fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Yen Jepang: Pelemahan terhadap Dolar AS akan Berlanjut meskipun BoJ Hawkish – ING

Chris Turner dari ING melaporkan bahwa Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga di 1,25% sambil mengakui bahwa target inflasi 2% telah tercapai dan menyoroti risiko kenaikan harga dari energi, permintaan AI, dan Yen Jepang (JPY) yang lemah. Pasar memprakirakan suku bunga kebijakan akan mencapai sekitar 2,00% pada musim panas mendatang, dan ING kini memprakirakan kenaikan suku bunga BoJ pada Desember dan Maret/April, dengan USD/JPY tetap di dekat 155–160 sebelum bergerak lebih rendah pada kuartal II.

BoJ Diprakirakan akan Menaikkan Suku Bunga Hingga Musim Panas Mendatang

"Bank Sentral Jepang (BoJ) mempertahankan suku bunga acuannya di 1,25% hari ini dan untuk pertama kalinya mengisyaratkan bahwa target inflasi 2% telah tercapai. Baik pernyataan kebijakan maupun laporan Prospek Ekonomi (Outlook Report) terbaru menyoroti tiga faktor yang menurut BoJ dapat meningkatkan risiko inflasi, yakni harga energi, permintaan terkait kecerdasan buatan (AI), dan pelemahan Yen. Dalam laporan tersebut, proyeksi pertumbuhan ekonomi dipertahankan di kisaran 0,7%–0,8%, mendekati atau melampaui tingkat pertumbuhan potensial, sementara prakiraan inflasi IHK direvisi sedikit lebih tinggi."

"Pasar masih memperdebatkan apakah BoJ akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember atau Januari, tetapi tetap yakin bahwa suku bunga acuan akan meningkat menuju area 2,00% pada musim panas tahun depan."

"BoJ juga menyinggung kenaikan suku bunga di luar negeri dan kemungkinan menyadari risiko pelemahan Yen apabila tidak mengikuti langkah The Fed dan ECB untuk menaikkan suku bunga pada Desember. Kami kini memperkirakan BoJ akan menaikkan suku bunga pada Desember, dengan kemungkinan kenaikan berikutnya pada Maret atau April."

"USD/JPY sedikit melemah hari ini setelah keputusan mempertahankan suku bunga yang disertai sinyal hawkish tersebut, meskipun Dolar AS juga melemah secara luas terhadap mata uang lainnya. Kami memperkirakan USD/JPY akan tetap mendapat dukungan di dekat batas atas kisaran perdagangan 155–160, sebelum berbalik turun pada kuartal II tahun depan."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.