USD/CHF Anjlok di Bawah 0,8000 karena Dolar AS Berkinerja Buruk Secara Keseluruhan
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- USD/CHF anjlok lebih dari 5% ke dekat 0,7985 di tengah melemahnya Dolar AS.
- Ketegangan EU-AS mengenai kedaulatan Greenland telah membebani Dolar AS.
- Para investor menunggu pidato pejabat SNB Schlegel untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek suku bunga Swiss.
Pasangan mata uang USD/CHF turun 0,55% ke dekat 0,7985 selama perdagangan sesi Asia yang terlambat pada hari Senin. Pasangan Swiss menghadapi tekanan jual yang intens karena ketegangan antara Zona Euro dan Amerika Serikat (AS) terkait keinginan Washington untuk membeli Greenland telah membebani Dolar AS secara signifikan.
Selama waktu pers, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan 0,25% lebih rendah ke dekat 99,15.
Pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengancam tarif 10% pada impor dari beberapa anggota UE, termasuk Denmark, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Finlandia, bersama dengan Inggris dan Norwegia, yang akan mulai berlaku pada 1 Februari. Trump mengenakan tarif tambahan karena anggota UE mengutuk rencana AS untuk "pembelian lengkap dan total" Greenland.
Anggota UE berjanji akan memberikan respons yang terukur terhadap ancaman tarif Presiden AS Trump, dengan Presiden Komisi Eropa (EC) Ursula von der Leyen memperingatkan melalui sebuah pos di X, "Kedaulatan dan integritas teritorial adalah prinsip-prinsip dasar hukum internasional. Tarif akan merusak hubungan transatlantik dan berisiko menciptakan spiral penurunan yang berbahaya."
Sementara itu, ketegangan antara AS dan UE mengenai kedaulatan Greenland telah meningkatkan permintaan safe-haven untuk Franc Swiss (CHF), yang berkinerja lebih baik secara keseluruhan.
Minggu ini, para investor akan memperhatikan pidato dari para gubernur bank sentral global di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, yang dimulai pada hari Selasa. Ketua Swiss National Bank (SNB) Martin Schlegel dijadwalkan untuk berbicara di WEF pada hari Selasa.
Pertanyaan Umum Seputar Dolar AS
Dolar AS (USD) adalah mata uang resmi Amerika Serikat, dan mata uang 'de facto' di sejumlah besar negara lain tempat mata uang ini beredar bersama mata uang lokal. Dolar AS adalah mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, mencakup lebih dari 88% dari seluruh perputaran valuta asing global, atau rata-rata $6,6 triliun dalam transaksi per hari, menurut data dari tahun 2022. Setelah perang dunia kedua, USD mengambil alih posisi Pound Sterling Inggris sebagai mata uang cadangan dunia. Selama sebagian besar sejarahnya, Dolar AS didukung oleh Emas, hingga Perjanjian Bretton Woods pada tahun 1971 ketika Standar Emas menghilang.
Faktor tunggal terpenting yang memengaruhi nilai Dolar AS adalah kebijakan moneter, yang dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga (mengendalikan inflasi) dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai kedua tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, The Fed akan menaikkan suku bunga, yang membantu nilai USD. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed akan menurunkan suku bunga, yang membebani Greenback.
Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve juga dapat mencetak lebih banyak Dolar dan memberlakukan pelonggaran kuantitatif (QE). QE adalah proses di mana Fed secara substansial meningkatkan aliran kredit dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan nonstandar yang digunakan ketika kredit telah mengering karena bank tidak akan saling meminjamkan (karena takut gagal bayar oleh rekanan). Ini adalah pilihan terakhir ketika hanya menurunkan suku bunga tidak mungkin mencapai hasil yang diinginkan. Itu adalah senjata pilihan The Fed untuk memerangi krisis kredit yang terjadi selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi pemerintah AS terutama dari lembaga keuangan. QE biasanya menyebabkan Dolar AS melemah.
Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses sebaliknya di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo dalam pembelian baru. Hal ini biasanya positif bagi Dolar AS.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.