Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin di level 4330.48, setelah sempat tertekan jauh hingga menyentuh level 4267.10. Pelemahan yang terjadi tidak bisa dilepas dari reaksi pasar atas ketidakpastian di Timur Tengah dan meningkatnya prakiraan kenaikan suku bunga AS. 

Pelemahan yang terjadi pada Dolar AS dari level tertinggi lebih dari dua bulan setelah setelah Iran dan Israel pada Senin menyatakan telah menghentikan aksi saling serang, menyusul desakan dari Presiden AS Donald Trump. Dengan meredanya ketegangan geopolitik tersebut mengurangi permintaan terhadap aset safe haven berbasis dolar dan memberi ruang penguatan bagi Emas. walaupun pasar masih menahan diri untuk mengambil posisi agresif, dan tetap menunggu lebih lanjut mengenai keberlanjutan de-eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pernyataan Predisen AS, Donald Trump yang menegaskan bahwa setiap kesepakatan harus mencegah Iran memiliki senjata nuklir, sementara Iran menuntut pengakuan kedaulatan, kendali atas Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan pembebasan aset yang dibekukan. Perbedaan pendapat ini membuat resiko geopolitik tetap tinggi, sehingga berpotensi menopang Dolar AS sebagai safe haven dan membatasi kenaikan harga Emas

Pergerakan Emas masih tertahan oleh semakin meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga menjelang akhir tahun. Data dari FedWatch Tool CME Group, menyatakan bahwa pasar kini memperkirakan peluang sekitar 70% untuk kenaikan suku bunga pada Desember.

Sikap hawkish The Fed diperkirakan tetap menahan pelemahan Dolar AS dan membuat pemulihan Emas cenderung terbatas. Namun, aksi ambil untung pada posisi long USD menjelang rilis data IHK AS hari Rabu dapat memberi ruang tambahan bagi kenaikan XAU/USD.

Emas membuka perdagangan selasa dengan bergerak sangat terbatas pada sesi Asia, setelah gagal melanjutkan pemulihan dari area $4.267–$4.268 dimana ini merupakan level terendah sejak 23 Maret dan bertahan di atas level 4300.000

Fokus pasar masih terkunci pada perkembangan konflik AS–Iran serta meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang terus menjadi pendorong utama sentimen global. Di sisi lain, Pasar sangat terfokus pada rilis data Inflasi yang akan dikeluarkan rabu besok. Data fundamental yang harus diperhatikan hari ini Adalah rilis Penjualan Rumah Lama (Mei) yang akan dirilis pada pukul 21.00 WIB.

Analisa Teknikal XAU/USD

Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD masih memilki peluang untuk melanjutkan penguatan walaupun memperoleh tekanan pergerakan selama memasuki sesi asia. Reli penguatan diperkirakan akan terjadi dan terus mempertahankan posisi diatas level 4300.00. Emas terus berusaha agar tetap berada di atas zona tersebut selama perdagangan hari ini.

Walaupun demikian, XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga. Pasar saat ini masih tetap berada dalam tendensi bearish dan tetap “wait and see”, dimana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kejelasan arah. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4330.48. Sempat melemah hingga menembus level 4311.84, XAU/USD kembali mencoba untuk menguat dan kembali menguat hingga menembus level 4342.91.

Pergerakan XAU/USD masih dibayangi tekanan akibat geopolitik yang tidak menentu di Timur Tengah dimana hal ini membuat semakin meningkatnya ekspektasi inflasi kedepan, namun ruang untuk koreksi naik tetap terbuka. Di tengah volatilitas yang tinggi dan bias pelemahan, potensi rebound intraday masih bisa muncul. Untuk pergerakan selanjutnya, harga cenderung menanti katalis baru sebelum mencatat pergerakan yang lebih impulsif pada sesi perdagangan hari ini.

Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4286.53 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4267.10. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4298.89.

Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4405.81. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4370.00 dan terus menguat hingga menembus level 4380.54.

 

Trading Plan

Range XAU/USD: 4267.73 - 4352.33

S1 = 4286.53

S2 = 4267.10

R1 = 4380.54

R2 = 4405.81

Informasi serta prediksi yang terkandung dalam artikel ini adalah opini yang kami berikan untuk Anda, oleh karena itu diharapkan agar Anda tetap melakukan analisa dan menjadikan opini ini sebagai landasan untuk menganalisa serta melakukan transaksi dalam setiap perdagangan yang dilakukan. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian serta kesalahan perdagangan yang timbul dari penggunaan artikel ini. Harap diperhatikan bahwa analisa yang paling terbaik adalah analisa yang dimiliki oleh Anda sendiri. Salam Profit Indonesia

Ikuti kami di Telegram

Dapatkan pembaruan semua analisa

Gabung Telegram

Analisis Terkini


Analisa Terkini

Pilihan Editor

Emas Stabil, USD Lemah Imbangi Risiko The Fed

Emas Stabil, USD Lemah Imbangi Risiko The Fed

Emas (XAU/USD) berusaha keras untuk mendapatkan traksi yang berarti pada hari Selasa dan tetap terbatas dalam kisaran sempit menjelang sesi Eropa. Dolar AS (USD) mundur dari level tertinggi lebih dari dua bulan setelah Iran dan Israel mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menghentikan serangan satu sama lain.


USD/IDR: Rupiah Menguat Terbatas setelah BI Naikkan BI-Rate Darurat ke 5,50%

USD/IDR: Rupiah Menguat Terbatas setelah BI Naikkan BI-Rate Darurat ke 5,50%

Reaksi Rupiah terlihat positif usai Bank Indonesia menaikkan suku bunga darurat pada Selasa siang, meski pemulihannya masih terbatas. Berdasarkan data perdagangan terbaru, pasangan mata uang USD/IDR sempat merosot ke 18.011, kemudian berada di sekitar 18.095 saat berita ini ditulis, turun 51 poin atau 0,28%. Pelemahan USD/IDR menandakan Rupiah menguat terhadap Dolar AS.
XAU/USD Konsolidasi Jelang Rilis IHK AS

XAU/USD Konsolidasi Jelang Rilis IHK AS

Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin kemarin di level 4330.48, setelah sempat tertekan jauh hingga menyentuh level 4267.10. Pelemahan yang terjadi tidak bisa dilepas dari reaksi pasar atas ketidakpastian di Timur Tengah dan meningkatnya prakiraan kenaikan suku bunga AS.


Prospek XRP dan XLM: Pemulihan Rapuh karena Pedagang Memilih Sisi Bawah

Prospek XRP dan XLM: Pemulihan Rapuh karena Pedagang Memilih Sisi Bawah

Ripple dan Stellar masih berada di bawah tekanan pada hari Selasa setelah pemulihan ringan menyusul koreksi besar pada minggu sebelumnya. Posisi derivatif yang melemah, bersama dengan data on-chain yang beragam untuk XRP dan XLM, menunjukkan bahwa setiap reli pemulihan kemungkinan dianggap sebagai korektif dalam konteks bearish yang lebih luas. Data derivatif menunjukkan kecenderungan bearish.

Valas Hari Ini: Dolar AS Mundur dari Tertinggi Dua Bulan saat Ketegangan Timur Tengah Mereda

Valas Hari Ini: Dolar AS Mundur dari Tertinggi Dua Bulan saat Ketegangan Timur Tengah Mereda

Para pedagang menantikan rilis laporan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) AS pada hari Rabu dan data Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) pada hari Kamis untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai jalur suku bunga The Fed.

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA