fxs_header_sponsor_anchor

Berita

WTI Tetap Lebih Rendah di Sekitar $78,50 Jelang Perundingan Damai AS-Iran 2.0

  • Harga Minyak tetap turun tajam pada upaya perdamaian AS-Iran yang kedua.
  • Para investor menunggu hasil perundingan damai AS-Iran terkait Hormuz dan ambisi nuklir Teheran.
  • Baghaie Iran mengatakan bahwa Teheran saat ini tidak sedang melakukan pembicaraan apa pun dengan AS terkait Hormuz.

West Texas Intermediate (WTI), kontrak berjangka di NYMEX, diperdagangkan 7,4% lebih rendah di sekitar $78,50 selama perdagangan sesi Eropa pada hari Senin. Harga Minyak mempertahankan pelemahan di awal perdagangan, didorong oleh pengumuman gencatan senjata 2.0 antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pada akhir pekan, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, melalui unggahan di Truth Social, bahwa serangan yang sebelumnya direncanakan terhadap Iran telah ditangguhkan karena negara tersebut telah menyetujui kesepakatan nuklir dan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur vital bagi hampir 20% pasokan energi global.

Sementara itu, pasar keuangan menunggu hasil perundingan damai antara AS dan Iran, yang diprakirakan akan berlangsung pada hari ini.

Berbicara kepada wartawan di dalam Air Force One, Presiden AS, Trump, mengatakan bahwa perundingan akan dimulai pada Senin sore, tetapi tidak merinci lokasi dan anggota tim negosiasi dengan Teheran. Trump juga mengatakan, "Kesepakatan sudah dekat, terkait dengan Selat Hormuz dan juga, pada akhirnya, denuklirisasi Iran," lapor Reuters. 

Bertentangan dengan pernyataan Presiden AS Trump, juru bicara kementerian luar negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan sebelumnya pada hari ini bahwa Teheran tidak sedang melakukan pembicaraan dengan AS terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun, Baghaei mengatakan bahwa negara tersebut saat ini sedang berbicara dengan Oman terkait titik sempit tersebut.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.