fxs_header_sponsor_anchor

Berita

WTI Terjun di Bawah $66,00 di Tengah Harapan Perundingan AS-Iran

  • Harga WTI jatuh mendekati $65,70 di awal sesi Eropa hari Senin. 
  • AS dan Iran sedang mengorganisir siklus ketiga negosiasi nuklir pada hari Kamis. 
  • Trump mengatakan dia akan menaikkan tarif impor AS dari semua negara dari 10% menjadi 15%. 

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $65,70 selama awal perdagangan sesi Eropa pada hari Senin. Harga WTI menurun seiring dengan perundingan AS-Iran yang dijadwalkan untuk dilanjutkan akhir pekan ini. Para pedagang juga bersiap untuk rilis laporan American Petroleum Institute (API), yang akan dirilis pada hari Selasa.

Laporan bahwa AS dan Iran akan mengadakan putaran negosiasi berikutnya di Jenewa pada hari Kamis memberikan dukungan bagi harga emas hitam. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan pada hari Minggu bahwa ada "peluang baik untuk mencapai solusi diplomatik yang berbasis pada permainan menang-menang, dan solusi itu ada dalam jangkauan kita."

Namun, tanda-tanda peningkatan ketegangan antara kedua negara dapat menimbulkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dan mendorong harga WTI naik. Presiden AS Donald Trump mengatakan minggu lalu bahwa "hal-hal buruk" akan terjadi pada Iran jika tidak ada kesepakatan untuk mengakhiri pengembangan senjata nuklir Republik Islam tersebut.

Kenaikan tarif Trump memicu kekhawatiran akan permintaan minyak yang lebih lemah, yang mungkin menyeret harga WTI lebih rendah. Putusan Mahkamah Agung AS, yang menyatakan tarif luas Trump ilegal, telah menambah ketidakpastian dalam perdagangan global sekali lagi, karena Presiden AS memberlakukan tarif baru sebesar 15% pada hari Sabtu. Trump mencatat dalam sebuah posting di Truth Social bahwa tarif baru tersebut akan "berlaku segera" dan memperingatkan bahwa tarif tambahan akan menyusul.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.