali ke dalam saluran dan melemahkan Dolar.

Posisi Emas menjelang The Fed

Emas dan perak menunjukkan pergerakan yang lebih tegas menjelang pengumuman tersebut. Emas naik lebih dari 0,80% pada sesi ini, diperdagangkan di sekitar US$4.329 setelah menghadapi resistance di dekat US$4.340. Perak naik lebih dari 1%, diperdagangkan di sekitar US$64,39 setelah menemui resistance di dekat US$65,00.

Kenaikan Emas ini patut dicatat karena Dolar AS tetap kuat dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS masih tinggi—kondisi yang biasanya akan memberikan tekanan pada logam tersebut. Kenaikan ini mungkin mencerminkan posisi defensif terhadap inflasi, ketidakpastian geopolitik, atau kemungkinan pesan The Fed yang kurang agresif.

Saat ini harga diperdagangkan di dekat US$4.330 dan masih bisa melanjutkan kenaikan menuju batas atas saluran di sekitar US$4.360. Namun, para penjual akan tetap tertarik pada penurunan lebih lanjut jika Federal Reserve memberikan kenaikan suku bunga yang hawkish dan memberi sinyal bahwa pengetatan tambahan mungkin akan menyusul.

Di sisi lain, kenaikan yang dovish dapat melemahkan Dolar dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, sehingga memberi ruang bagi emas untuk menembus di atas saluran saat ini. Oleh karena itu, komunikasi The Fed akan sama pentingnya dengan keputusan suku bunga itu sendiri dalam menentukan pergerakan arah berikutnya pada Dolar dan logam-logam mulia.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.