Breaking: GBP/USD Tenggelam di Bawah 1,100, Meraih Terendah Baru 37 Tahun


  • GBP/USD turun lebih dari 2%, terbebani oleh data ekonomi Inggris yang lebih buruk dari perkiraan.
  • Kebijakan moneter agresif Federal Reserve AS adalah penghambat untuk GBP/USD.
  • Aktivitas bisnis AS mengalami penurunan tetapi memberikan tanda-tanda perbaikan.
  • Keyainan konsumen dan aktivitas bisnis Inggris mengecewakan, meningkatkan kekhawatiran resesi mendalam di Inggris.

GBP/USD runtuh dari 1,1200, mengincar penembusan di bawah 1,1000, level yang terakhir terlihat pada Maret 1985, berkat sentimen pasar yang suram, didorong oleh pengetatan bank sentral di seluruh dunia untuk meredam tekanan harga. GBP/USD diperdagangkan di 1,0965, lebih dari 2% di bawah harga pembukaan, setelah mencapai tertinggi harian 1,1273.

Mengingat latar belakang Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 75 bp pada hari Rabu dan mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut akan terjadi, kekhawatiran investor semakin meningkat bahwa hal itu akan merugikan pendapatan perusahaan dan mungkin membuat ekonomi AS masuk ke dalam resesi. Sementara itu, aktivitas bisnis AS pada bulan September menyusut, seperti yang dilaporkan oleh S&P Global, meskipun mengedipkan beberapa tanda pemulihan.

IMP Manufaktur S&P tumbuh lebih besar dari estimasi 51, sementara indeks Jasa melonjak ke 49,2 tetapi tidak mencapai wilayah ekspansi. Akibatnya, Indeks Komposit bertahan di bawah 49, di wilayah kontraksi, tetapi di atas perhitungan.

Selain data AS, di Inggris, keyakinan konsumen GfK menunjukkan bahwa rumah tangga merasa "jengkel" dengan inflasi dua digit Inggris. Indeks GfK turun ke rekor terendah -44, level yang terakhir terlihat pada 1974.

Kemudian, S&P Global mengungkapkan IMP Inggris untuk bulan September, di mana Indeks Komposit turun dari 49,6 di Agustus ke 48,4, menyalakan kembali kekhawatiran resesi. "Kesengsaraan ekonomi Inggris semakin dalam pada bulan September karena penurunan aktivitas bisnis mengindikasikan bahwa ekonomi kemungkinan akan mengalami resesi," kata Chris Williamson, kepala ekonom bisnis di S&P Global.

Selanjutnya, Indeks Jasa turun ke 49,2 dari 50,9 di Agustus, sementara IMP Manufaktur melambung dari 47,3 ke 48,5

GBP/USD sejauh ini telah melanjutkan penurunannya pada siang hari, mencapai 1,0985 untuk pertama kalinya sejak 1985, membuka kemungkinan pengujian ulang terendah Maret di 1,0545.

Grafik Per Jam GBP/USD

GBPUSD

level-level teknis GBP/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.0946
Perubahan harian hari ini -0.0313
Perubahan harian hari ini % -2.78
Pembukaan harian hari ini 1.1259
 
Tren
SMA 20 Harian 1.1519
SMA 50 Harian 1.1828
SMA 100 Harian 1.206
SMA 200 Harian 1.2666
 
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 1.1364
Rendah Harian Sebelumnya 1.1212
Tinggi Mingguan Sebelumnya 1.1738
Rendah Mingguan Sebelumnya 1.1351
Tinggi Bulanan Sebelumnya 1.2294
Rendah Bulanan Sebelumnya 1.1599
Fibonacci Harian 38,2% 1.127
Fibonacci Harian 61,8% 1.1306
Pivot Point Harian S1 1.1193
Pivot Point Harian S2 1.1126
Pivot Point Harian S3 1.104
Pivot Point Harian R1 1.1345
Pivot Point Harian R2 1.1431
Pivot Point Harian R3 1.1497

 

 

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Feed news

Berita Terkini


Berita Terkini

Pilihan Editor

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Berosilasi di Sekitar $1.710,00, NFP AS Diawasi

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Berosilasi di Sekitar $1.710,00, NFP AS Diawasi

Harga emas (XAU/USD) telah tergelincir sedikit setelah menghadapi barikade sekitar $1.715,00 di sesi Tokyo. Logam mulia ini diperkirakan akan tergelincir lebih jauh mendekati $1.700,00 karena imbal hasil melayang pada level tertinggi di tengah komentar hawkish dari para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed). 

Berita Emas Lainnya

USD/JPY melihat Pembentukan di Atas 145,00 di Tengah Meningkatnya Ketegangan Jepang-Korea Utara

USD/JPY melihat Pembentukan di Atas 145,00 di Tengah Meningkatnya Ketegangan Jepang-Korea Utara

Pasangan USD/JPY berosilasi di atas rintangan penting 145,00 dan diprakirakan akan bertahan di atas level yang sama dengan menggeser profil lelangnya lebih tinggi. 

Berita USD/JPY Lainnya

Pratinjau Nonfarm Payrolls September AS: Menganalisis Reaksi Emas terhadap Kejutan NFP

Pratinjau Nonfarm Payrolls September AS: Menganalisis Reaksi Emas terhadap Kejutan NFP

Secara historis, seberapa besar dampak laporan pekerjaan AS terhadap valuasi emas? Dalam artikel ini, kami menyajikan hasil dari sebuah studi di mana kami menganalisis reaksi pasangan XAUUSD terhadap 26 NFP sebelumnya*.

Informasi NFP Lainnya

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan Indikator Pertemuan Teknikal. Alat ini mendeteksi pertemuan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Indikator Pertemuan Teknikal

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet

Ikuti pasar dengan Grafik Interaktif FXStreet

Jadilah trader yang cerdas dan gunakan grafik interaktif kami yang memiliki lebih dari 1500 aset, suku bunga antar bank, dan data historis yang luas. Ini merupakan alat profesional online wajib yang menawarkan Anda platform waktu riil yang dapat disesuaikan dan gratis.

Informasi Lebih Lanjut

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA