Yen Jepang: USD/JPY Naik saat Taruhan Kenaikan BoJ pada Oktober Memudar – MUFG
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliLee Hardman dari MUFG melaporkan bahwa Yen Jepang telah melemah sekitar 0,5% terhadap Dolar AS, mendorong pasangan mata uang USD/JPY ke level 158,44, setelah dokumen Summary of Opinions (Ringkasan Pandangan) Bank of Japan (BoJ) mengecewakan ekspektasi pasar mengenai kenaikan suku bunga pada bulan Oktober. Pasar suku bunga Jepang telah menurunkan ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan BoJ, meskipun MUFG tetap memprakirakan adanya kenaikan suku bunga lanjutan pada bulan Desember. Kenaikan suku bunga Jepang seharusnya dapat menopang nilai tukar Yen dalam jangka panjang, namun kebijakan pengetatan global mempersulit upaya untuk meredam pelemahan mata uang tersebut.
Penyesuaian Ekspektasi terhadap BoJ Memicu Aksi Jual Yen
"Pemicu utama aksi jual Yen adalah dirilisnya Summary of Opinions dari pertemuan kebijakan BoJ terbaru yang berlangsung pada tanggal 17–18 September. Dokumen tersebut tampaknya mengecewakan sebagian pelaku pasar yang mengharapkan sinyal lebih kuat bahwa BoJ terbuka untuk kembali menaikkan suku bunga secepatnya pada bulan depan."
"Hal ini mendorong pasar suku bunga Jepang untuk menurunkan ekspektasi mengenai kenaikan suku bunga BoJ."
"Situasi ini sejalan dengan pandangan kami bahwa kenaikan suku bunga lanjutan dalam waktu dekat—seperti bulan depan—kecil kemungkinannya terjadi, mengingat BoJ baru saja mempercepat laju kenaikan suku bunga bulan ini dan mengisyaratkan kemungkinan untuk terus menaikkan suku bunga setiap tiga bulan sekali."
"Kami memprakirakan akan ada kenaikan suku bunga lanjutan pada akhir tahun ini, tepatnya di bulan Desember."
"Dokumen Summary of Opinions tersebut menegaskan kembali bahwa inflasi inti kini semakin mendekati target 2,0%. Selain itu, upaya untuk menstabilkan inflasi di kisaran 2,0% menjadi hal penting guna mencegah risiko inflasi inti melonjak melampaui target stabilitas harga, yang dapat berdampak buruk bagi perekonomian di kemudian hari. Oleh karena itulah, BoJ menilai telah terjadi pergeseran dalam fase kebijakan moneter."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.