Lee Hardman di MUFG mengamati bahwa Yen Jepang tetap berada di bawah tekanan saat USD/JPY diperdagangkan kembali di atas 160,00, dengan pasar hampir sepenuhnya memprakirakan kenaikan suku bunga BoJ pada pertemuan 16 Juni. Sebuah laporan Nikkei menyebutkan BoJ mungkin akan menaikkan suku bunga utamanya menjadi 1,00% dan menghentikan pengetatan pembelian obligasi pemerintah (JGB) mulai tahun fiskal 2027, sehingga MUFG memprakirakan Yen akan tetap lemah dalam jangka pendek.

Rencana Pengetatan BoJ dan Pelemahan Yen

"Yen terus diperdagangkan dengan posisi yang lebih lemah pada awal minggu ini setelah USD/JPY naik kembali di atas level 160,00."

"Kenaikan suku bunga BoJ pada pertemuan kebijakan yang akan datang pada 16 Juni hampir sepenuhnya sudah diprakirakan sehingga kemungkinan tidak akan memicu pembalikan signifikan dari kelemahan yen jika benar-benar dilakukan."

"Kegagalan untuk melanjutkan dan menaikkan suku bunga lagi akan memicu reaksi pasar negatif yang jauh lebih besar terhadap yen, menambah kekhawatiran investor bahwa BoJ tertinggal dalam menghadapi risiko inflasi di Jepang."

"Sebuah laporan Nikkei yang dirilis semalam menyatakan bahwa mereka telah mengetahui bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga utamanya menjadi 1,00%, dan juga mempertimbangkan untuk menghentikan pengetatan program pembelian obligasi pemerintah mulai April 2027."

"Secara keseluruhan, perkembangan terbaru ini tidak mengubah pandangan kami bahwa yen kemungkinan akan tetap lemah dalam jangka pendek sampai dampak terburuk dari kejutan harga energi mulai mereda."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua berita

Gabung Telegram

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Emas Stabil, USD Lemah Imbangi Risiko The Fed

Emas Stabil, USD Lemah Imbangi Risiko The Fed

Emas (XAU/USD) berusaha keras untuk mendapatkan traksi yang berarti pada hari Selasa dan tetap terbatas dalam kisaran sempit menjelang sesi Eropa. Dolar AS (USD) mundur dari level tertinggi lebih dari dua bulan setelah Iran dan Israel mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menghentikan serangan satu sama lain.


IHSG Melonjak 7,58% ke 5.746, Pasar Sambut Kenaikan BI Rate sebagai Sinyal Stabilitas

IHSG Melonjak 7,58% ke 5.746, Pasar Sambut Kenaikan BI Rate sebagai Sinyal Stabilitas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak tajam pada perdagangan Selasa, terdorong membaiknya sentimen pasar setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. IHSG ditutup menguat 7,58% ke 5.746, naik 404 poin dari posisi sebelumnya di 5.342. Pergerakan dalam perdagangan harian juga memperlihatkan pemulihan yang kuat.


Permintaan Risiko Meningkat karena Meredanya Ketegangan di Timur Tengah

Permintaan Risiko Meningkat karena Meredanya Ketegangan di Timur Tengah

Meski pekan dimulai dengan sentimen risk-off – setelah kembalinya permusuhan antara Iran dan Israel selama akhir pekan yang mengancam menggagalkan perundingan damai – situasi berbalik setelah pembicaraan antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Prospek XRP dan XLM: Pemulihan Rapuh karena Pedagang Memilih Sisi Bawah

Prospek XRP dan XLM: Pemulihan Rapuh karena Pedagang Memilih Sisi Bawah

Ripple dan Stellar masih berada di bawah tekanan pada hari Selasa setelah pemulihan ringan menyusul koreksi besar pada minggu sebelumnya. Posisi derivatif yang melemah, bersama dengan data on-chain yang beragam untuk XRP dan XLM, menunjukkan bahwa setiap reli pemulihan kemungkinan dianggap sebagai korektif dalam konteks bearish yang lebih luas. Data derivatif menunjukkan kecenderungan bearish.

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 9 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 9 Juni

Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Selasa, 9 Juni: Dolar AS mundur dari level tertinggi dua bulan ke sekitar 99,85 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa seiring meredanya permusuhan di Timur Tengah. Para pedagang menunggu rilis laporan inflasi Indeks Harga Konsumen AS pada hari Rabu dan data Indeks Harga Produsen pada hari Kamis untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai jalur suku bunga The Fed.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA