fxs_header_sponsor_anchor

Berita

WTI Turun di Bawah $79,00 ke Terendah Tiga Bulan

  • WTI mencapai level terendah tiga bulan di $78,60 pada hari Senin.
  • Kekhawatiran terhadap pasokan minyak mereda setelah laporan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik mereka.
  • Kesepakatan AS-Iran di Swiss pada 19 Juni akan mengangkat blokade dan sanksi sebagai imbalan atas pembongkaran program nuklir Teheran.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 5%, mencapai level terendah tiga bulan $78,60 per barel pada hari Senin. Harga minyak mentah turun ke level terendah tiga bulan saat kekhawatiran pasokan mereda setelah laporan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik mereka.

Kesepakatan perdamaian AS-Iran, yang diumumkan pada hari Minggu dan mulai berlaku Jumat ini, akan membuka kembali Selat Hormuz yang krusial. Presiden AS, Donald Trump, mengonfirmasi pencabutan blokade angkatan laut pada pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara negara-negara Eropa, Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia, siap mencabut sanksi saat Teheran membongkar program nuklirnya sebagai imbalan insentif ekonomi.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan bahwa pasukan akan tetap berada di zona keamanan di seluruh Lebanon, Suriah, dan Gaza tanpa batas waktu untuk menjaga perbatasan dan komunitas. Sementara itu, sumber mengatakan kepada Reuters bahwa isu kontroversial program nuklir Iran akan dibahas dalam negosiasi mendatang.

Sementara kantor berita Mehr Iran melaporkan rencana membuka kembali titik sumbat dalam 30 hari sesuai pengaturan Iran, para analis memperingatkan pemulihan penuh akan memakan waktu. Reuters mengutip analis PVM Oil Associates, Tamas Varga, yang mencatat bahwa pemulihan lalu lintas minyak ke tingkat sebelum krisis sebesar 20 juta barel per hari bisa memakan waktu mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.