fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Rupiah Indonesia: Pasar menguji kredibilitas kebijakan Indonesia – Commerzbank

Para analis Commerzbank melaporkan bahwa USD/IDR melanjutkan kenaikan karena para investor menilai penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru Indonesia, yang ketiga dalam waktu kurang dari dua tahun. Meskipun pasar mendapat sedikit rasa tenang dari profil teknokratnya dan penekanan pada kehati-hatian fiskal, reaksi yang terbatas menunjukkan para investor menunggu bukti adanya sikap fiskal yang lebih kredibel dan dapat diprediksi.

Kredibilitas fiskal dan reaksi Rupiah

"Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memberhentikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kemarin setelah sekitar satu tahun menjabat. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara ditunjuk sebagai penggantinya, menjadikannya menteri keuangan ketiga Indonesia dalam waktu kurang dari dua tahun."

"Secara luas dipandang sebagai seorang teknokrat, Nazara diprakirakan akan memprioritaskan kehati-hatian fiskal. Ia menjabat sebagai wakil menteri keuangan di bawah Sri Mulyani sejak 2019 dan terlibat erat dalam perumusan kebijakan fiskal serta pengelolaan anggaran. Sebelumnya, ia memegang beberapa posisi senior di Kementerian Keuangan, termasuk kepala Badan Kebijakan Fiskal dari 2016 hingga 2019."

"Penunjukan Nazara dapat menandakan penekanan yang lebih besar pada kehati-hatian fiskal dan kesinambungan kebijakan. Ini menyusul penunjukan Presiden Prabowo terhadap teknokrat dan kandidat kesinambungan Destry Damayanti sebagai gubernur Bank Indonesia (BI) bulan lalu. Bersama-sama, penunjukan ini seharusnya memberikan sedikit rasa tenang kepada pasar terkait kepatuhan terhadap batas defisit fiskal 3% dan kesinambungan dalam kerangka kebijakan BI. Hal ini juga dapat mengurangi kekhawatiran bahwa ekspansi fiskal akan memberi tekanan lebih besar pada BI untuk mengakomodasi agenda pertumbuhan pemerintah."

"Respons pasar menunjukkan sedikit kelegaan awal tetapi tetap berhati-hati. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pulih dari penurunan dalam perdagangan harian sebesar 2,6% untuk ditutup turun 0,1% kemarin. Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun naik 1 bp menjadi 7,16%, sementara USD/IDR non-deliverable forward (NDF) 1 bulan tetap berada dalam kisaran 17.700-17.740. Yang patut dicatat, spread Credit Default Swap (CDS) Indonesia bertenor 5 tahun melebar menjadi 83,7 bp dari 82,8 bp pada hari Jumat lalu."

"Respons pasar yang terbatas ini menunjukkan bahwa para investor menunggu bukti bahwa penunjukan Nazara akan diterjemahkan menjadi sikap fiskal yang lebih kredibel. Pergantian yang sering di Kementerian Keuangan dapat terus membebani prediktabilitas kebijakan, terutama jika Nazara memiliki pengaruh terbatas atas prioritas belanja. Kepercayaan pasar dapat membaik jika ia diberi keleluasaan yang cukup untuk memperkuat posisi fiskal melalui pengendalian belanja yang lebih ketat dan/atau langkah-langkah pendapatan tambahan saat pemerintah memfinalisasi anggaran 2027."

"Di pasar valas, USD/IDR naik 0,3% menjadi 17.648 kemarin, menandai kenaikan ketiga berturut-turut. Pasangan mata uang ini menunjukkan reaksi yang minim terhadap pemecatan Sadewa dan terus mengikuti kenaikan harga minyak mentah global serta kekuatan luas Dolar AS. Sejak awal tahun, IDR turun 5,4% vs USD, dibandingkan dengan rata-rata mata uang Asia ex-Jepang sebesar -1,4%."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.