Selandia Baru: RBNZ Menaikkan Suku Bunga 25 bps – UOB


Ekonom di UOB Group Lee Sue Ann mengulas pertemuan RBNZ terbaru, di mana bank sentral menaikkan OCR menjadi 0,75%.

Kutipan Utama

“Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), pada pertemuan terakhir tahun ini, memutuskan untuk menaikkan Official Cash Rate (OCR) menjadi 0,75%. Dalam siaran pers yang menyertainya, RBNZ menyatakan bahwa 'Komite setuju bahwa tetap tepat untuk terus mengurangi stimulus moneter untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung lapangan kerja berkelanjutan yang maksimal', menambahkan bahwa 'penghapusan lebih lanjut stimulus kebijakan moneter diperkirakan terjadi dari waktu ke waktu mengingat prospek jangka menengah inflasi dan lapangan kerja'.

“Kenaikan 25bps hari ini memperkuat pandangan kami bahwa pengetatan lebih lanjut kemungkinan akan terjadi dalam pendekatan yang stabil, dengan data yang masuk menjadi kunci untuk menentukan pergerakan di masa depan. RBNZ sekarang memperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 2,50% pada kuartal ketiga 2023, menurut pernyataan kebijakan moneter terbaru (November 2021). Sebelumnya, RBNZ memproyeksikan cash rate stabil di sekitar 2,00% mulai akhir 2023. Untuk saat ini, kami merasa nyaman dengan seruan kami tindak lanjut kenaikan 25bps pada Februari, Mei, Agustus, dan November, membuat OCR menjadi 1,25% pada pertengahan 2022, dan akan mencapai 1,75% pada akhir 2022.”

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Feed news

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

USD/CAD Runtuh karena NFP AS Mengecewakan Sementara Kanada Menambahkan 150 Ribu Pekerjaan

Selama sesi New York, USD/CAD jatuh setelah laporan Nonfarm payrolls AS yang suram, turun 0,46%, diperdagangkan di 1,2746 pada saat penulisan. Dalam satu jam terakhir, AS dan Kanada melaporkan angka ketenagakerjaan.

Berita USD/CAD lainnya

GBP/USD Meraih Puncak Baru Harian Setelah NPF Suram, Sulit Menemukan Penerimaan di Atas 1,3300

Pasangan GBP/USD melesat ke tertinggi baru harian sebagai reaksi terhadap data tenaga kerja AS yang suram, meskipun kesulitan memanfaatkan pergerakan atau menemukan penerimaan di atas 1,3300.

Berita GBP/USD Lainnya

Perkiraan Mingguan EUR/USD: Penjual Mencari Terendah Baru 2021

Pasangan EUR/USD mengoreksi kondisi oversold dan diperdagangkan setinggi 1,1382 tetapi tidak dapat mempertahankan kenaikannya dan mengakhiri minggu hampir tidak berubah di sekitar 1,1300. Dolar Amerika berdiri sebagai pemenang keseluruhan menuju akhir pekan, terutama lebih kuat terhadap saingan yang berimbal hasil tinggi tetapi juga lebih tinggi versus emas safe-haven.

Analisa EUR/USD Lainnya

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan Indikator Pertemuan Teknikal. Alat ini mendeteksi pertemuan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Indikator Pertemuan Teknikal

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet

Jadilah trader yang cerdas dan gunakan grafik interaktif kami yang memiliki lebih dari 1500 aset, suku bunga antar bank, dan data historis yang luas. Ini merupakan alat profesional online wajib yang menawarkan Anda platform waktu riil yang dapat disesuaikan dan gratis.

Informasi Lebih Lanjut

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA