USD/IDR: Rupiah Masih Dekat 18.000 Usai Keyakinan Konsumen RI, Pasar Tunggu Risalah FOMC
|- Rupiah kembali tertekan ke sekitar 18.000 usai data Keyakinan Konsumen.
- IKK Indonesia Juni turun ke 117,8, level terendah dalam sembilan bulan.
- Fokus pasar tertuju pada risalah rapat FOMC, Kamis dini hari WIB.
Nilai tukar Rupiah melemah di sekitar 18.000 meskipun Dolar AS terkoreksi pada perdagangan Rabu pukul 13:51 WIB menjelang rilis risalah rapat FOMC. Pasangan mata uang USD/IDR terpantau naik ke 17.997, lebih tinggi 27 poin atau 0,15% dari level pembukaan hari ini di 17.970. JISDOR Bank Indonesia pada Selasa ditetapkan di 17.988, lebih rendah dari level sebelumnya di 17.999.
Rupiah tertekan saat pasar mencerna data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang turun ke terendah sembilan bulan. Meski turun, Bank Indonesia (BI) melaporkan IKK bulan Juni tetap berada di zona optimistis. IKK tercatat sebesar 117,8, dengan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini sebesar 109,2 dan Indeks Ekspektasi Konsumen sebesar 126,4.
Data berikutnya yang akan dicermati adalah Penjualan Ritel Mei, setelah angka sebelumnya turun 3,7% secara tahunan, penurunan pertama sejak April 2025.
Rupiah sebelumnya mendapat dukungan dari cadangan devisa Juni yang naik ke US$145,6 miliar dari US$144,9 miliar. Namun, penguatan mata uang Garuda tertahan oleh kenaikan minyak lebih dari 3%, dengan WTI naik ke US$72,72 dan Brent ke US$76,57. Kenaikan ini dipicu meningkatnya risiko geopolitik Timur Tengah, termasuk pencabutan izin penjualan minyak Iran dan kekhawatiran terhadap keamanan tanker di sekitar Selat Hormuz.
Dolar AS Terkoreksi Menjelang Risalah Rapat FOMC
Indeks Dolar AS (DXY) terkoreksi ke 100,97 setelah sempat menyentuh puncak sesi Asia di 101,21. Meski melemah dalam perdagangan harian, indeks tersebut masih bertahan di atas posisi terendah Selasa setelah menguat pada perdagangan sebelumnya, di tengah kehati-hatian pasar menjelang risalah rapat FOMC.
The Fed dijadwalkan merilis risalah rapat FOMC pada Rabu pukul 18:00 GMT, atau Kamis sekitar pukul 01:00 WIB. Pasar akan mencermati risalah tersebut setelah NFP AS Juni hanya mencatatkan 57.000 pekerjaan. CME FedWatch Tool menunjukkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 63% untuk September dan 82,2% untuk Desember.
Komentar dari Presiden The Fed New York John Williams turut menjaga kehati-hatian pasar terhadap Dolar AS. Williams mengatakan ekonomi AS masih tumbuh stabil dan pasar tenaga kerja tetap seimbang, sementara inflasi masih cukup tinggi meski penurunan harga energi memberi dukungan pada prospek jangka pendek. “Kebijakan moneter berada pada posisi yang baik untuk mencapai tujuan The Fed,” katanya, dengan keputusan berikutnya tetap bergantung pada data dan risiko yang masuk.
Area 17.970, yang merupakan terendah dari dua perdagangan sebelumnya menjadi support terdekat USD/IDR. Penembusan level tersebut dapat membuka jalan menuju 17.930, dekat terendah 3 Juli, sedangkan level psikologis 18.000 masih menjadi resistance mayor terdekat.
Indikator Ekonomi
Risalah Rapat FOMC
FOMC singkatan dari Federal Open Market Committee yang mengatur 8 pertemuan dalam setahun dan ulasan kondisi ekonomi dan keuangan, menentukan sikap yang tepat dalam kebijakan moneter dan menilai risiko terhadap tujuan jangka panjang atas stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. FOMC Minutes yang dirilis oleh Dewan Gubernur Federal Reserve dan panduan yang jelas untuk kebijakan suku bunga AS di masa yang akan datang.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Jul 08, 2026 18.00
Frekuensi: Tidak teratur
Konsensus: -
Sebelumnya: -
Sumber: Federal Reserve
Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) biasanya diterbitkan tiga minggu setelah hari keputusan kebijakan. Investor mencari petunjuk mengenai prospek kebijakan dalam publikasi ini di samping pembagian suara. Nada bullish kemungkinan akan memberikan dorongan bagi greenback sementara sikap dovish dipandang sebagai USD-negatif. Perlu dicatat bahwa reaksi pasar terhadap Risalah Rapat FOMC dapat tertunda karena outlet berita tidak memiliki akses ke publikasi sebelum rilis, tidak seperti Pernyataan Kebijakan FOMC.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.