USD/JPY: Di Posisi Yang Licin Menuju 105,00, Catat Terendah Baru Bulanan Jelang Fed


  • USD/JPY turun ke level terendah sejak 28 Agustus karena angka-angka perdagangan Jepang menyenangkan pembeli Yen.
  • Total Neraca Perdagangan Barang Jepang mengalahkan perkiraan dan sebelumnya, Ekspor juga pulih di bulan Agustus.
  • Pengaturan ulang risiko pra-Fed mengambil petunjuk dari kegelisahan perdagangan dan update virus di tengah berita ringan.

USD/JPY memperpanjang penurunan mingguan ke 105,30, turun 0,16% intraday, saat perdagangan Rabu Tokyo dimulai. Katalis mata uang yen terbaru bisa jadi adalah angka-angka perdagangan Jepang untuk Agustus. Namun, sentimen hati-hati di pasar menjelang kebijakan moneter Federal Reserve AS dan berita negatif perdagangan dari AS dan Kanada juga menambah pelemahan pasangan ini.

Kabar baik lainnya dari Jepang…

Setelah detail Produksi Industri yang optimis pada hari Senin, kalender ekonomi Jepang menunjukkan satu lagi tanda positif bahwa ekonomi terbesar ketiga di dunia secara bertahap mengatasi pandemi virus corona (COVID-19).

Total Neraca Perdagangan Barang Jepang bulan Agustus naik ke ¥248,3 M versus konsensus pasar ¥-37,5 M dan (revisi) ¥10,9 M. Rincian lebih lanjut mengindikasikan Impor turun di bawah perkiraan -18% YoY ke -20,8 sedangkan Ekspor pulih dari -16,1% ke -14,8% pada bulan yang dilaporkan.

Kisah tentang ketidaksukaan Kanada terhadap tarif aluminium AS tampaknya menjadi pahit karena pembatasan perjalanan Ottawa-Washington diperpanjang hingga 21 Oktober versus tenggat waktu sebelumnya akhir September. Lebih lanjut, keputusan World Trade Organization (WTO) terhadap tarif Amerika pada Tiongkok dan sentimen hati-hati sebelum Fed juga membebani barometer risiko. Di tempat lain, kasus harian COVID-19 tertinggi selama tiga minggu dari Texas menghadapi harapan vaksin yang diperkuat oleh Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh.

Ketika menggambarkan suasana pasar, S&P 500 Futures dan Nikkei 225 Jepang keduanya turun mendekati 0,15% sedangkan yield Treasury AS 10-tahun melemah ke 0,674% pada saat penulisan.

Ke depan, pelaku pasar dapat mengambil petunjuk perantara dari katalis risiko dan Penjualan Ritel AS jelang pengumuman dari Federal Open Market Committee (FOMC). Ketika Fed jelas menunjukkan kesiapan untuk tetap fleksibel terhadap target inflasi, pedagang akan mencari perkiraan kuartalan untuk dorongan baru di tengah pemulihan dalam data utama baru-baru ini.

Analisis teknis

Dengan penembusan jelas garis-tren naik yang berusia 1,5 bulan, penjual diarahkan untuk menaklukkan terendah Agustus 105,10 dan menyerang angka bulat 105,00.

LEVEL-LEVEL PENTING TAMBAHAN

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 105.36
Perubahan harian hari ini -8 pips
Perubahan harian hari ini % -0.08
Pembukaan harian hari ini 105.44
 
Tren
SMA 20 Harian 106.02
SMA 50 Harian 106.22
SMA 100 Harian 106.81
SMA 200 Harian 107.81
 
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 105.82
Rendah Harian Sebelumnya 105.3
Tinggi Mingguan Sebelumnya 106.38
Rendah Mingguan Sebelumnya 105.79
Tinggi Bulanan Sebelumnya 107.05
Rendah Bulanan Sebelumnya 105.1
Fibonacci Harian 38,2% 105.5
Fibonacci Harian 61,8% 105.62
Pivot Point Harian S1 105.22
Pivot Point Harian S2 105.01
Pivot Point Harian S3 104.71
Pivot Point Harian R1 105.74
Pivot Point Harian R2 106.03
Pivot Point Harian R3 106.25

 

 

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Feed news

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

EUR/USD Tertekan Meskipun Menjauhi Terendah Dekat 1,1650

Tekanan jual di sekitar mata uang tunggal tetap tak terkendali dan menyeret EUR/USD lebih rendah ke terendah baru 2-bulan di kisaran 1,1645/40 pada hari Kamis. EUR/USD memperpanjang penurunan untuk sesi kelima berturut-turut pada hari Kamis.

Berita EUR/USD Lainnya

GBP/USD Tak Bergerak Di Atas 1,2700, Fokus Pada Pidato Bailey

GBP/USD tampaknya akan memperpanjang fase konsolidasi semalam di atas 1,2700 ke Eropa, setelah momentum pemulihan memudar di dekat wilayah 1,2775. Cable menyaksikan pergerakan harga 100-pip yang baik pada hari Rabu, awalnya jatuh ke level terendah sejak 23 Juli di 1,2674, karena investor cemas atas pemulihan ekonomi Inggris...

Berita GBP/USD Lainnya

Pratinjau Klaim Pengangguran Awal AS: Jalur Lambat Pemulihan

Kemajuan yang lambat dalam klaim pengangguran diperkirakan akan membawa pengajuan ke level terendah sejak ledakan mereka pada bulan Maret menandai awal pandemi COVID-19 di AS. Permintaan baru untuk tunjangan asuransi pengangguran diproyeksikan turun menjadi 843.000 pada minggu 18 September dari 860.000 sebelumnya.

Informasi Indikator Ekonomi Lainnya

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan sarana ini. Sarana ini mendeteksi kepadatan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Indikator Pertemuan Teknikal

Ikuti perdagangan pakar kami dengan alat Posisi Perdagangan

Temukan bagaimana posisi perdagangan kontributor khusus FXStreet (Pedagang Ritel, Pialang, dan Bank) saat ini untuk EUR/USD dan aset lainnya. Anda dapat mengklik setiap perdagangan untuk membaca analisis yang menjelaskan keputusan atau menggunakan agregat posisi untuk memahami bagaimana likuiditas didistribusikan di sepanjang skala harga.

Posisi Perdagangan

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA