Kekhawatiran atas Resesi dan Dampaknya pada Imbal Hasil Jangka Panjang – UOB


Kepala Strategi Pasar UOB Group Heng Koon How, CAIA, Senior Strategi Valas Peter Chia, Strategi Kurs Victor Yong, dan Strategi Pasar Quek Ser Leang menilai kekhawatiran resesi yang sedang berlangsung dan pengaruhnya terhadap imbal hasil jangka panjang.

Poin-Poin Penting

"Perdebatan Resesi versus Inflasi telah meningkat dan berubah menjadi menarik. Untuk saat ini, tampaknya kekhawatiran terhadap resesi mendominasi di tengah meningkatnya tanda-tanda perlambatan pertumbuhan. Namun, penting untuk dicatat bahwa risiko Inflasi masih jauh dari selesai dan Federal Reserve AS (The Fed) dan bank sentral global lainnya tetap berkomitmen untuk melanjutkan kenaikan suku bunga agresif mereka di bulan-bulan mendatang."

"Kami mempertahankan pandangan inti kami yang positif pada USD yang lebih kuat dan mencatat bahwa rally USD terbaru ini masih akan belanjut dan dengan kekuatan USD yang meluas lebih jauh ke dalam siklus kenaikan The Fed saat ini daripada siklus sebelumnya. Volatilitas yang meningkat dan meningkatnya kebutuhan safe haven mendukung kekuatan USD lebih lanjut."

"Dalam Valas Utama, kami menurunkan prakiraan kami untuk EUR/USD dan melihat risiko paritas untuk bulan-bulan yang tersisa di tahun ini karena krisis energi yang memburuk di Eropa dan krisis politik yang sedang berlangsung di Italia meniadakan dukungan imbal hasil dari awal siklus kenaikan suku bunga ECB. Di sisi lain, USD/JPY akhirnya melihat prospek pembentukan puncak setelah penurunan imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS."

"Terkait prospek suku bunga jangka pendek, kami terus melihat kenaikan suku bunga yang sedang berlangsung dari The Fed AS serta bank sentral lainnya dalam beberapa bulan ke depan. Dengan demikian, kenaikan suku bunga jangka pendek belum berakhir. Kami menaikkan prakiraan kami untuk akhir tahun bagi SOFR dan SORA 3 bulan masing-masing menjadi 3,30% dan 2,60% (dari sebelumnya 2,99% dan 2,29%)."

"Sedangkan untuk prospek imbal hasil jangka panjang, kekhawatiran terhadap resesi yang meningkat telah mulai meredam dan membebani imbal hasil jangka panjang. Kami menurunkan prospek UST 10-tahun dan SGS untuk akhir tahun masing-masing menjadi 3,60% dan 3,20% (dari sebelumnya 3,80% dan 3,40%). Akibatnya, sebagai hasil dari suku bunga jangka pendek yang lebih tinggi dan penurunan imbal hasil jangka panjang, inversi kurva imbal hasil dapat bertahan lebih lama selama rezim inflasi tinggi atau sampai ada bukti bahwa pengetatan kebijakan moneter telah mencapai puncaknya."

"Tekait teknikal, kami mencatat bahwa setelah penurunan imbal hasil yang besar baru-baru ini, risiko imbal hasil obligasi AS 10-tahun masih jelas berada pada sisi negatifnya; level support berikutnya yang harus dipantau berada di 2,557% dan 2,500%."

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Feed news

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Breaking: Nonfarm Payrolls AS Naik 528 Ribu di Juli Dibandingkan Perkiraan 250.000

Breaking: Nonfarm Payrolls AS Naik 528 Ribu di Juli Dibandingkan Perkiraan 250.000

Nonfarm Payrolls di AS naik 528.000 pada bulan Juli, menurut data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Jumat. Angka ini menyusul kenaikan 398.000 di Juni (direvisi dari 372.000) dan lebih baik dari ekspektasi 250.000. Tingkat Pengangguran beringsut lebih rendah ke 3,5%.

Berita Lainnya

GBP/USD Turun ke Terendah Baru Sesi Menyusul Laporan NFP yang Panas, Dua Kali Lipat dari Ekspektasi Pasar

GBP/USD Turun ke Terendah Baru Sesi Menyusul Laporan NFP yang Panas, Dua Kali Lipat dari Ekspektasi Pasar

GBP/USD turun untuk menguji terendah hari ini dalam pergerakan spontan. GBP/USD diperdagangkan di antara kotak 45 pip selama pagi London antara 1,2170 dan 1,2125 menjelang data, menetapkan kisaran untuk hari ke depan, tetapi penjual menusuk sisi bawah kotak ini dengan potensi penembusan bearish di bawah 1,2050 sekarang mungkin terjadi.

Berita GBP/USD Lainnya

Analisis NFP: Pasar tenaga kerja Amerika Sangat Panas, Hanya Inflasi Lemah yang Bisa Melengserkan Raja Dolar

Analisis NFP: Pasar tenaga kerja Amerika Sangat Panas, Hanya Inflasi Lemah yang Bisa Melengserkan Raja Dolar

Bantuan yang diinginkan, dan lebih banyak lagi – itulah yang dikatakan laporan Nonfarm Payrolls kepada pasar tentang keadaan perekrutan di Amerika. Berlawanan dengan sebagian besar laporan Nonfarm Payrolls, keputusan yang satu ini jelas – laporan yang luar biasa kuat.

Informasi NFP Lainnya

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan Indikator Pertemuan Teknikal. Alat ini mendeteksi pertemuan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Indikator Pertemuan Teknikal

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet

Jadilah trader yang cerdas dan gunakan grafik interaktif kami yang memiliki lebih dari 1500 aset, suku bunga antar bank, dan data historis yang luas. Ini merupakan alat profesional online wajib yang menawarkan Anda platform waktu riil yang dapat disesuaikan dan gratis.

Informasi Lebih Lanjut

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA