fxs_header_sponsor_anchor

TPIA Naik ke di Atas 2.000, Perseroan akan Akuisisi Cycle & Carriage

  • TPIA mematahkan kinerja negatif lima hari sebelumnya.
  • Perseroan akan mengakuisisi perusahaan otomotif luar negeri.
  • RSI 14-hari menunjukkan momentum bearish menyusut.

TPIA bergerak naik 4,33% ke 2.050 dari penutupan Kamis lalu menuju akhir perdagangan pekan ini. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk dibuka dengan gap naik di 2.010 dan bergerak naik ke tertinggi harian 2.080 di sesi II. Kenaikan tersebut sekaligus mematahkan kinerja negatif lima hari perdagangan berturut-turut sebelumnya di tengah kabar bahwa perseroan akan mengakuisisi perusahaan otomotif Cycle & Carriage.

Kinerja positif TPIA membantu mengangkat Indeks KOMPAS100 yang mengalami kenaikan di atas 1%. Penguatan Rupiah ke 17.683 per Dolar AS juga memberikan sentimen positif pada saham-saham Indonesia secara keseluruhan, seperti tercermin dalam IHSG yang meraih tertinggi baru sejak 20 Mei di 6.551.

Perseroan akan Akuisisi Perusahaan Otomotif

Perseroan mengungkapkan dalam keterbukaan yang dirilis pada pra-pembukaan pasar hari ini bahwa mereka menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia. Perseroan menilai ini merupakan tindakan yang penting untuk ekspansi regional dan sebagai bagian strategi jangka panjang untuk membangun platform yang terintegrasi di area energi, infrastruktur, dan mobilitas di kawasan Asia Tenggara.

Dikutip dari keterbukaan informasi, Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengatakan bahwa, "Rencana akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi & kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan."

Penyelesaian akuisisi masih bergantung pada persetujuan dari OEM dan pemenuhan persyaratan-persyaratan yang berlaku lainnya. Sampai sejauh ini belum ada informasi mengenai nilai dari akuisisi tersebut.

Momentum Bearish Memudar

Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 48,85 menunjukkan momentum bearish karena berada di bawah level netral 50. Namun, momentum bearish terlihat memudar karena RSI bangkit dari 42,77 menyusul kinerja positif TPIA hari ini.

Melihat gambaran yang lebih besar, TPIA bergerak naik dan turun di area yang sama sejak pertengahan Juni, berpotensi membentuk kisaran sideways sebelum menetapkan arah tegas selanjutnya. Jika saham ini naik lebih jauh, penghalang sisi atas terdekat muncul di 2.270 (tertinggi 10 Agustus), 2.370 (tertinggi 23 Juli), dan 2.400 (level angka bulat). Sementara di sisi bawah, penurunan TPIA bisa menemukan support terdekat di 1.940 (terendah 19 Agustus), 1.625 (terendah 30 Juni), dan 1.205 (terendah 2026 yang ditorehkan pada 5 Juni).

Grafik harian TPIA

Pertanyaan Umum Seputar Saham Asia

Asia menyumbang sekitar 70% pertumbuhan ekonomi global dan menjadi tuan rumah bagi beberapa indeks pasar saham utama. Di antara negara-negara maju di kawasan tersebut, Nikkei Jepang – yang mewakili 225 perusahaan di bursa saham Tokyo – dan Kospi Korea Selatan menonjol. Tiongkok memiliki tiga indeks penting: Hang Seng Hong Kong, Shanghai Composite, dan Shenzhen Composite. Sebagai negara berkembang yang besar, ekuitas India juga menarik perhatian investor, yang semakin banyak berinvestasi di perusahaan-perusahaan dalam indeks Sensex dan Nifty.

Ekonomi utama di Asia berbeda-beda, dan masing-masing memiliki sektor khusus yang perlu diperhatikan. Perusahaan teknologi mendominasi indeks di Jepang, Korea Selatan, dan semakin banyak di Tiongkok. Layanan keuangan memimpin pasar saham seperti Hong Kong atau Singapura, yang dianggap sebagai pusat utama sektor ini. Manufaktur juga besar di Tiongkok dan Jepang, dengan fokus kuat pada produksi mobil atau elektronik. Kelas menengah yang berkembang di negara-negara seperti Tiongkok dan India juga semakin menonjolkan perusahaan yang berfokus pada ritel dan e-commerce.

Banyak faktor yang mendorong indeks pasar saham Asia, tetapi faktor utama di balik kinerjanya adalah hasil agregat dari perusahaan-perusahaan komponen yang terungkap dalam laporan pendapatan triwulanan dan tahunan mereka. Fundamental ekonomi masing-masing negara, serta keputusan bank sentral atau kebijakan fiskal pemerintah mereka, juga merupakan faktor penting. Secara lebih luas, stabilitas politik, kemajuan teknologi atau supremasi hukum juga dapat memengaruhi pasar ekuitas. Kinerja indeks ekuitas AS juga merupakan faktor karena, lebih sering daripada tidak, pasar Asia memimpin dari saham-saham Wall Street dalam semalam. Terakhir, sentimen risiko yang lebih luas di pasar juga berperan karena ekuitas dianggap sebagai investasi yang berisiko dibandingkan dengan opsi investasi lain seperti sekuritas pendapatan tetap.

Berinvestasi dalam ekuitas itu sendiri berisiko, tetapi berinvestasi dalam saham Asia disertai dengan risiko khusus kawasan yang perlu diperhitungkan. Negara-negara Asia memiliki berbagai macam sistem politik, dari demokrasi penuh hingga kediktatoran, sehingga stabilitas politik, transparansi, supremasi hukum, atau persyaratan tata kelola perusahaan mereka mungkin sangat berbeda. Peristiwa geopolitik seperti sengketa perdagangan atau konflik teritorial dapat menyebabkan volatilitas di pasar saham, seperti halnya bencana alam. Selain itu, fluktuasi mata uang juga dapat berdampak pada valuasi pasar saham Asia. Hal ini khususnya berlaku di negara-negara yang berorientasi ekspor, yang cenderung menderita karena mata uang yang lebih kuat dan mendapat keuntungan dari mata uang yang lebih lemah karena produk mereka menjadi lebih murah di luar negeri.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.