Transaksi Berjalan Indonesia Kuartal 4 2025 Defisit $2,5 Miliar dari Surplus $4,0 Miliar Sebelumnya
|Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia menunjukkan bahwa transaksi berjalan pada Kuartal 4 2025 defisit $2,5 miliar (0,7% dari PDB) menyusul surplus $4,0 miliar (1,1% dari PDB) pada kuartal sebelumnya. Seperti diinformasikan oleh Bank Indonesia, Neraca Perdagangan nonmigas tetap surplus meskipun lebih rendah dibandingkan surplus kuartal sebelumnya. Sementara neraca perdagangan migas menunjukkan defisit yang lebih tinggi sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi domestik.
Defisit neraca jasa yang lebih tinggi disebabkan oleh penurunan jumlah kunjungan wisatawan asing selama Kuartal 4 2025 dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, Neraca transaksi modal dan finansial surplus $8,3 miliar pada periode pelaporan setelah defisit $8,0 miliar pada kuartal sebelumnya.
Reaksi Pasar
USD/IDR di 16.877 yang melemah di seputar rilis data setelah sebelumnya naik ke 16.928 hari ini. Sementara IHSG berada di 8.262 yang tidak menunjukkan reaksi signifikan terhadap data.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.